Hidup ini indah, tergantung cara menikmati dan mempelajarinya      Hidup adalah belajar, dan belajar adalah hidup     
    Periode : 4/2011  |  Senin, 20 November 2017
 
 Info Aktual | Perpustakaan | Net-FAQ | Chat | PM | Forum Diskusi | Blog | Testimoni | Direktori Anda | Petunjuk 
 
     
 
user online :
terdaftar :
tamu :
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Mahasiswa :406
Dosen :10
Alumni :287
Pengamat :25
Total :728
anggota terbaru
Sigid (20/07/15)
Artikel :9813
Bank Soal :277
Topic :3820
Post :39298
Situs ini telah dikunjungi sebanyak 188291 kali
Total kunjungan hari ini 18
 
my portofolios























































SELAMAT NATAL 2014
SELAMAT TAHUN BARU 2015
Semoga Damai Sejahtera Menyertai Kita Semua.
di Indonesia




Selamat Hari Raya Nyepi 2014
Tuhan Memberkati



Selamat Hari Raya Paskah 2014
Habis Gelap Terbitlah Terang



Selamat Hari Raya
Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga 2014

Selamat Hari Raya
Turunnya Roh Kudus 2014



Selamat Hari Raya Waisak
Tahun 2014 / 2558



Selamat Merayakan
Isra' Mikraj 1434H



Selamat Merayakan Galungan 2013



Selamat Merayakan Idul Fitri 1434 H
Mohon maaf lahir dan batin.


Selamat Merayakan Idul Adha 1434H
bagi teman- teman yg merayakannya.





GONG XI FA CHAI 2564-2014
Semangat Baru dan Kekuatan Baru
agar Bermanfaat Bagi Sesama




Valentine 2014: Kasih terhadap Sesama seperti terhadap Diri Sendiri sebagai Wujud Penghormatan Kita terhadap Tuhan yang telah Menciptakan kita sebagai Makhluk Paling Mulia yang Berbeda- beda.

 

Google
Nama :  Laily Hermawanti, Mahasiswa UDINUS
Nick :  lailyhermawanti   [PM]
status :   offline
Alamat :  jl saninten timur 3/no.56 semarang
Telepon :  081325377219
Email :  lailykaisan@yahoo.com
YM ID :  lailykaisan
 
kirim blog | daftar blog
jenis mekanisme pengiriman data melalui Ethernet
17 Juli 2011   17:58:36
 
· Half Duplex, Ethernet pada
awalnya didefinisikan oleh 802.3
Ethernet dan hanya menggunakan
sepasang kabel dengan
menggunakan sinyal digital yang
berjalan di jalur tersebut. Half
duplex dapat diibaratkan beberapa
mobil dari arah yang berlawanan
akan melewati sebuah jembatan
yang hanya cukup untuk sati mobil.
Akibatnya penggunaan jembatan
tersebut harus bergantian.
· Full duplex, Ethernet yang
menggunakan dua pasang kabel dan
menggunakan hubungan point-topoint
antara device pengirim
dengan device penerima. Pada jenis
hubungan full duplex, jaringan akan
terbebas dari masalah collision.
Full duplex memiliki kemampuan
auto detect. Mekanisme ini mampu
melakukan negosiasi antar interface
yang terhubung, apakah akan
menggunakan 10 atau 100 Mbps
dalam proses pengiriman datanya.
 
Jenis-Jenis Ethernet berdasarkan kecepatan
17 Juli 2011   17:55:45
 
· 10 Mbit/detik, yang sering disebut
sebagai Ethernet saja (standar yang
digunakan: 10Base2, 10Base5,
10BaseT, 10BaseF). Spesifikasi
IEEE 802.3.
· 100 Mbit/detik, yang sering disebut
sebagai Fast Ethernet (standar yang
digunakan: 100BaseFX, 100BaseT,
100BaseT4, 100BaseTX).
Spesifikasi IEEE 802.3u.
· 1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik,
yang sering disebut sebagai Gigabit
Ethernet (standar yang digunakan:
1000BaseCX, 1000BaseLX,
1000BaseSX, 1000BaseT).
Spesifikasi IEEE 802.3z.
· 10000 Mbit/detik atau 10
Gbit/detik. Standar ini belum
banyak diimplementasikan.
 
Carrier Sense Multiple Access with Collision Detect (CSMA/CD)
17 Juli 2011   17:54:17
 
-Carrier Sense
Sebelum mengirimkan informasi,
sebuah komputer memeriksa apakah sebuah
jalur sedang digunakan oleh yang lain/
Disebut carrier sense karena pada
kenyataannya komputer mendeteksi adanya
sinar pembawa dari komputer lain untuk
melihat apakah terdapat komputer yang
menggunakan jalur network atau tidak. Jika
tidak ada sinyal pembawa komputer dapat
mengirimkan data (menggunakan jalur pada
jaringan komputer). Jika sinyal pembawa
terdeteksi diasumsikan ada komputer lain
yang menggunakan jalur. Komputer tidak
akan mengirim data sampai sinyal pembawa
berhenti.
-Multiple Access
Semua komputer yang terhubung
kabel dapat mengirim ketika mereka
mempunyai data untuk dikirim. Merek
tidak harus berulang kali mengirimkan ke
beberapa komputer.
-Collision Detection
Jika dua komputer melakukan
pengiriman data pada saat yang sama, sinyal
transmisi akan bertabrakan. Komputerkomputer
yang dikirimi data mempunyai
kemampuan untuk mendeteksi tabrakan. Jika
komputer -komputer mendeteksi sebuah
collision atau beberapa sinyal pembawa,
mereka akan mengirim ulang datanya.
-Cara Kerja Protokol CSMA/CD
Ketika host ingin mengirim data
melalui sebuah network, host pengirim akan
memeriksa keberadaan sinyal di jalur yang
akan digunakan. Jika tidak ada host yang
sedang menggunakan jalur maka host akan
melakukan proses pengiriman. Host
pengirim juga akan mengamati jalur yang
digunakan untuk menjamin tidak ada host
lain yang melakukan pengiriman data. Jika
host mendeteksi adanya sinyal lain pada
jalur, maka kedua host akan mengalami
collision dan seluruh host yang terdapat
pada network tersebut akan mengalami
status jam. Kedua host yang menyebabkan
terjadinya collision akan mengeset timer,
untuk memilih host yang memiliki hak
melakukan pengiriman terlebih dahulu.
Ethernet di dalam layer data link
bertanggungjawab mengelola physical
Addressing physical Addressing yang biasa
dikenal dengan nama MAC Address atau
Hardware Address. Ethernet juga
bertanggung jawab melakukan proses
pengemasan paket yang diterima dari layer
network ke dalam bentuk frame yang
mempersiapkan frame agar dapat
diimplementasikan ke media fisik.
Ethernet menggunakan alamat
MAC yang terdiri dari 48 bit dan dinyatakan
sebagai dua belas digit heksadesimal. Enam
digit heksadesimal pertama, yang
didaftarkan oleh IEEE, mengidentifikasi
produsen atau vendor. Bagian dari alamat
MAC ini dikenal sebagai Organization
Unique Identifier (OUI). Sisa enam digit
heksadesimal mewakili antarmuka nomor
seri, atau nilai yang didaftarkan oleh
produsen.
Ethernet diimplementasikan pada
jaringan hub. Jika sebuah station
mengirimkan frame, semua device harus
melakukan sinkronisasi ke sinyal digital
yang dikirimkan oleh station pengirim/
Semua device yang menggunakan media
fisik yang sama dan menerima frame dari
station pengirim tersebut merupakan bagian
dari collision domain. Jika dua station
melakukan pengiriman secara bersamaan
maka akan memunculkan collision (tabrakan
data).
 
ARSITEKTUR PROTOKOL ISDN
17 Juli 2011   17:49:01
 
I. PROTOCOL PLANES
Seperti jaringan telekomunikasi lainnya, termasuk jaringan telepon, ISDN
menyediakan sejumlah protokol. Message diantara user dan jaringan akan
mengalir secara simultan melalui channel akses ISDN. Data user dan
sinyal kontrol jaringan user mungkin menggunakan protokol yang
berbeda, meskipun protokol tersebut digunakan pada medium fisik yang
sama.
Untuk mensupport ide tentang signalling dan informasi user sebagai data
path yang terpisah, CCITT memperkenalkan konsep tentan control plane
(C-plane) dan user plane (U-plane. Protokol di dalam C-plane digunakan
untuk transfer atau informasi untuk mengatur koneksi user dan/atau
resource jaringan, seperti penetapan call, dan permintaan suplementari
servis.
Protokol di dalam U-plane digunakan untuk transfer atau informasi antara
aplikasi user, seperti digitized voice dan video, dan data user. Informasi di
U-plane mungkin dibawa di antara user secara transparan oleh jaringan
atau dimanipulasi (yaitu, A-1 ke konversi m-law PCM)
Sebagai catatan bahwa tidak perlu semua dari tujuh layer protokol ada pada
suatu plane untuk suatu aplikasi. Sebagai contoh, voice call hanya
membutuhkan persetujuan pada layer 1 untuk algoritma companding;
tidak ada layer protokol lainnya disupply. Aplikasi data sering hanya
terdiri dari dua atau tiga layer terbawah, karena fungsi end-to-end
disupply oleh host, bukan oleh jaringan.
Fungsi manajemen plane digambarkan seperti traffic manager dan
meyakinkan bahwa semua traffic protokol dibawa pada plane yang
bersangkutan dan protokol U-plane dibawa melalui medium fisik,
dipresentasikan disini sebagai transport plane.
II.PROTOKOL, CHANNELS DAN TITIK REFERENSI
Spesifikasi protokol ISDN memerlukan user-network interface, atau
signalling melalui D-channel. Ini bersesuaian dengan C-plane.
Protokol ISDN untuk D-channel ekivalen dengan tiga layer terbawah dari
model referensi OSI. Karena protokol-protokol menggambarkan hanya
intrerface user-network dan bukan komunikasi user-to-user, tidak ada Dchannel
sebagai bagian dari layer OSI end-to-end.
Tiga layer protokol untuk D-channel adalah sebagai berikut :
· Layer 1
Menggambarkan koneksi fisik antara TE dan NT, termasuk konektor, skema
pengkodean jalur, framing, dan karakteristik elektrik. Koneksi fisik adalah
sinkron, serial, dan full-duplex; mungkin juga point to point (PRI atau
BRI) atau point to multipoint (hanya BRI). Channel D dan B membagi
jalur fisik menggunakan TDM.
· Layer 2
Menggambarkan prosedur untuk meyakinkan komunikasi yang bebas
kesalahan melalui link fisik dan mendefinisikan koneksi logika antara
user dan jaring. Protokol juga menyediakan aturan untuk multiplexing
multiple Tes pada satu channel fisik (multipoint) dalam lingkungan BRI.
· Layer 3
Mendefinisikan interface jaringan pengguna dan signalling messages
digunakan untuk meminta servis dari jaringan.
Protokol layer 1 ISDN mendefinisikan koneksi fisik antara peralatan
terminal ISDN (TE1 atau TA) dan peralatan terminal jaringan (NT2 atau
NT1).
Seperti dituliskan sebelumnya, rekomendasi ISDN CCITT tidak
menggambarkan koneksi fisik di antara NT1 dan LE karena jalur
transmisi diperhitungkan sebagai internal dari jaringan. Pada kasus
tertentu, komunikasi NT-LE melalui loop lokal (titik referensi U)
merupakan issue pada layer fisik.
Protokol layer 2 dan 3 ISDN mendefinisikan lonk logika dan protokol
signaling, masing-masing di antara ISDN TE (TE1 dan TA), customerpremises
switching equipment (NT2) dan C.O switch (LE). NT1
menyediakan hanya servis layer 1, dan layer 2 dan layer 3 tranparent
untuk NT1.
Penting untuk menekankan bahwa protokol ISDN CCITT spesifik hanya
melalui titik S dan T saja pada D-channel. Pengguna harus memilih
protokol lain untuk bearer servis dan teleservis pada B-channel. B dan Dchannel
berperan pada layer fisik yang sama karena B dan D channel
adalah time division multiplexed pada jalur fisik yang sama.
 
MEDIA DAN TRANSMISI DATA
17 Juli 2011   17:46:56
 
Media transmisi dapat berupa :
· gelombang elektromagnet
· sepasang kawat (twisted pair)
· serat optik
· kabel coax
· Line-of-Sight
· Satelit
· dan lain-lain
Beberapa media transmisi dapat digunakan sebagai channel
(jalur/kanal) transmisi atau carrier dari data yang dikirim, dapat
berupa kabel maupun radiasi elektromagnetik. Bila sumber data dan
penerima jaraknya tidak terlalu jauh dan dalam area yang
lokal, maka dapat digunakan kabel sebagai media
transmisinya. Kabel dapat berbentuk kabel tembaga biasa yang
digunakan pada telepon, coaxial cable (kabel koax) atau fiber optic
(serat optik). Kabel koax merupakan kabel yang dibungkus dengan
metal yang lunak dan mempunyai tingkat transmisi data yang lebih
tinggi dibanding dengan kabel biasa.tetapi lebih mahal. Sedangkan
kabel serat optik dibuat dari serabut-serabut kaca (optical
fibers) yang tipis dengan diameter sebesar diameter rambut
manusia. Kabel jenis ini mempunyai kecepatan pengiriman data
sampai 10 kali lebih besar dari kabel koax.
Bila sumber data dan penerima data jaraknya cukup jauh,
kanal komunikasi data berupa media radiasi elektromagnetik
yang dipancarkan melalui udara terbuka, yang dapat berupa
gelombang mikro (microwave), sistem satelit (satellite system) atau
sistem laser (laser system). Gelombang merupakan gelombang radio
frekuensi tinggi yang dipancarkan dari satu stasiun ke stasiun yang
lain. Sifat pemancaran dari gelombang mikro adalah line-of-sight,
yaitu tidak boleh terhalang, misalnya karena adanya gedung-gedung
yang tinggi, bukit-bukit atau gunung-gunung. Gelombang mikro
biasanya digunakan untuk jarak-jarak yang dekat saja. Untuk jarak
yang jauh, harus digunakan stasiun relay yang berjarak 30 sampai 50
kilometer. Stasiun relay diperlukan karena untuk memperkuat sinyal
yang diterima dari stasiun relay sebelumnya dan meneruskannya ke
stasiun relay berikutnya.
Karena gelombang mikro tidak boleh terhalang maka untuk jarak-jarak
yang jauh digunakan sistem satelit. Satelit akan menerima sinyal yang
dikirim dari stasiun gelombang mikro di bumi dan mengirimkannya
kembali ke stasiun bumi yang lainnya. Satelit berfungsi sebagai
stasiun relay yang letaknya di luar angkasa.
Kapasitas Kanal Transmisi
Bandwidth (lebar band) menunjukkan sejumlah data yang dapat
ditransmisikan untuk satu unit waktu yang dinyatakan dalam satuan
bits per second (bps) atau characters per second (cps). Bandwith
dengan satuannya bps atau cps menyatakan ukuran dari
kapaitas kanal transmisi, bukan ukuran kecepatan. Transmisi
data dengan ukuran 1000 bps tidak dapat dikatakan lebih cepat dari
transmisi data dengan ukuran 200 bps, tetapi dapat dikatakan bahwa
lebih banyak data yang dapat dikirimkan pada satu unit waktu tertentu
(detik).
Kapasitas atau transfer rate (tingkat penyaluran) atau baud rate dari
kanal tranmisi dapat digolongkan dalam narrowband channel, voice
band channel, wideband channel.
Narrowband channel atau subvoice grade channel merupakan kanal
transmisi dengan bandwidth yang rendah, berkisar dari 50-300 bps.
Biaya transmisi lewat narrow band channel lebih rendah, tetapi biaya
rata-rata per bitnya lebih mahal dengan tingkat kemampuan kesalahan
yang besar. Jalur telegraph merupakan contoh dari kanal jenis ini.
Voice band channel atau voice grade channel merupakan kanal
transmisi yang mempunyai bandwidth lebih besar dibandingkan
dengan narrowband channel, yang berkisar dari 300 - 500 bps. Jalur
telepon merupakan contoh dari kanal jenis ini.
Wideband channel atau broad band channel adalah kanal transmisi
yang digunakan untuk transmisi volume data yang besar dengan
bandwidth sampai 1 juta bps. Secara umum transmisi data dengan
kanal ini sangat mahal, tetapi bila diperhitungkan biaya per bitnya
akan lebih murah dan kemungkinan kesalahan transmisi kecil. Jalur
telepon jarak jauh menggunakan kanal wideband, yaitu menggunakan
media kabel koax yang ditanam di dasar atau gelombang mikro atau
sistem satelit.
Tipe Kanal Transmisi.
Suatu channel transmisi dapat mempunyai tipe transmisi satu arah
(one way tarnsmision), transmisi dua arah bergantian (either way
transmision) atau transmisi dua arah serentak (both way
transmission). Tipe transmisi satu arah merupakan kanal transmisi
yang hanya dapat membawa informasi data dalam bentuk satu arah
saja, tidak bisa bolak-balik. Siaran radio atau televisi merupakan
contoh dari transmisi dari arah, yaitu sinyal yang dikirimkan dari
stasiun pemancar hanya dapat diterima oleh pesawat penangkap
siaran, tetapi pesawat penangkap siaran tidak dapat mengirimkan
informasi balik ke stasiun pemancar. Pengiriman data dari satu
komputer ke komputer lain yang searah (komputer yang satu sebagai
pengirim dan komputer yang lainnya sebagai penerima) merupakan
contoh transmisi satu arah.
Tipe transmisi dua arah bergantian (two way transmission atau half
duplex) merupakan kanal transmisi dimana informasi data dapat
mengalir dalam dua arah yang bergantian (satu arah dalam suatu saat
tertentu), yaitu bila satu mengirimkan, yang lain sebagai penerima
dan sebaliknya, tidak bisa serentak. Dengan transmisi dua arah
bergantian maka dapat mengirim dan menerima data. Walkie-talkie
merupakan contoh dari transmisi dua arah bergantian, yaitu dapat
mendengarkan atau berbicara secara bergantian.
Tipe transmisi dua arah serentak (both-way transmission atau fullduplex)
merupakan kanal dimana informasi data dapat mengalir dalam
dua arah secara serentak (dapat mengirim dan menerima data pada
saat bersamaan). Komunikasi lewat telepon merupakan contoh dari
transmisi dua arah serentak, yaitu dapat berbicara sekaligus
mendengarkan apa yang sedang diucapkan oleh lawan bicara.
 
Macam-macam jenis 10Base pada Ethernet
17 Juli 2011   17:44:55
 
A. 10Base5
Sistem 10Base5 menggunakan kabel coaxial berdiameter 0,5
inch (10 mm) sebagai media penghubung berbentuk bus seperti
pad Gambar 4. Biasanya kabelnya berwarna kuning dan pada
kedua ujung kebelnya diberi konsentrator sehingga mempunyai
resistansi sebesar 50 ohm. Jika menggunakan 10Base5, satu
segmen jaringan bisa sepanjang maksimal 500 m, bahkan jika
dipasang penghubung (repeater) sebuah jaringan bisa mencapai
panjang maksimum 2,5 km.
Seperti pada Gambar 5, antara NIC (Network Interface Card)
yang ada di komputer (DTE, Data Terminal Equipment) dengan
media transmisi bus (kabel coaxial)-nya diperlukan sebuah
transceiver (MAU, Medium Attachment Unit). Antar MAU dibuat
jarak minimal 2,5 m, dan setiap segment hanya mampu
menampung sebanyak 100 unit. Konektor yang dipakai adalah
konektor 15 pin.
B. 10Base2
Seperti pada jaringan 10Base5, 10Base2 mempunyai struktur
jaringan berbentuk bus. (Gambar 6). Hanya saja kabel yang
digunakan lebih kecil, berdiameter 5 mm dengan jenis twisted
pair. Tidak diperlukan MAU kerena MAU telah ada didalam NICnya
sehingga bisa menjadi lebih ekonomis. Karenanya jaringan
ini dikenal juga dengan sebutan CheaperNet. Dibandingkan
dengan jaringan 10Base5, panjang maksimal sebuah segmennya
menjadi lebih pendek, sekitar 185 m, dan bisa disambbung
sampai 5 segmen menjadi sekitar 925 m. Sebuah segmen hanya
mampu menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja. Pada
jaringan ini pun diperlukan konsentrator yang membuat ujungujung
media transmisi busnya menjadi beresistansi 50 ohm.
Untuk jenis konektor dipakai jenis BNC.
C. 10BaseT
Berbeda dengan 2 jenis jaringan diatas, 10BaseT berstruktur
bintang (star) seperti terlihat di Gambar 8. Tidak diperlukan MAU
kerena sudah termasuk didalam NIC-nya. Sebagai pengganti
konsentrator dan repeater diperlukan hub karena jaringan
berbentuk star. Panjang sebuah segmen jaringan maksimal 100
m, dan setiap hub bisa dihubungkan untuk memperpanjang
jaringan sampai 4 unit sehingga maksimal komputer tersambung
bisa mencapai 1024 unit.
D. 10BaseF
Bentuk jaringan 10BaseF sama dengan 10BaseT yakni berbentuk
star. Karena menggunakan serat optik (fiber optic) untuk media
transmisinya, maka panjang jarak antara NIC dan
konsentratornya menjadi lebih panjang sampai 20 kali (2000 m).
Demikian pula dengan panjang total jaringannya. Pada 10BaseF,
untuk transmisi output (TX) dan input (RX) menggunakan
kabel/media yang berbeda.
E. Fast Ethernet (100BaseT series)
Selain jenis NIC yang telah diterangkan di atas, jenis
ethernet chip lainnya adalah seri 100Base. Seri 100Base
mempunyai beragam jenis berdasarkan metode akses
datanya diantaranya adalah: 100Base-T4, 100Base-TX,
dan 100Base-FX. Kecepatan transmisi seri 100Base bisa
melebihi kecepatan chip pendahulunya (seri 10Base)
antara 2-20 kali (20-200 Mbps). Ini dibuat untuk
menyaingi jenis LAN berkecepatan tinggi lainnya seperti:
FDDI, 100VG-AnyLAN dan lain sebagainya.
F. Gigabit LAN
Kemunculan LAN Gigabit
Untuk memenuhi kebutuhan network mendatang, teknologi LAN
Gigabit muncul dengan cepat. Dikenal sebagai Gigabit Ethernet dan
1G-AnyLAN, LAN ini beroperasi di atas bermacam-macam media,
termasuk fiber, coaxial, dan twisted-pair copper wiring kategori 5.
A brief history from Ethernet to Gigabit Lan
Pada awalnya, Ethernet didesin untuk dijalankan di atas kabel
koaksial pada kecepatan maksimum 10 MBps. Sekarang Ethernet
beroperasi pada kabel koaksial thin-wide (10base2) dan unshielded
twisted-pair (UTP) telephone wiring (10baseT). Devais pada network
PC, workstation, printer, server, dll secara fisik terhubung ke kabel
tunggal yang dikenal sebagai bus.
Pada perkembangan berikutnya, muncul teknologi Switch
Ethernet, untuk menghindari problem tabrakan paket. Sebuah Switch
Ethernet menggantikan pengkabelan hub. Berikutnya adalah Fast
Ethernet, yang membesarkan bandwidth LAN dari 10 MBps menjadi
100 MBps. Ia menggunakan 2 standar: Gigabit 100Base-T (IEEE
802.3u) dan Gigabit 100VG-AnyLAN (IEEE 803.12). Bila upgrade ke
switch Ethernet dilakukan tanpa perlu NIC baru dan pengkabelan, Fast
Ethernet memerlukan NIC baru dan mungkin juga pengkabelan baru.
Standar 100Base-T menggabungkan dua skema signaling yang
dikenal sebagai 100Base-4T dan 100Base-TX. 100Base-T mempunyai
option protokol half-duplex yang beroperasi di atas kabel 4 pasang
(kategori 3, 4 atau 5 UTP), yang juga digunakan untuk 10Base-T,
shielded Twisted-pair (STP) dan fiber. Tiga pasang digunakan untuk
transmisi data untuk masing-masing arah, sedangkan pasangan
keemat untuk perlindungan kolisi.
Standar 100VG-AnyLAN menggunakan metode akses media
berprioritas permintaan, dibandingkan dengan skema CSMA/CD yang
didefinisikan Ethernet Standar. Trafik LAN diprioritaskan dalam 2 tipe
prioritas tinggi (trafik suara dan video) dan prioritas normal (data)
dalam system bertipe round robin. Ia beroperasi di atas kabel 4
pasang kategori 3 dan 5, STP atau Fiber.
Token Ring
Token-Ring berbasis standar IEEE 802.5 dan beroperasi pada 4
atau 16 MBps. Dengan Token-Ring, devais network secara fisik
terhubung dalam konfigurasi ring dimana data dilewatkan dari devais
ke devais secara berurutan. Sebuah paket kontrol, yang dikenal
sebagai kontrol token, juga dilewatkan dalam ring. Devais yang ingin
mentransmit data akan mengambil token, mengisinya dengan data
dan dikembalikan ke ring. Devais penerima akan mengambil token
tersebut, lalu mengosongkan isinya dan dikembalikan ke ring. Protokol
ini mencegah terjadinya kolisi data dan menghasilkan performansi
yang lebih baik pada penggunaan high-level bandwidth.
Ada tiga tipe pengembangan dari Token Ring dasar: full duplex,
switched dan 100VG-AnyLAN. Token Ring Full Duplex menggandakan
bandwidth yang tersedia bagi devais pada network. Switched Token
Ring menggunakan switch yang mentransmisikan data antara segmen
LAN, tidak antara devais LAN tunggal. Standar 100VG-AnyLAN
mendukung format Ethernet dan Token Ring pada kecepatan 100
MBps.
Fiber distributed Data Interface
FDDI adalah pasangan teknologi LAN Ethernet IEEE 802 yang
mendukung data transfer 100 MBps untuk jarak sampai 100 km. FDDI
bukan standar IEEE dan beroperasi di atas kabel fiber optik dengan
menggunakan arsitektur ring counter-ruting kembar yang dapat
menghubungkan sampai 500 devais per ring. Ring kembar
memungkinkan LAN tetap beroperasi bila terjadi kegagalan pada salah
satu ring atau node.
Asynchronous Transfer Mode
ATM beroperasi mulai dari 25 MBps sampai 622 MBps. ATM
adalah suatu bentuk teknologi paket switching yang menggunakan sel
data dengan panjang tetap (53 byte) pada sirkuit virtual. Dengan
ukuran sel data yang tetap dan kecil, memungkinkan switching pada
kecepatan dengan throughput tinggi. Dengan delay yang sangat kecil
dan waktu interval yang tetap antar sel data, memungkinkan aplikasi
suara dan video dikirim lewat LAN dan berbagai jenis tipe data yang
berbeda digabungkan dalam network yang sama. Walaupun ATM tidak
mencapai kecepatan Gigabit di atas network, feature delay dan waktu
interval menjadikannya teknologi potensial untuk LAN kecepatan
tinggi membawa aplikasi multimedia.
Dua Standar
Problem terbesar yang dihadapi LAN Gigabit adalah adanya dua
standar yang menyebabkan adanya masalah kompatibilitas. Selain itu,
baik Gigabit Ethernet ataupun 1G-AnyLAN tidak menjamin
pengoperasian suara atau video yang time-sensitive. Pertanyaan lain
yang belum terjawab sekitar throughput dan jarak capai antar node
dengan kabel tembaga.
Isu kompatibilitas menjadi lebih kompleks dengan adanya
kebutuhan pemakaian Ethernet Gigabit di atas LAN bersama. Unswitch
Ethernet menggunakan CSMA/CD untuk menghindari tabrakan data. Di
sisi lain Switched Ethernet tidak menghadapi masalah tabrakan,
karena desainnya yang full duplex. Oleh karena itu, protokol CSMA/CD
dihentikan. Pada kecepatan Gigabit di atas network dimana kedua tipe
protokol Ethernet digunakan, tabrakan akan terjadi denga jumlah
besar, sehingga akan memerlukan transmisi ulang yang dapat
mengurangi performansi secara signifikan.
Dua prosedur sedang dievaluasi untuk masalah LAN Gigabit
bersama. Yang pertama memerlukan perluasan carrier yang digunakan
ketika devais network memulai transmisi untuk menjaga sinyal carier
aktif lebih lama. Perluasan ini memungkinakn frame ethernet berjalan
lebih jauh tanpa tabrakan. Ada negatif efek bila paket Ethernetnya
besar.Dan bila paket lebih kecil (64 Kb), efisiensi berkurang sebagai
hasil dari kombinasi paket besar dan kecil.
Pendekatan kedua menggunakan buffered repeater untuk
menjalankan protokol CSMA/CD. Secara tradisional, Lan bersama
berjalan half-duplex. Dengan meletakkan tabrakan pada buffered
repeater, end station tidak perlu melakukan transmisi ulang.
Kerugiannya adalah buffered repeater memerlukan tambahan 8 Kb
memori per port untuk menangani kemampuan buffering.
LAN Gigabit ATM
Satu argumen kuat yang memfavoritkan ATM adalah karena
kemampuan multimedianya yang lebih berkembang. Ethernet Gigabit
didak mempunyai suatu skema untuk prioritas pengiriman trafik timesensitive.
1G-AnyLan (100VG) menyerahkan dua level prioritas untuk
trafik, tetapi pada LAN yang sibuk prioritas tersebut tidak menjamin
suara dan video datang tepat waktu. Sedangkan pada ATM, ketepatan
waktu diperoleh karena penggunaan sel berukuran tetap,
dibandingkan paket berukuran tak tetap pada Ethernet. Sel tersebut
memudahkan transportasi secara simultan berbagai jenis tipe trafik.
Keuntungan besar LAN Ethernet Gigabit adalah tidak perlu
penulisan ulang aplikasi, sedangkan ATM memerlukannya untuk
mengakomodasi switching data.
LAN 1 Gigabit Ethernet
Sebuah produk LAN Gigabit ditawarkan oleh sebuah vendor.
Mempunyai teknologi konsentrator multichannel yang menyediakan
transport data symetric bebas tabrakan. Beroperasi pada kecepatan 1
GBps di atas kabel 4 pasang kategori 5 UTP, dengan 320 MBps
dialokasikan untuk komunikasi dari workstation ke server, 320 untuk
respon server ke workstation, dan 320 sisanya untuk fungsi remote,
seperti e-Mail, video feed, video konferen, dan internet. Data
dikonversi dari format 8 bit ke format khusus 10 bit untuk keperluan
transmisi. Pengkodean ini adalah kompatibel standar industri dan
menyediakan feature untuk pemeliharaan penyelarasan waktu, deteksi
kesalahan hardware, dan pengiriman/penerimaan karakter kontrol dari
network sambil menjaga kompatibiltas semua tipe data.
G. 10 Gigabit Ethernet
Perkembangan jaringan Ethernet yang selama ini sekedar di dalam
ruang lingkup LAN, selanjutnya akan mencakupi MAN (Metropolitan
Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Saat ini di Indonesia,
sudah banyak yang meng-upgrade infrastruktur dari sebelumnya 10
Mbps menjadi 1 Gbps atau sering kali disebut Gigabit network. Namun
dari sisi teknologi, orang sudah mulai menyebut 10 Gbps Ethernet.
Apa itu 10G Ethernet
Standar baru dari IEEE 802.3ae yaitu 10 Gigabit Ethernet memberikan
evolusi dari teknologi Ethernet dengan membawa teknologi Ethernet
10G sepuluh kali lipat dalam kinerja dibandingkan dengan 1 Gigabit
Ethernet. Dan sebelumnya Ethernet hanya mendominasi area LAN atau
Local Area Network, tidak halnya dengan 10G Ethernet di mana
aplikasi tidak hanya mencakup seputar LAN saja, namun melebihi itu
yaitu juga termasuk WAN.
Beberapa standar yang melegenda & menjadi acuan kita dalam
mengoperasikan peralatan LAN, MAN & WAN dapat kita ingat antara
lain seperti:
IEEE 802.3 ethernet
IEEE 802.11 Wireless LAN
Bagi anda yang ingin melihat dari dekat beberapa teknologi yang
menarik khususnya untuk LAN menggunakan kabel / fiber
berkecepatan 1-10Gbps dapat membaca beberapa tutorial seperti
http://grouper.ieee.org/groups/802/802_tutorials/index.htm
Ide di balik 1Gbps & 10Gbps Ethernet, mereka tetap menggunakan
Medium Access Control (MAC) seperti yang gunakan di teknologi
10Base-T yang kita pakai hari ini (1999-2003) di banyak LAN. Tapi
mereka memperlebar kecepatan hingga sangat tinggi, bahkan karena
menggunakan media fiber optik, terutama Single Mode Fiber (SMF)
mereka bisa mengembangkan akses tersebut menjadi WAN dengan
jarak beberapa puluh kilometer bukan hanya sekedar LAN yang
jaraknya hanya beberapa ratus meter saja. Dengan protokol MAC IEEE
802.3 yang sama dengan ethernet yang kita gunakan hari ini
Perlu diingat bahwa 10G Ethernet yang baru masih mempertahankan
jaringan Ethernet yang ada dalam hal ukuran frame (frame size), dan
format frame. Namun tidak seperti 1 Gigabit Ethernet, 10 G Ethernet
support full-duplex transmisi dan hanya bekerja pada jaringan atau
media optic. Gigabit Ethernet dapat bekerja di media copper
(tembaga). Spesifikasi dari 802.3ae juga mendefinisikan dua interface
fisik termasuk untuk LAN dan satunya lagi untuk WAN. Dan interface
fisik untuk LAN adalah antara lain:
- 10 Gbase-SR dengan 850 nm serial interface dengan jangkauan 990
feet melalui multimode fiber.
- 10 Gbase-LR dengan 1,310 nm serial interface dengan jangkauan
sedikit lebih dari 6 mil melalui single-mode fiber.
- 10 Gbase-ER dengan 1,550 nm serial interface dengan jangkauan
kurang lebih 25 mil melalui single-mode fiber.

 
LAN untuk Dunia Bisnis
17 Juli 2011   17:38:16
 
LAN tidak hanya dimanfaatkan untuk keperluan kantor,
tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan
bisnis, baik yang skala kecil maupun yang menengah.
1. Skala Kecil dan Menengah
Warung Internet
Bisnis ini memanfaatkan LAN sebagai media sharing
internet dan sharing data.
Rental Komputer
Sedangkan rental komputer dimanfaatkan sebagai
sharing data, sharing printer, sharing drive, dan lainlain.
Dengan adanya LAN akan menghemat waktu
dalam pengambilan data juga menghemat biaya dalam
pembelian printer ataupun media penyimpan yang
lain.
Game Center
Game-game yang menggunakan jaringan komputer
seperti empire game sangat digemari oleh remaja. Oleh
karena itulah banyak game center berdiri untuk
menyalurkan hobi para remaja tersebut. Selain itu
pertandingan-pertandingan game jaringan sering
diadakan pada game center ini.
2. Skala Besar
Pemanfaatan jaringan komputer, baik LAN, MAN,
dan WAN bagi perusahaan besar sudah tidak asing lagi
karena manfaatnya sangat besar bagi kemajuan usaha.
Adapun jenis usaha-usaha tersebut antara lain seperti
berikut.
Perbankan
Hampir semua bank telah memanfaat jaringan komputer
yang digunakan untuk laporan data dari cabang
ke pusat, transaksi ATM, website, transfer, atau pengambilan
dana. Adanya fasilitas tersebut jelas memudahkan
nasabah yang membutuhkan pelayanan yang
optimal.
Bisnis Penerbangan
Hampir semua jenis penerbangan telah memanfaatkan
jaringan komputer sebagai media sistem informasi
pemesanan tiket, pendataan penumpang, pendataan
barang, dan sebagainya yang dapat dicek dari semua
cabang usaha tersebut, walaupun jaraknya yang berjauhan.
Bisnis Energi
Perusahaan-perusahaan besar, baik swasta maupun
BUMN seperti perusahaan pertambangan, PLN,
Batubara, dan sebagainya dipastikan memanfaatkan
jaringan komputer sebagai media pelaporan data
ataupun informasi pendapatan dari setiap cabang/
kantor.

 
Manfaat Jaringan Komputer
17 Juli 2011   17:34:58
 
1. Sharing Data
Dengan adanya fasilitas ini, setiap komputer dapat
menggunakan data pada komputer lain sehingga akan
menghemat waktu dan memudahkan suatu pekerjaan,
terlebih lagi jika jarak antarkomputer berjauhan. Fasilitas
yang mendukung dalam pertukaran data tersebut
kita kenal memiliki aneka jenis, seperti Web Server,
FTP Server, Mail Server, dan lain-lain.
2.Sharing Hardware
Sharing Media Penyimpan
Dengan adanya LAN, pemakaian secara bersama
media penyimpan seperti hard disk, disket, ataupun
flash disk akan mudah dilakukan. Fasilitas ini membuat
pekerjaan akan lebih cepat dan menghemat biaya.
Sharing Printer
Seperti yang dijelaskan di atas, pemakaian printer secara
bersama jelas menghemat biaya dalam pembelian printer
karena cukup satu printer saja dapat digunakan oleh
beberapa komputer. Selain itu dapat mempercepat pekerjaan
dalam mencetak dokumen.
3. Sharing Internet
Pemakaian Internet secara bersama jelas menghemat
biaya karena seperti yang dijelaskan di atas bahwa
dengan adanya jaringan komputer seperti LAN, kita
cukup menggunakan satu buah modem dan line
telepon ataupun line VSAT untuk koneksi ke Internet
bagi beberapa komputer.
 
Pengkabelan Jaringan Komputer
17 Juli 2011   17:32:19
 
1. Kabel Koaksial
a. serial Line sebagai alternatif termurah, tetapi kurang fleksibel untuk jaringan yang besar.
b. Kabel Coaxial, merupakan kabel yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer terutama pada
saat masa di mana topologi bus paling populer digunakan. Kabel jenis ini menjadi pilihan karena 2 alasan
utama yaitu murah dan mudah digunakan. Kabel coaxial ini terbagi lagi dalam 2 tipe yaitu thin (thinnet)
dan thick (thicknet).
thick coax 50ohm, umumnya menggunakan koaksial tipe RG8 dan mampu digunakan dalam jarak 500m
tanpa repeater pada kecepatan 10Mbps.
thin coax 50ohm, umumnya menggunakan koaksial tipe RG58 dan mampu digunakan untuk jarak sekitar
200m pada kecepatan 10Mbps.
2. Kabel Twisted Pair
merupakan jenis kabel yang paling sederhana dibandingkan dengan lainnya dan saat ini paling banyak digunakan
sebagai media kabel dalam membangun sebuah jaringan komputer. Twisted pair ini juga dibagi atas 2 jenis yaitu
Unshielded Twisted Pair atau lebih dikenal dengan singkatannya UTP dan Shielded Twisted Pair atau
STP.Perbedaan keduanya terletak pada shield atau bungkusnya. Pada kabel STP didalamnya terdapat satu lapisan
pelindung kabel internalnya sehingga melindungi data yang ditransmisikan dari interferensi atau gangguan.
Kabel UTP jauh lebih populer dibandingkan dengan STP dan paling banyak digunakan sebagai kabel jaringan.
Twisted pair, umumnya digunakan pada kecepatan 2Mbps dan pada jarak yang tidak terlalu jauh, misalnya UTP dan
STP.
3. Fiber optic
Pada kabel fiber, sinyal digital data ditransmisikan dengan menggunakan gelombang cahaya sehingga cukup aman
untuk pengiriman data karena tidak bisa di-tap di tengah jalan sehingga kita bisa dicuri orang ditengah transmisi.
fiber optik, umumnya digunakan untuk kecepatan sangat tinggi sekitar 100Mbps ke atas.
 
Teknologi transmisi jaringan komputer
17 Juli 2011   17:28:21
 
Secara garis besar, terdapat dua jenis teknologi transmisi yaitu jaringan broadcast dan
jaringan point-to-point
Jaringan broadcast memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin
yang ada pada jaringan.
Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket, yang dikirimkan oleh suatu mesin akan diterima oleh mesin-mesin
lainnya. Field alamat pada sebuah paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket tersebut ditujukan. Saat
menerima paket, mesin akan mencek field alamat. Bila paket terserbut ditujukan untuk dirinya, maka mesin akan
memproses paket itu , bila paket ditujukan untuk mesin lainnya, mesin terserbut akan mengabaikannya.
Jaringan point-to-point terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk
mengirim paket dari sumber ke suatu tujuan, sebuah paket pad ajringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau
lebih mesin-mesin perantara. Seringkali harus melalui baynak route yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu
algoritma rout memegang peranan penting pada jaringan point-to-point.
 
Fiber Distributed Data Interface
17 Juli 2011   17:24:20
 
Fiber Distributed Data Interface (FDDI) merupakan protokol LAN yang distandarisasikan oleh ITU-T. FDDI mendukung laju data 100 MBps, sehingga menjadi alternatif pengganti ethernet dan token ring. FDDI dalam implementasinya harus menggunakan kabel serat optik, sehingga dari segi biaya adalah sangat mahal.

Metoda akses : Token passing

FDDI dalam metoda akses sama dengan Token Ring yakni token passing.

Addressing (pengalamatan)

FDDI menggunakan 2 hingga 6 byte alamat fisik.

Data Rate (laju data)

FDDI mendukung laju data pada 100 MBps.
Implementasi FDDI

FDDI diimplementasikan menggunakan ring ganda (dual ring). Dalam banyak kasus data ditransmisikan pada ring pertama (primary ring). Jika ring pertama mengalami masalah, maka ring kedua (secondary ring) melakukan recovery.

Setiap station atau node atau komputer dikoneksi dengan device yang bernama media transfer connector (MIC). Setiap MIC memiliki 2 fiber port. FDDI memiliki 3 tipe node: dual attachment station (DAS), single attachment station (SAS), dan dual attachment concentrator (DAC). Untuk DAS memiliki 2 MIC (MIC A dan MIC B) lihat gambar pada posting berikutnya (LAN ATM).
 
Protokol
17 Juli 2011   17:20:10
 
Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang
ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data,
informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh si pengirim
(transmitter) dan si penerima (reciever) agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar. Selain itu protokol juga berfungsi untuk
memungkinkan dua atau lebih komputer dapat berkomunikasi dengan
bahasa yang sama. Hal hal yang harus diperhatikan dalam protokol
adalah :
- syntax ; merupakan format data dan cara pengkodean yang
digunakan untuk mengkodekan sinyal.
- semantix; digunakan untuk mengetahui maksud dari informasi
yang dikirim dan mengkoreksi kesalahan yang terjadi dari
informasi tersebut.
- timing; digunakan untuk mengetahui kecepatan transmisi data.
Fungsi Protokol
Secara umum fungsi protokol adalah menghubungkan sisi pengirim dan
penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat
berjalan dengan baik dan benar dengan kehandalan yang tinggi.
Sedangkan fungsi protokol secara detail sebagai berikut : (Komputer,
2003)
- Fragmentasi dan reassembly
Fungsi dari fragmentasi dan reasembly adalah membagi
informasi yang dikirim menjadi beberapa paket data pada saat
sisi pengirim mengirimkan informasi tadi dan setelah diterima
maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi paket
berita yang lengkap.
- Encapsulation
Fungsi dari encapsulation adalah melengkapi berita yang
dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi dan lain-lain.
- Connection Control
Fungsi dari Conection Control adalah membangun hubungan
komunikasi dari transmitter dan reciever, dimana dalam
membangun hubungan ini termasuk dalam hal pengiriman data
dan mengakhiri hubungan.
- Flow control
Fungsi dari Flow Control adalah mengatur perjalanan data dari
transmitter ke reciever.
- Error Control
Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan, baik itu dalam
proses pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi
error control adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang
terjadi pada waktu data dikirimkan.
- Transmission Service
Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan
komunikasi data khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan
keamanan serta perlindungan data.
Protokol yang dipakai untuk jaringan LAN adalah protocol Ethernet,
Token Ring, FDDI, dan ATM.
1. Ethernet
Protokol Ethernet merupakan protokol LAN yang paling banyak
dipakai karena berkemapuan tinggi dengan biaya yang rendah.
Kecepatan yang bisa capai dari 10 Mbps, Fast ethernet 100
Mbps dan Gigabit Ethernet 1000 Mbps. Protokol Ethernet
mengunkan standard spesifikasi IEEE 802.3, bekerja
berdasarkan brodcast network. Dimana setiap node (host)
menerima setiap data yang dikirim oleh node lain. Mengunakan
mekanisme (metode akses) yang di sebut CSMA/CD (Carrier
Sense Multiple Access / Collison Detection). Tabel berbagai
jenis protokol ethernet, kecepatan , jenis kabel, topologi, jarak
maksimum dan konektor.
Cara kerja dari Protokol Ethernet yakni sebelum mengirim data,
suatu Host (komputer) memeriksa apakah network (jaringan)
ada pengiriman data. Jika tidak ada pengiriman data (network
sepi), baru host tersebut melakukan pengiriman data. Jika
network sibuk , host akan menunggu sampai network sepi. Bila
2 host pada saat yang bersamaan melakukan pengiriman data,
terjadilah tabrakan (collision). Jika hal ini terjadi, kedua host
mengirimkan sinyal jam ke network dan semua host berhenti
mengirimkan data dan kembali menunggu. Kemudian secara
random, host-host menunggu dan mengirimkan data kembali.
Backoff algorithm digunakan untuk mengatur pengiriman ulang
setelah terjadi tabrakan.
2. Token Ring
Diciptakan oleh perusahaan IBM menggunakan topologi Ring.
Kecepatan Token Ring bisa mencapai 4 Mbps dan 16 Mbps
(untuk saat ini tergolong lambat). Dalam pengunaannya
komputer yang dihubungkan ke jaringan token Ring melalui
suatu hub khusus untuk Token Ring yang disebut Multi -Station
Access Unit (MSAU). MSAU memiliki ring input port (RI),
Ring Output port dan sejumlah port untuk berhubungan dengan
komputer. Token Ring menggunakan metode yang disebut
Beaconing untuk mencari kesalahan jaringan.
Hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan jaringan
Token Ring adalah panjang lingkaran token tidak boleh lebih
dari 121,2 meter untuk kabel jenis UTP. Lobe dalam Token Ring
adalah kabel untuk menghubungkan suatu komputer ke port
MSAU dengan panjang maksimum 45,5 meter untuk jenis UTP
dan 100 Meter untuk jenis STP
3. FDDI
Fiber Distributed Data Interface (FDDI) yang di ciptakan ANSI
adalah protokol yang menggunakan topologi lingkaran fiber
optik ganda yang disebut lingkaran primary dan lingkaran
secondary. Kedua lingkaran tersebut dapat di gunakan untuk
pengiriman data namun hanya lingkaran primary yang biasanya
di pakai sebagai jaringan utama. Lingkaran secondary baru
berfungsi jika lingkaran primary mengalami kerusakan. Jaringan
FDDI mempunyai kecepatan 100 Mbps melalui media fiber
optik. Fiber optic yang umumnya di pergunakan oleh FDDI
adalah kabel multi -mode fiber optik tipe 62.5/125 pm. Setiap
lingkaran jaringan FDDI dapat mencapai panjang 200 KM
dengan jumlah workstation maksimum sebesar 500 buah. Jarak
maksimum antar workstation adalah 2 km. FDDI juga
menyediakan sarana penggunaan kabel copper yang sering juga
disebut Copper stranded Distributed Data Interface (CDDI).
Keuntungan penggunaan fiber optik ini :
Bandwidth yang besar
Tidak terganggu oleh sinyal listrik
Memiliki kapasitas untuk pemakaian jarak jauh
Hubungan dari server atau workstation kejaringan FDDI melalui
suatu peralatan jaringan yang disebut concentrator. Ada dua
jenis concentrator, yaitu concentrator tunggal yang berhubungan
dengan satu lingkaran FDDI, dan concentrator ganda yang
berhubungan dengan kedua lingkaran FDDI
4. ATM
Asynchronous Transfer Mode (ATM) adalah protokol yang di
atur oleh badan internasional ITU-T yang menggunakan ukuran
frame dengan panjang tetap sebesar 53 byte yang di sebut sel.
ATM sangat cepat dan dapat memiliki bandwidth yang sangat
besar menggunakan jalur transmisi cepat seperti SONET, DS-1,
OC-3, OC-12, T3, FDDI 100 Mbps, Fiber Channel 155 MBps.
Oleh sebab itu, umumnya menggunakan media fiber optik yang
dapat mencapai kecepatan 622 Mbps. ATM juga menyediakan
sarana penggunaan kabel UTP CAT-5 dengan kecepatan 155
Mbps.
 
Perangkat Keras Jaringan
17 Juli 2011   17:14:31
 
1. LAN
LAN digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan
workstation dalam suatu perusahaan yang menggunakan peralatan secara
bersama-sama dan saling bertukar informasi. Pada umumnya LAN
dimiliki oleh suatu perusahaan tanpa adanya campur tangan lain,
misalnya jaringan telekomunikasi. LAN digunakan untuk
menghubungkan simpul yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh
seperti dalam sebuah bangunan atau gedung dengan radius maksimum 10
kilometer. Dalam LAN umumnya kecepatan pengiriman data sangat
tinggi, misalnya 10 Mbps, 100 Mbps bahkan ada yang sampai dengan
1000 Mbps.
LAN untuk menguraikan cara bagaimana komputer terhubung dalam
suatu jaringan di kenal dengan istilah Topologi. Topologi menguraikan
layout aktual dari perangkat keras jaringan sedangkan topologi logika
menguraikan perilaku komputer dalam jaringan dari sudut pandang
operator, dalam hal ini manusianya yaitu topologi fisik. Pada umumnya
jaringan menggunakan satu atau lebih topologi fisik. Topologi fisik
meliputi : BUS, STAR dan RING.
Topologi BUS adalah topologi umum dalam LAN. Dengan topologi ini
komputer di hubungkan secara berantai (daisy -chain) dengan perantaraan
suatu kabel yang umumnya berupa kabel tunggal jenis koaksial. Ujung -
ujung dari kabel koaksial harus di tutup dengan tahanan (termination
resistor) untuk menghindari pantulan yang dapat menimbulkan ganguan
yang menyebabkan kemacetan jaringan. Ujung kabel yang ke komputer
mengunakan konektor BNC. Pada setiap network adapter (LAN Card) di
pasang konektor BNC tipe T yang bercabang. Kabel koaksial tersebut di
hubungkan dengan satu dengan yang lainnya dengan konektor ini.
Topologi ini mudah di pasang dan murah namun bila terjadi sesuatu
terhadap salah satu komputer, komputer lainnya kemungkinan akan terganggu. Kecepatan yang bisa di capai hanya sampai dengan 10 Mbps.
Dalam topologi STAR sebuah terminal pusat bertindak sebagai pengatur
dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi. Semua kontrol
dalam topologi STAR dipusatkan pada satu titik yang dinamakan stasion
primer dan terminal lain sebagai stasion sekunder. Satu titik yang
dimaksudkan dalam hal ini adalah suatu perangkat jaringan dengan nama
HUB/SWITCH. Semua komputer dihubungkan ke hub/switch tersebut.
Hub/Switch berfungsi untuk menerima sinyal - sinyal dari komputer dan
meneruskannya ke semua komputer yang berhubungan dengan
hub/switch tersebut. Jaringan dengan topologi ini lebih mahal dan lebih
sulit untuk pemasangan. Dan setiap komputer mempunyai kabel sendiri -
sendiri sehingga lebih mudah mencari kesalahan dalam jaringan. Kabel
yang digunakan biasanya mengunakan kabel UTP kategori 5, 5e dan juga
kategori 6.
Topologi RING hampir sama dengan topologi BUS, hanya saja ujung
dari topologi ini dihubungkan dengan ujung yang lain hingga menyerupai
lingkaran. Topologi Ring ini di perkenalkan oleh IBM untuk mendukung
protokol token ring yang di ciptakan IBM
2. MAN
MAN merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya
menggunakan teknology yang sama dengan LAN. MAN merupakan
pilihan membangun jaringan antar kantor dalam suatu kota. Jangkauan
MAN antara 10 sampai dengan 50 km.
3. WAN
WAN adalah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena
radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. Pada sebagian besar
WAN, jaringan terdiri dari sejumlah banyak kabel atau saluran telepone
yang menghubungkan jaringan satu dengan yang lain dengan media
router.
 
VLSM (Variable Length Subnet Mask)
17 Juli 2011   09:38:59
 
VLSM adalah suatu teknik untuk
mengurangi jumlah terbuang [ruang;spasi]
alamat. Sebagai ganti memberi suatu kelas
lengkap A, B atau C jaringan [bagi/kepada]
suatu Admin, kita dapat memberi suatu subnet
ke seseorang, dan dia dapat lebih lanjut
membagi lebih lanjut membagi subnet ke
dalam beberapa subnets. Oleh karena lebar dari
subnet akan diperkecil, maka disebut dengan
variable subnet length mask
Jaringan yang berkaitan dengan router
serial interface hanya mempunyai 2 alamat,
oleh karena itu jika kita memberi suatu subnet,
mungkin paling kecil adalah (/ 30) untuk itu.
Perhitungan IP Address menggunakan
metode VLSM adalah metode yang berbeda
dengan memberikan suatu Network Address
lebih dari satu subnet mask, jika menggunakan
CIDR dimana suatu Network ID hanya
memiliki satu subnet mask saja, perbedaan
yang mendasar disini juga adalah terletak pada
pembagian blok, pembagian blok VLSM bebas
dan hanya dilakukan oleh si pemilik Network
Address yang telah diberikan kepadanya atau
dengan kata lain sebagai IP address local dan
IP Address ini tidak dikenal dalam jaringan
internet, namun tetap dapat melakukan koneksi
kedalam jaringan internet, hal ini terjadi
dikarenakan jaringan internet hanya mengenal
IP Address berkelas.
 
VLAN (Virtual Local Area Network)
17 Juli 2011   09:33:16
 
VLAN merupakan suatu model jaringan
yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti
LAN , hal ini mengakibatkan suatu network
dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus
menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan
VLAN akan membuat pengaturan jaringan
menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat
segmen yang bergantung pada organisasi atau
departemen, tanpa bergantung pada lokasi
workstation
Bagaimana Vlan Bekerja
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode
(tipe) yang digunakan untuk
mengklasifikasikannya, baik menggunakan
port, MAC addresses dsb. Semua informasi
yang mengandung penandaan/pengalamatan
suatu vlan (tagging) di simpan dalam suatu
database (tabel), jika penandaannya
berdasarkan port yang digunakan maka
database harus mengindikasikan port-port yang
digunakan oleh VLAN. Untuk mengaturnya
maka biasanya digunakan switch/bridge yang
manageable atau yang bisa di atur.
Switch/bridge inilah yang bertanggung jawab
menyimpan semua informasi dan konfigurasi
suatu VLAN dan dipastikan semua
switch/bridge memiliki informasi yang sama.
Switch akan menentukan kemana data-data
akan diteruskan dan sebagainya. atau dapat
pula digunakan suatu software pengalamatan
(bridging software) yang berfungsi
mencatat/menandai suatu VLAN beserta
workstation yang didalamnya.untuk
menghubungkan antar VLAN dibutuhkan
router.
 
Wireless
17 Juli 2011   09:11:07
 
Unguided media atau komunikasi tanpa kabel yang mentransmisikan gelombang
elektromagnetik tanpa menggunakan konduktor secara fisik seperti kabel atau serat fisik.
Sinyal dikirimkan secara broadcast melalui udara (atau air, dalam beberapa kasus).
Contoh sederhana adalah gelombang radio seperti microwave, infrared, wireless mobile
dan sebagainya. Berikut sedikit contoh karakteristik dari media unguded yaitu wireless.
Karakteristik Transmisi Wireless :
Menggunakan sebuah media antena dalam mengirim dan menerima sinyal
elektromagnetik
Rentan intereferensi
Umumnya menggunakan 2 GHz 40 Ghz
Point to point, point to multi point, access point
Semakin tinggi frekuensi yang digunakan maka semakin besar potensial
Bandwidth dan rate datanya namun semakin pendek jaraknya
Keunggulan Wireless
Wireless lebih nyaman untuk penggunaan piranti mobile
User menggunakan banyak koneksi di berbagai tempat
Admin jaringan lebih mudah mengantur jaringan (tidak perlu pasang kabel, melubangi
tembok, dll)
Sederhananya kita bias menggunakan laptop untuk koneksi internet di kampus, hotel,
rumah makan dengan cukup menyalakan fasilitas wireless.
Aplikasi Transmisi Wireless
a) Access Role
b) Network Ekstention
c) Building to building Connectivity
d) Last Mile Data Delivery
e) Mobility
f) Small Office Home Office
g) Mobile Office
Layanan Pengembangan Wireless
a) Hotspot
Hotspot merupakan coverage area yang dimiliki access point agar komputer dengn
perangkat wireless disekitar dapat terkoneksi internet. Hotspot menyediakan layanan
wireless LAN dan internet secara gratis maupun dengan biaya. Area Hotspot biasanya
menggunakan tempat area umum (seperti ruang lobby, area parkir, kantin dll) agar
perangkat WLAN yang digunakan user bisa melakukan akses kelayanan Access Point.
Ada 3 range frekuensi umum yang dalam tranmisi wireless yaitu :
1. Frekuensi microwave dengan range 240 GHz, cocok untuk tranmisi point- to
point.
2. Frekuensi dalam range 30 MHz 1 GHz, cocok untuk aplikasi omnidirectional.
Range ini ditujuan untuk range broadcast radio.
3. Range frekuensi lain yaitu antara 300 200000 GHz untuk aplikasi local, adalah
spectrum infra merah. Infra merah sangat berguna untuk aplikasi point-to-point
dan multipoint dalam area terbatas, seperti sebuah ruangan.
b) Bluetooth
Sebuah teknologi wireless yang mampu menyediakan layanan komunikasi data
dan suara dengan jarak jangkauan yang terbatas. Bluetooth adalah sebuah teknologi
komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz
unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah
frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan
suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang
terbatas.
Bluetooth sendiri dapat berupa card yang bentuk dan fungsinya hampir sama
dengan card yang digunakan untuk wireless local area network (WLAN) dimana
menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11, hanya saja pada bluetooth
mempunyai jangkauan jarak layanan yang lebih pendek dan kemampuan transfer data
yang lebih rendah.
Bluetooth menggunakan salah satu dari dua jenis frekuensi Spread Specturm
Radio yang digunakan untuk kebutuhan wireless. Jenis frekuensi yang digunakan
adalah Frequency Hopping Spread Spedtrum (FHSS), sedangkan yang satu lagi yaitu
Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) digunakan oleh IEEE802.11xxx.
Transceiver yang digunakan oleh bluetooth bekerja pada frekuensi 2,4 GHz unlicensed
ISM (Industrial, Scientific, and Medical).
c) Infrared
Dipenuhi dengan menggunakan transmitter/receiver yang memodulasikan no-coherent
infrared light. Transceiver harus dengan suatu bentuk garis lurus atau melalui pantulan
dari suatu permukaan warna yang bercahaya.
Media Piranti Wireless
1. Wireless Client Devices
2. Access Point
Digunakan untuk melakukan pengaturan lalulintas jaringan dari mobile radio ke
jaringan kabel atau dari backbone jaringan wireless client/server ı Biasanya
berbentuk kotak kecil dengan 1 atau 2 antena kecil. Peralatan ini merupakan radio
based, berupa receiver dan transmiter yang akan terkoneksi dengan LAN kabel atau
broadband ethernet.
3. Antenna
Digunakan untuk mengkonversi signal high frekuensi (RF) dalam transmisinya
sebagai gelombang di udara. Tipe antena akan menentukan pola radiasi gelombang
seperti omnidirectional, bidirectional, atau unidirectional.
Ada tiga jenis antena RF yaitu Omni-directional, Bidirectional, dan Unidirectional.
Omnidirectional sangat cocok digunakan untuk cakupan area yang luas. Bidirectional
cocok untuk menghubungkan antar gedung. Unidirectional cocok untuk koneksi point
to point antar gedung yang berlainan daerah.
Antena omnidirectional akan merambatkan sinyal RF ke segala arah secara
horizontal, namun jarak daya pancarnya terbatas. Omnidirectional mempunyai range
gain hingga 6db, yang dapat digunakan pada aplikasi didalam gedung. Karena
keterbatasan jangkauan area, maka sering digunakan beberapa access point untuk
memperluas area cakupan, sehingga dapat terjadi overlapping sel. Penggunaan gain
yang tinggi akan menambah range coverage area, sehingga akan mengurangi jumlah
access point dalam satu kawasan.
Salah satu tipe antena unidirectional adalah antena Yagi, antena ini hanya akan
mentransmisikan serta menerima energi sinyal RF dalam satu arah. Antena Yagi
merupakan antena unidirectional dengan gain yang cukup tinggi (antara 12 hingga 18
dBi). Mempunyai bentuk fisik seperti antena televisi dengan bilah-bilah metal paralel
secara melintang. Radiasinya hampir sama dengan nyala lampu senter saat dinyalakan.
 
Perbedaan Router, Bridge dan Repeater
17 Juli 2011   09:05:21
 
1. Router
Router adalah merupakan piranti yang menghubungkan dua buah jaringan yang
berbeda tipe maupun protokol. Dengan router dapat dimungkinkan untuk :
· Menghubungkan sejumlah jaringan yang memiliki topologi dan protokol yang
berbeda.
· Menghubungkan jaringan pada suatu lokasi dengan jaringan pada lokasi yang
lain.
· Membagi suatu jaringan berukuran besar menjadi jaringan-jaringan yang
lebih kecil dan mudag untuk dikelola.
· Memungkinkan jaringan dihubungkan ke internet dan informasi yang tersedia
dapat diakses oleh siapa saja.
· Mencari jalan terefisien untuk mengirimkan data ke tujuan.
· Melindungi jaringan dari pemakai-pemakai yang tidak berhak dengan cara
membatasi akses terhadap data-data yang tidak berhak untuk diakses.
2.Bridge
Bridge adalah jenis perangkat yang diperlukan jika dua buah jaringan bertipe sama
(ataupun bertopologi berbeda) tetapi dikehendaki agar lalu lintas lokal masing-masing
jaringan tidak saling mempengaruhi jaringan yang lainnya. Bridge memiliki sifat yang
tidak mengubah isi maupun bentuk frame yang diterimanya, disamping itu bridge
memiliki buffer yang cukup untuk menghadapi ketidaksesuaian kecepatan pengiriman
dan penerimaan data.
Adapun alasan menggunakan bridge adalah sebagai berikut :
· Keterbatasan jaringan, hal ini terkait erat dengan jumlah maksimum stasiun,
panjang maksimum segmen, dan bentang jaringan
· Kehandalan dan keamanan lalu lintas data, bridge dapat menyaring lalu lintas data
antar dua segmen jaringan
· Semakin besar jaringan, performa atau unjuk kerja semakin menurun
· Bila dua sistem pada tempat yang berjauhan disambungkan, penggunaan bridge
dengan saluran komunikasi jarak jauh jauh lebih masuk akal dibandingkan dengan
menghubungkan langsung dua sistem tersebut
3.Repeater
Repeater adalah piranti yang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat sinyal
atau isyarat yang melewatinya, Dua sub jaringan yang dilewatkan pada repeater
memiliki protokol yang sama untuk semua lapisan. Repeater juga berfungsi untuk
memperbesar batasan panjang satu segmen. Sehingga dapat digunakan untuk
memperpanjang jangkauan jaringan.
 
Protokol
17 Juli 2011   09:02:32
 
Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam
sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain
yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat
berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda
sama sekali. Protokol ini mengurusi perbedaan format data pada kedua sistem hingga
pada masalah koneksi listrik.
Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang
ditentukan oleh ISO (International Standart Organization).
Komponen Protokol
1. Aturan atau prosedur
· Mengatur pembentukan/pemutusan hubungan
· Mengatur proses transfer data
2. Format atau bentuk
· representasi pesan
3. Kosakata (vocabulary)
· Jenis pesan dan makna masing-masing pesan
Fungsi Protokol
Secara umum fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan
sisi penerima dalam berkomunikasi serta dalam bertukar informasi agar dapat berjalan
dengan baik dan benar. Sedangkan fungsi protokol secara detail dapat dijelaskan
berikut:
· Fragmentasi dan reassembly
Fungsi dari fragmentasi dan reasembly adalah membagi informasi yang dikirim
menjadi beberapa paket data pada saat sisi pengirim mengirimkan informasi
dan setelah diterima maka sisi penerima akan menggabungkan lagi menjadi
paket informasi yang lengkap.
· Encaptulation
Fungsi dari encaptulation adalah melengkapi informasi yang dikirimkan dengan
address, kode-kode koreksi dan lain-lain.
· Connection control
Fungsi dari Connection control adalah membangun hubungan (connection)
komunikasi dari sisi pengirim dan sisi penerima, dimana dalam membangun
hubungan ini juga termasuk dalam hal pengiriman data dan mengakhiri
hubungan.
· Flow control
Berfungsi sebagai pengatur perjalanan datadari sisi pengirim ke sisi penerima.
· Error control
Dalam pengiriman data tak lepas dari kesalahan, baik itu dalam proses
pengiriman maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi dari error control
adalah mengontrol terjadinya kesalahan yang terjadi pada waktu data
dikirimkan.
Transmission service
Fungsi dari transmission service adalah memberi pelayanan komunikasi data
khususnya yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan serta perlindungan
data.
Susunan Protokol
Protokol jaringan disusun oleh dalam bentuk lapisan-lapisan (layer). Hal ini
mengandung arti supaya jaringan yang dibuat nantinya tidak menjadi rumit. Di dalam
layer ini, jumlah, nama, isi dan fungsi setiap layer berbeda-beda. Akan tetapi tujuan
dari setiap layer ini adalah memberi layanan ke layer yang ada di atasnya. Susunan dari
layer ini menunjukkan tahapan dalam melakukan komunikasi.
Antara setiap layer yang berdekatan terdapat sebuah interface. Interface ini
menentukan layanan layer yang di bawah kepada layer yang di atasnya. Pada saat
merencanakan sebah jaringan, hendaknya memperhatikan bagaimana menentukan
interface yang tepat yang akan ditempatkan di antara dua layer yang bersangkutan.
Standarisasi Protokol (ISO 7498)
ISO (International Standard Organization) mengajukan struktur dan fungsi protocol
komunikasi data. Model tersebut dikenal sebagai OSI (Open System Interconnection)
Reference Model.
Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat
terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan
yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.
1. Application Layer: interface antara aplikasi yang dihadapi user and resource
jaringan yang diakses. Kelompok aplikasi dengan jaringan:
· File transfer dan metode akses
· Pertukaran job dan manipulasi
· Pertukaran pesan
2. Presentation Layer: rutin standard me-presentasi-kan data.
· Negosiasi sintaksis untuk transfer
· Transformasi representasi data
3. Session Layer: membagi presentasi data ke dalam babak-babak (sesi)
· Kontrol dialog dan sinkronisasi
· Hubungan antara aplikasi yang berkomunikasi
4. Transport Layer:
· Transfer pesan (message) ujung-ke-ujung
· Manajemen koneksi
· Kontrol kesalahan
· Fragmentasi
· Kontrol aliran
5. Network Layer: Pengalamatan dan pengiriman paket data.
· Routing
· Pengalamatan secara lojik
· setup dan clearing (pembentukan dan pemutusan)
6. Data-link Layer: pengiriman data melintasi jaringan fisik.
· Penyusunan frame
· Transparansi data
· Kontrol kesalahan (error-detection)
· Kontrol aliran (flow)
7. Physical Layer: karakteristik perangkat keras yang mentransmisikan sinyal
data.

 
Modem
17 Juli 2011   08:11:48
 
Modem merupakan peranti komputer yang melaksanakan proses yang menukarkan
isyarat berbentuk digital yang dihasilkan oleh komputer kepada isyarat berbentuk
gelombang supaya ia dapat dihantarkan menerusi talian telefon dan juga sebaliknya.
Dengan pendek kata, ia berkemampuan untuk mengalihkan isyarat gelombang
kepada isyarat digital
Modem ialah perkataan bahasa Inggeris yang merupakan singkatan bagi modulatordemodulator,
iaitu pemodulat dan penyahmodulat
Dua kategori utama Modem ialah External modem dan Internal Modem.
Modem luaran (external modem) adalah modem yang disambungkan kepada
komputer melalui serial port menggunakan kabel.
Modem dalaman (internal modem) pula adalah modem yang dipasang secara bult-in
pada PCB di dalam computer. Ia lebih murah berbanding dengan modem luaran.
Jenis-jenis MODEM
Terdapat beberapa jenis modem yang biasa digunakan iaitu :
i) Optical Modem (Modem optikal)
Modem jenis ini menggunakan kabel fiber optic.
Ia menukarkan isyarat digital kepada denyut2 cahaya melalui talian optik yang
disebut sebagai transceiver.
ii) Short Haul Modem
Sejenis modem yang digunakan untuk menghantar data sejauh 20 batu atau
kurang.
Biasanya diigunakan dalam komputer di rumah-rumah atau pejabat dalam
bangunan yang sama.
iii) Acoustic Modem
Modem yang dipasangkan dengan gagang telefon seperti suction cups yang
mempunyai mikrofon dan speaker.
Digunakan oleh para businessman yang bergerak dari satu tempat ke tempat
yang lain untuk disambungkan kepada telefon hotel.
iv) Smart Modem
Modem yang disambungkan kepada CPU komputer dan menggunakan set
arahan Hayes AT.
Ini akan membenarkan auto-aswer & dial .
21
v) Digital modem ( modem digital)
Menukarkan isyarat digital RS-232 ke isyarat digital yang lebih sesuai untuk
penghantaran data.
Juga dikenali sebagai media adapter atau transceiver.
vi) Modem V.32
Sejenis modem milestone yang menggunakan 2400 baud dengan pengkodan 4 bit.
Ini akan menghasilkan 9600 bps kadar penghantaran.
Ciri-ciri Modem
i. Speed (kelajuan)
Kelajuan yang dimaksudkan adalah kelajuan suatu modem pata
menghantar data dalam bit per saat (bps).
Kelajuan modem yang biasa adalah 300, 600, 1200, 2400, 4800, 9600,
14.4K, 19.2K, 28.8K, and 56K bps.
ii. Auto Dial/Re dial
Modem dapat mendail semula secara automatic jika isyarat nada sibuk
diterima.
iii. Auto Answer
Kebanyakan modem mempunyai kebolehan untuk mengesan deringan
dan menjawab panggilan secara automatik
iv. Self testing
Modem2 yang terbaru kebanyakannya mempunyai ciri-ciri ini.
Ia mampu menguji sambungan digital kepada terminal/computer atau
sambungan analog kepada modem kawalan jauh.
Ia juga boleh memeriksa keadaan elektronik dalaman suatu modem .
v. Voice Over Data
Modem jenis ini membenarkan perbualan lisan berlaku semasa data
dihantar.
Ia memerlukan kedua-dua modem sumber dan destinasi mempunyai sifat
ini.
22
vi. Penghantaran segerak atau tak segerak
Modem2 yang terkini membenarkan pemilihan antara penghantarn data
secara segerak atau tak segerak.
Kebiasaanya modem memilih penghantaran data tak segerak manakala
penghantaran secara segerak (packet) digunkan untuk aplikasi khusus.
 
Komunikasi Data
17 Juli 2011   07:54:52
 
PENGENALAN
-Takrifan.
Penukaran atau pemindahanmaklumatdigit terkodantara2 peranti menggunakan sistempenghantaranelektronik. Pemindahan ini melibatkan pengumpulan, pemprosesan dan penghantaran maklumat dalam bentuk digis melalui saluran perhubungan
 
jenis mekanisme pengiriman data melalui Ethernet
 
Jenis-Jenis Ethernet berdasarkan kecepatan
 
Carrier Sense Multiple Access with Collision Detect (CSMA/CD)
 
ARSITEKTUR PROTOKOL ISDN
 
MEDIA DAN TRANSMISI DATA
 
Macam-macam jenis 10Base pada Ethernet
 
LAN untuk Dunia Bisnis
 
Manfaat Jaringan Komputer
 
Pengkabelan Jaringan Komputer
 
Teknologi transmisi jaringan komputer
 
Fiber Distributed Data Interface
 
Protokol
 
Perangkat Keras Jaringan
 
VLSM (Variable Length Subnet Mask)
 
VLAN (Virtual Local Area Network)
 
Wireless
 
Perbedaan Router, Bridge dan Repeater
 
Protokol
 
Modem
 
Komunikasi Data
 
Antarmuka Komunikasi Data
 
Transmisi Asinkron dan Sinkron
 
RS485
 
IPsec (IP Security)
 
Keamanan Jaringan Komputer
 
Kartu Cerdas (Smart Card)
 
Pretty Good Privacy (PGP)
 
Identity Based Cryptography
 
Algoritma Rijndael
 
Cipher Blok
 
Algoritma RSA
 
Algoritma RC6
 
Algoritma RC4
 
Algoritma Twofish
 
Data Encryption Standard (DES)
 
Sandi Vigenere
 
Sandi Caesar
 
Chiper Transposisi
 
Algoritma Kriptografi LOKI97
 
Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX)
 
Carding
 
Cyberlaw
 
Komputer Forensik
 
Topologi-topologi Jaringan Komputer
 
Server
 
Metro Ethernet Network
 
Mikrotik
 
Router
 
Internet Protokol ( IP )
 
GPRS
 
5 lapisan dalam TCP/IP
 
Thin Client Server Computing
 
Thin Client Server Computing
 
Tanda Tangan Digital (Digital Signature)
 
Jenis-jenis serangan dalam komunikasi
 
Kriptografi Asimetris
 
Otentikasi
 
Enkripsi
 
Enkripsi
 
ASYNCHRONUOUS TRANSFER MODE (ATM)
 
Metode Akses pada LAN
 
chiper substitusi
 
belajar jarkom
 

 
first 1234last
 
    
 Info Aktual | Perpustakaan | Net-FAQ | Chat | PM | Forum Diskusi | Blog | Testimoni | Direktori Anda | Petunjuk   
     
  Copyright2007 Stefanus