Hidup ini indah, tergantung cara menikmati dan mempelajarinya      Hidup adalah belajar, dan belajar adalah hidup     
    Periode : 4/2011  |  Senin, 20 November 2017
 
 Info Aktual | Perpustakaan | Net-FAQ | Chat | PM | Forum Diskusi | Blog | Testimoni | Direktori Anda | Petunjuk 
 
     
 
user online :
terdaftar :
tamu :
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Mahasiswa :406
Dosen :10
Alumni :287
Pengamat :25
Total :728
anggota terbaru
Sigid (20/07/15)
Artikel :9813
Bank Soal :277
Topic :3820
Post :39298
Situs ini telah dikunjungi sebanyak 188291 kali
Total kunjungan hari ini 18
 
my portofolios























































SELAMAT NATAL 2014
SELAMAT TAHUN BARU 2015
Semoga Damai Sejahtera Menyertai Kita Semua.
di Indonesia




Selamat Hari Raya Nyepi 2014
Tuhan Memberkati



Selamat Hari Raya Paskah 2014
Habis Gelap Terbitlah Terang



Selamat Hari Raya
Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga 2014

Selamat Hari Raya
Turunnya Roh Kudus 2014



Selamat Hari Raya Waisak
Tahun 2014 / 2558



Selamat Merayakan
Isra' Mikraj 1434H



Selamat Merayakan Galungan 2013



Selamat Merayakan Idul Fitri 1434 H
Mohon maaf lahir dan batin.


Selamat Merayakan Idul Adha 1434H
bagi teman- teman yg merayakannya.





GONG XI FA CHAI 2564-2014
Semangat Baru dan Kekuatan Baru
agar Bermanfaat Bagi Sesama




Valentine 2014: Kasih terhadap Sesama seperti terhadap Diri Sendiri sebagai Wujud Penghormatan Kita terhadap Tuhan yang telah Menciptakan kita sebagai Makhluk Paling Mulia yang Berbeda- beda.

 

Google
Nama :  Dina Puspaningrum, Mahasiswa UDINUS
Nick :  dina   [PM]
status :   offline
 
kirim blog | daftar blog
Troubleshooting TCP/IP
29 Juni 2011   23:22:54
 
Sering terjadi, kita tidak mengetahui apa yang harus dilakukan ketika suatu saat kita tidak dapat melakukan hubungan dengan komputer lain. Permasalahannya adalah, kita sulit untuk menentukan letak kesalahan, dibanding memperbaiki kesalahan yang telah diketahui. Untuk dapat mengetahui permasalahan dengan tepat, diperlukan pemahaman dasar tentang TCP/IP, seperti diuraikan pada bagian awal bab ini. Terutama bagaimana TCP/IP melewatkan data melalaui jaringan, antar tiap-tiap host, dan antar lapisan protokol. Sementara, pengetahuan tentang protokol sendiri tidak banyak diperlukan.
Beberapa informasi yang harus diketahui setelah memeriksa sistem/komputer yang dipakai user dan sistem yang lain adalah :
1.   Apakah masalah timbul pada satu atau lebih aplikasi dalam sistem? jika terjadi hanya pada satu aplikasi, maka kemungkinan terjadi kesalahan konfigurasi pada aplikasi pada local host atau tidak diaktifkannya aplikasi tersebut pada remote host.
2.   Jika terjadi pada keseluruhan aplikasi, maka kesalahan terletak pada level jaringan, atau setting TCP/IP pada komputer lokal.
3.   Apakah maslaah timbul pada satu atau lebih aplikasi dalam sistem?
4.   Jika pada satu remote host, maka problem terletak di host tersebut.
5.   Jika pada semua remote host, maka kesalahan terletak pada komputer user.
6.   Jika pada subnet atau jaringan eksternal tertentu, maka masalah berhubungan dengan tabel routing.
7.   Apakah masalah terjadi pada system lokal lain dalam subnet yang sama?
8.   Jika hanya terjadi pada local system (user host), maka konsentrasikan pemeriksaan di sistem ini
9.   Jika terjadi pada seluruh sistem dalam subnet yang sama, maka konsentrasikan pemeriksaan pada router untuk subnet tersebut.
10.   Beberapa Petunjuk dalam Troubleshooting
11.   Dekati permaslaahan dengan metodologi yang besar.
12.   Simpan catatan dari test-test yang telah Anda selesaikan berikut hasilnya.
13.   Jangan berasumsi terlalu banyak tentang penyebab timbulnya masalah.
14.   Perhatikan pesan kesalahan.
15.   Jangan terlalu tergantung pada laporan permasalahan dari user, tetapi alami sendiri permasalahan tersebut dengan mencoba mengulangnya.
16.   Kebanyakan masalah disebabkan oleh faktor manusia.
17.   Jelaskan pemecahan masalahnya kepada user agar bisa menyelesaikan sendiri.
18.   Jangan berspekulasi dengan penyebab timbulnya masalah ketika berbicara dengan user. Sebab dapat mengurangi kepercayaan mereka terhadap keandalan jaringan.
19.   Jangan mengabaikan hal-hal kecil. Periksa konektor, kabel, dan switch.


 
Wireless Aplication Protocol (WAP)
29 Juni 2011   23:19:37
 
Dalam waktu dekat WAP menjadi bagian dari gaya hidup modern yang merupakan trend e-business mendatang, seperti untuk belanja on-line maupun melihat informasi tagihan telephone, listrik, PDAM, saldo rekening di bank, dll. Dengan layanan WAP, maka seorang pemakai dapat mengakses berbagai informasi langsung dari internet, seperti membaca e-mail, browsing dan sekaligus mengakses SMS.

WAP sebenarnya merupakan standar yang dibangun oleh Unwire Planet, Motorola, Nokia dan Ericson dalam membangun standar media komunikasi bergerak generasi mendatang yang disebut dengan wireless-content-delivery (WCD).

Ponsel WAP yang merupakan terminal mobile (client) dilengkapi dengan microbrowser untuk mengakses website yang ditulis dengan bahasa wireless-markup language (WML), client WAP berkomunikasi dengan server yang disebut gateway WAP. Gateway ini berada diantara operator Ponsel dan Internet, dan selanjutnya server WAP ini menangani interface antara dua set protokol yaitu wireles (WAP) dan wireline (TCP/IP).

Ponsel meminta (request) informasi dari alamat site (URL), kemudian gateway WAP akan mengkodekan dan membuka kompresi (decompresses) instruksi tersebut yang kemudian mengirimkannya ke server Web dlam bentuk sebagai permintaan HTTP biasa, proses ini kemudian secara berlawanan diulang sebagai sisi response dalam siklus tersebut.

Gateway WAP umumnya berada dalam jaringan intranet operator ponsel dengan alasan faktor keamanan, tetapi dalam perkembangannya nanti maka suatu Website dalam suatu perusahaan dapan meminta dihubungkan dengan gateway WAP agar dapat diakses oleh pengguna ponsel.

Model pemprograman WAP sama dengan pemprograman Website standar (HTML) dengan menempatkan gateway WAP ditengah siklus request/response. Sebenarnya server HTTP dapat merespon instruksi berbasis HTML, akan tetapi pada WAP menerapkan WML yang dirancang digunakan pada client wireless yang berarti memerlukan adaptasi dengan dimensi ponsel yang kecil, oleh karena itu Website yang dirancang juga harus menyesuaikan dengan dimensi ponsel.
 
Network Interface Card (NIC)
29 Juni 2011   23:17:35
 
Network interface card adalah kartu — maksudnya papan elektronik — yang ditanam pada setiap komputer yang terhubung ke jaringan. Beberapa komputer desktop yang dijual di pasaran saat ini sudah dilengkapi dengan kartu ini. Saat Anda membeli komputer, Anda bisa menanyakan penjualnya apakah pada komputer sudah dipasangkan NIC. Jika belum Anda bisa meminta penjualnya untuk memasangkan, atau Anda bisa membelinya dan memasangnya sendiri.

Ada banyak macam kartu jaringan. Ada tiga hal yang harus Anda perhatikan dari suatu NIC:
1. tipe kartu;
2. jenis protokol;
3. tipe kabel yang didukung.

Ada dua macam tipe kartu, yaitu PCI (Peripheral Component Interconnect) dan ISA (Industry Standard Architecture). Sebagai sedikit penjelasan, pada komputer ada beberapa slot (tempat menancapkan kartu) yang disebut expansion slot. Slot-slot ini saat Anda membeli komputer sengaja dibiarkan kosong oleh pembuat komputer agar Anda bisa meningkatkan kemampuan komputer Anda dengan menambahkan beberapa kartu — misalnya, kartu suara (untuk membuat komputer “bersuara bagus”), kartu video (untuk membuat tampilan layar komputer lebih bagus), kartu SCSI (Small Computer System Interface) – untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan perangkat berbasis SCSI -,  atau network interface card (untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lain dalam jaringan). Ada dua tipe slot yang banyak dijumpai pada komputer-komputer yang beredar di pasaran, yaitu slot PCI dan slot ISA. Jika Anda membuka kotak (casing) komputer Anda, di bagian belakang Anda bisa melihat ada dua deret slot. Slot PCI biasanya adalah yang berwarna putih, slot ini lebih pendek dibandingkan slot ISA yang berwarna hitam. Slot PCI mendukung kecepatan I/O (input/output) yang lebih tinggi. Di pasaran, biasanya harga kartu berbasis PCI lebih mahal.

Dari sisi protokol, jenis protokol yang saat ini paling banyak digunakan adalah Ethernet dan Fast Ethernet. Ada beberapa protokol lain, tetapi kurang populer, yaitu Token Ring, FDDI, dan ATM. Dua protokol terakhir cenderung digunakan pada jaringan besar sebagai backbone (jaringan tulang punggung yang menghubungkan banyak segmen jaringan yang lebih kecil). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10Mbps, sedangkan Fast Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 100Mbps. Jika memilih untuk menggunakan protokol Ethernet, Anda harus membeli kartu Ethernet. Demikian juga jika Anda telah memilih Fast Ethernet. Namun saat ini juga ada kartu combo yang mendukung Ethernet maupun Fast Ethernet. Kartu combo bisa mendeteksi sendiri berapa kecepatan yang sedang digunakan pada jaringan. Jika saat ini Anda memilih menggunakan Ethernet, tetapi Anda telah merencanakan untuk suatu saat nanti memerlukan kecepatan transfer yang lebih tinggi — sehingga memerlukan Fast Ethernet tak salah jika Anda memilih kartu combo. Dari sisi harga, kartu Ethernet saat ini boleh dibilang sudah sangat murah.
 
OSI (Open System Interconnected)
29 Juni 2011   23:11:34
 
Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.
Ke-7 layer bekerja dari layer teratas menuju kebawah bawah sesuai urutan : aplication, presentation, session, transport, network, data-link, dan physical. Ke-7 layer tersebut disusun berdasarkan lima prinsip yang harus diikuti untuk menentukan layer dalam komunikasi, yaitu :
1.   Layer dibuat jika ketika diperlukan pemisahan level yang secara teori  diperlukan.
2.   Masing-masing layer memiliki fungsi yang jelas.
3.   Setiap fungsi dari masing-masing layer telah ditentukan agar sesuai dengan standar protokol secara internasional.
4.   Batas kedua layer telah ditentukan untuk mengurangi informasi menerobos antarmuka layer.
5.   Setiap layer ditentukan dengan jelas fungsinya, tetapi jumlah layer sebaiknya sekecil mungkin untuk menghindari arsitektur yang luas.


 
Pengalamatan IP (Internet Protocol)
29 Juni 2011   21:38:04
 
Pada jaringan komputer yang berbasiskan TCP/IP, setiap perangkat keras yang ingin berkomunikasi, memiliki sebuah alamat yang unik yang panjangnya 32 bit pada setiap network interface yang dimilikinya. Alamat unik ini dikenal dengan nama IP Address. IP Address terbagi menjadi 4 bagian dimana setiap bagiannya terdiri atas 8 bit yang disebut octet dan dibatasi dengan tanda titik (“.”) untuk memudahkan pembacaan.

Pengalamatan IP terdiri dari dua bagian yakni bagian network number dan host number. Bagian yang menjadi network number dan host number diketahui dari pembagian kelas IP. Kelas IP dibedakan pada ukuran dan jumlahnya. Pengalamatan IP diatur oleh ARIN (American Registry for Internet Numbers). Pengalamatan IP terbagi dalam lima kelas yaitu:

1. Kelas A
Kelas A merupakan kelas yang memiliki jumlah host number terbanyak yaitu 16.777.214 host, sehingga kelas ini memiliki jumlah network interface terbanyak yang dapat ditampung. Kelas ini biasa digunakan oleh perusahaan yang memiliki jaringan dalam skala yang besar. Alamat IP pada kelas A dimulai dari 1.0.0.0 sampai 126.255.255.255.

2. Kelas B
Kelas B memiliki 2 octet host number yang memungkinnya untuk menampung 65534 network interface pada sebuah subnet. Alamat IP kelas B digunakan untuk jaringan dengan skala menengah. Alamat IP pada kelas B berkisar antara 128.0.0.0 sampai 192.167.255.255.

3. Kelas C
Kelas C memiliki 1 octet host number yang memungkinkannya untuk menampung 254 network interface pada sebuah subnet. Kelas ini memiliki jumlah network interface yang paling sedikit dan juga paling banyak untuk jaringan berskala kecil. Alamat pada kelas C dimulai dari 192.168.0.0 sampai 223.0.0.0.

4. Kelas D
Kelas D merupakan kelas khusus yang tidak dapat dipakai oleh publik karena satu blok kelas ini khusus dipakai untuk keperluan multicast. Multicast adalah jenis transmisi layaknya broadcast, namun dalam skala yang lebih kecil dan dapat ditentukan.

5. Kelas E
Kelas E adalah kelas IP yang tidak digunakan dan khusus disimpan dengan tujuan sebagai kelas cadangan untuk keperluan di masa mendatang.

Selain pembagian menurut alamat yang mampu ditampung, IP address juga dibagi menjadi dua macam berdasarkan pemakaiannya di internet:

1. Private IP address
Private IP address adalah alamat IP yang digunakan oleh sebuah komunitas, baik itu rumah ataupun sebuah perusahaan, yang tidak tersambung langsung ke internet. Alamat IP ini tidak bisa berkomunikasi langsung dengan komputer lain pada jaringan internet, sehingga untuk dapat berkomunikasi dibutuhkan perantara yaitu Internet Service Provider (ISP) yang menyediakan jasa layanan internet.

Range private IP address bergantung dari jenis kelas IP:

Kelas A : 10.x.x.x

Kelas B : 172.16.x.x s/d 172.31.x.x

Kelas C : 192.168.x.x

Keterangan: x adalah nomor mulai dari 0 sampai 255.

2. Public IP address
Public IP address adalah alamat IP yang digunakan untuk berkomunikasi antar komputer yang tersambung secara langsung dalam jaringan internet. Jenis IP address banyak digunakan oleh Internet Service Provider (ISP) dan lembaga-lembaga dunia yang mengatur lalu-lintas di internet. Range alamat yang dimiliki oleh public IP address adalah semua alamat IP selain yang berada dalam range private IP address dan IP loopback (127.x.x.x).
 
BLUETOOTH
29 Juni 2011   21:35:52
 
Bluetooth adalah sebuah teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas.

Bluetooth sendiri dapat berupa card yang bentuk dan fungsinya hampir sama dengan card yang digunakan untuk wireless local area network (WLAN) dimana menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11, hanya saja pada bluetooth mempunyai jangkauan jarak layanan yang lebih pendek dan kemampuan transfer data yang lebih rendah.

Pada dasarnya bluetooth diciptakan bukan hanya menggantikan atau menghilangkan penggunaan kabel didalam melakukan pertukaran informasi, tetapi juga mampu menawarkan fitur yang baik untuk teknologi mobile wireless dengan biaya yang relatif rendah, konsumsi daya yang rendah, interoperability yang menjanjikan, mudah dalam pengoperasian dan mampu menyediakan layanan yang bermacam-macam.

Bluetooth menggunakan salah satu dari dua jenis frekuensi Spread Specturm Radio yang digunakan untuk kebutuhan wireless. Jenis frekuensi yang digunakan adalah Frequency Hopping Spread Spedtrum (FHSS), sedangkan yang satu lagi yaitu Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) digunakan oleh IEEE802.11xxx. Transceiver yang digunakan oleh bluetooth bekerja pada frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific, and Medical).

Protokol bluetooth menggunakan sebuah kombinasi antara circuit switching dan packet switching. Bluetooth dapat mendukung sebuah kanal data asinkron, tiga kanal suara sinkron simultan atau sebuah kanal dimana secara bersamaan mendukung layanan data asinkron dan suara sinkron. Setiap kanal suara mendukung sebuah kanal suara sinkron 64 kb/s. Kanal asinkron dapat mendukung kecepatan maksimal 723,2 kb/s asimetris, dimana untuk arah sebaliknya dapat mendukung sampai dengan kecepatan 57,6 kb/s. Sedangkan untuk mode simetris dapat mendukung sampai dengan kecepatan 433,9 kb/s. Sebuah perangkat yang memiliki teknologi wireless bluetooth akan mempunyai kemampuan untuk melakukan pertukaran informasi dengan jarak jangkauan sampai dengan 10 meter (~30 feet), bahkan untuk daya kelas 1 bisa sampai pada jarak 100 meter. Sistem bluetooth menyediakan layanan komunikasi point to point maupun komunikasi point to multipoint.

Produk bluetooth dapat berupa PC card atau USB adapter yang dimasukkan ke dalam perangkat. Perangkat-perangkat yang dapat diintegerasikan dengan teknologi bluetooth antara lain : mobile PC, mobile phone, PDA (Personal Digital Assistant), headset, kamera digital, printer, router dan masih banyak peralatan lainnya. Aplikasi – aplikasi yang dapat disediakan oleh layanan bluetooth ini antara lain : PC to PC file transfer, PC to PC file synch (notebook to desktop), PC to mobile phone, PC to PDA, wireless headset, LAN connection via ethernet access point dan sebagainya.
 
InterPlanetary Networking (IPN) bag. 3 habis
29 Juni 2011   21:24:11
 
Yang pasti kita harus mengirimkan satelit-satelit untuk mengorbit di
sekeliling planet Mars. Sebanyak 6 satelit kecil (microsatellites) nantinya akan
melakukan relay data dari pesawat-pesawat dan robot-robot yang dikirimkan ke
permukaan planet untuk mengambil data (misalnya gambar-gambar permukaan
planet). Data-data dari masing-masing microsatellite ini kemudian dikirimkan ke
satu satelit yang paling besar, yaitu Mars Aerostationery Relay Satellite atau
MARSAT. Dari Marsat, semua data yang sudah terkumpul kemudian dikirimkan
ke satelit bumi. Satelit bumi mengirimkan data-data ini ke bumi supaya bisa
diperiksa dan diteliti oleh para ilmuwan. Dengan sistem yang menghubungkan
beberapa satelit ini (Gambar 1) kita bisa melakukan pemantauan pada Planet Mars
secara terus-menerus sehingga data yang bisa kita kumpulkan pun semakin
lengkap. Robot-robot dan pesawat yang dikirimkan untuk mendekati dan
mendarat di permukaan planet merah itu pun bisa dioptimalkan fungsinya
sehingga tidak perlu membawa terlalu banyak peralatan komunikasi untuk
mengirimkan data secara langsung ke bumi. Robot-robot itu hanya perlu
mengirimkan data ke salah satu microsatellite yang mengorbit sangat dekat
dengan atmosfer Mars. Ini berarti robot-robot itu bisa membawa peralatan lain
yang mungkin lebih diperlukan dalam menjalankan misi penelitiannya di Mars.
Masalah komunikasi dan pengiriman datanya sudah diambil alih oleh satelitsatelit
yang terus-menerus mengelilingi planet tersebut.
Untuk sistem pengiriman datanya sendiri, para ahli komputer sudah
menyiapkan berbagai rancangan sistem baru yang mirip dengan Internet Protocol
(IP) dan Transmission Control Protocol (TCP) yang kita gunakan dalam sistem
internet di bumi. Untuk keperluan IPN ini, sistem pengiriman data yang disebut
Parcel Transfer Protocol (PTP) dirancang supaya dapat tetap berjalan walaupun
ada beberapa bagian data yang hilang selama proses pengirimannya. Semua
gangguan-gangguan (noise) yang muncul saat mengarungi jarak yang begitu jauh
ini juga harus bisa diatasi sehingga tidak mengganggu proses pengiriman data.
Proses pengiriman data melalui IPN melibatkan metode store and forward.
Metode ini memungkinkan pengiriman data dalam bentuk paket-paket data
sehingga menghindari kemungkinan hilangnya sebagian data selama proses
pengiriman jarak jauh tersebut.
Tentu saja beberapa masalah teknis lainnya harus diperhitungkan juga,
misalnya masalah kekuatan dan kualitas bahan-bahan yang digunakan untuk
membuat komponen-komponen satelit. Kita tidak bisa dengan mudah
mengirimkan teknisi untuk memperbaiki komponen-komponen yang rusak karena
jaraknya yang begitu jauh dari bumi. Ini berarti komponen-komponen
microsatellites dan Marsat harus memiliki kualitas yang jauh lebih baik dari
komponen-komponen satelit bumi. Para ahli komputer juga harus memutar otak
untuk menyiapkan program komputer yang tidak bisa ditembus para hacker yang
sering mengganggu sistem internet di bumi selama ini. Jika sistem pengiriman
data antar planet ini diganggu oleh aktivitas hacker, banyak informasi-informasi
penting yang bisa hilang atau rusak sebelum berhasil dikirimkan ke bumi. Kalau
ada misi ke Planet Mars yang melibatkan pengiriman astronot (manned mission),
segala kerusakan dan kehilangan data akibat gangguan hacker ini bisa berakibat
fatal karena menyangkut kelangsungan hidup para astronot tersebut. Dengan
pesatnya perkembangan teknologi komputer, masalah ini bisa diatasi dalam
beberapa tahun mendatang. Bahkan untuk selanjutnya ada kemungkinan kita juga
bisa mengunjungi planet-planet lain yang lebih jauh dari Mars melalui dunia
maya.
 
InterPlanetary Networking (IPN) bag. 2
29 Juni 2011   21:23:01
 
Jarak terdekat antara Bumi
dengan Mars mencapai 56 juta kilometer, sedangkan jarak terjauhnya 400 juta
kilometer. Ini berarti kita membutuhkan sistem komunikasi yang bisa
menghubungkan jarak beberapa menit cahaya, atau bahkan beberapa jam cahaya.
1 jam cahaya = 300.000 km/detik x 60 detik/menit x 60 menit/jam x 1 jam = 1,08
x 109 km. Internet yang kita gunakan di bumi saja kadang-kadang membuat kita
kesal karena kecepatan sambungannya tidak memuaskan. Apalagi kalau
internetnya harus menghubungkan dua planet yang jaraknya sedemikian jauhnya!
Tentu sambungannya lebih lama lagi! Karena itulah kita memerlukan teknik yang
berbeda untuk menyelesaikan masalah ini. Sistem yang menghubungkan planetplanet
ini harus bisa mengatasi juga masalah-masalah lainnya seperti space junk
(sisa-sisa asteroid dan berbagai pesawat ruang angkasa yang hancur dan
bertebaran di ruang angkasa) dan satelit alami yang terkadang
menghalangi/menutup jalannya sinyal komunikasi sehingga mengganggu proses
pengiriman dan penerimaan sinyal. Belum lagi antena yang digunakan untuk
penerima sinyal harus memiliki kekuatan yang sangat baik sehingga terkadang
antena-antena ini terlalu berat untuk dibawa ke ruang angkasa.
Berbagai misi ke Mars yang sudah dijalankan selama ini menunjukkan
bahwa sistem internet yang baik sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses
pengiriman data. Salah satu misi ke Planet Mars, yang disebut Mars Pathfinder
(1997), mencatat waktu pengiriman data sekitar 300 bit per detiknya (bit = binary
digit). Komputer-komputer yang kita gunakan sehari-hari saja bisa melakukan
pengiriman data setidaknya 200 kali lebih cepat dari kecepatan tersebut! Sistem
internet yang menghubungkan Bumi dengan Mars setidaknya harus bisa
melakukan transfer data pada kecepatan 11.000 bit per detik supaya bisa
melakukan pengiriman gambar-gambar permukaan planet Mars secara lebih detil.
Para peneliti yang mengembangkan IPN bahkan bercita-cita untuk melakukan
pengiriman data antar planet pada kecepatan yang mencapai 1 MB (1 MB = 1
MegaByte = 8.388.608 bit) per detik. Pada kecepatan tersebut kita bisa merasakan
sendiri pengalaman mengunjungi planet merah itu walaupun hanya melalui dunia
maya.
 
InterPlanetary Networking (IPN) bag. 1
29 Juni 2011   21:19:52
 
IPN merupakan sistem jaringan (internet) yang menghubungkan bumi
dengan planet-planet lain dalam sistem tata surya kita. Sistem internet antar planet
ini mirip dengan internet yang sudah kita kenal saat ini, tetapi sudah dilengkapi
lagi dengan berbagai teknologi baru. Di bumi, sistem internet yang kita gunakan
merupakan sistem jaringan yang saling terhubungkan (network of connected
networks). Interplanetary Internet merupakan sistem yang tidak saling
terhubungkan (network of disconnected internets). Perbedaan yang sangat
mendasar inilah yang menuntut pengembangan baru dari sistem internet yang
sudah kita kenal saat ini. Teknologi internet yang kita gunakan sebagai sarana
komunikasi di bumi mengalami perkembangan begitu pesat hanya dalam waktu
beberapa tahun saja. Hambatan utama yang merintangi perkembangan teknologi
internet antar planet adalah besarnya jarak yang memisahkan bumi dengan planetplanet
lain. Internet di bumi hanya perlu mengatasi jarak yang lebih kecil dari 1
detik cahaya. Kecepatan cahaya adalah 300.000 km/detik. Itu berarti 1 detik
cahaya = 300.000 km (yaitu jarak yang bisa ditempuh cahaya selama 1 detik).
 
ADSL (Asymmetric Digital Subcriber Lines)
29 Juni 2011   20:21:18
 
ADSL merupakan perkembangan selanjutnya dari HDSL. Seperti namanya, ADSL mentransmisikan data secara asimetrik, yaitu kapasitas transmisinya berbeda antara saat downstream (dari jaringan ke pelanggan) dan saat upstream (dari pelanggan ke jaringan). Kapasitas downstream lebih tinggi daripada kapasitas upstream. Ada beberapa alasan mengenai transmisi datanya yang asimetrik, antara lain karena kebutuhan kapasitas transmisinya, sifat saluran transmisi, dan sisi aplikasinya.
   Kebutuhan kapasitas yang tidak perlu sama dapat dilihat dari kebiasaan yagn ada sampai saat ini, yaitu biasanya para pelanggan (misalnya pelanggan layanan Internet) hanya memerlukan pengambilan data (download) dari penyedia informasi. Jika informasi yang diambil tersebut berupa informasi multimedia (atau apapun yang memiliki ukuran data yang relatif besar), seharusnya diperlukan saluran transportasi dengan kapasitas yang besar untuk keperluan download tersebut.
   Di sisi lain, pelanggan jarang sekali melakukan pengiriman data ke jaringan (upload). Jika dilakukan, biasanya hanya berupa data-data kontrol atau permintaan pelayanan ke penyedia informasi. Data kontrol ini tidak lebih dari sederetan karakter yang relatif pendek. Oleh karena itu, hanya diperlukan saluran transmisi dengan kapasitas yagn terbatas. Ada kalanya pelanggan melakukan upload ke jaringan dengan mengirimkan data-data yang cukup besar. Akan tetapi, inipun relatif lebih jarang dilakukan dibandingkan dengan download. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan untuk download jauh lebih besar daripada keperluan upload. Jika dipaksakan untuk mempunyai rate yang sama, hal itu akan membuat bandwidth menjadi tidak efisien.

 
HDSL (High Data-Rate Digital Subcriber Lines)
29 Juni 2011   20:17:28
 
HDSL merupakan sebuah sistem yang lebih baik untuk mengirimkan T1/E1 melalui saluran kawat twisted-pair. HDSL memerlukan bandwidth yang lebih kecil dan tidak memerlukan repeater. Dengan menerapkan teknik modulasi yang lebih baik, HDSL dapat mengirimkan data dengan transfer rate 1,544 Mbps atau 2,048 Mbps hanya dengan bandwidth sekitar 80 kHz hingga 240 kHz atau lebih kecil jika dibandingkan dengan yang diperlukan oleh AMI.
   HDSL dapat menyalurkan data pada kecepatan tersebut di atas pada saluran 24 AWG sepanjang 12 kft ,biasa disebut CSA (Carrier Serving Area), dan memerlukan 2 pasang saluran kawat untuk T1 dan 3 pasang saluran untuk E1 yang masing-masing bekerja pada 1/2 atau 1/3 kecepatan total.

 
DSL (Digital Subcriber Lines)
29 Juni 2011   20:16:11
 
Digital Subscriber Lines sebagai teknologi transmisi sebenarnya dibangun untuk ISDN (Integrated Services Digital Network) Basic Rate Access Channel. Nama DSL digunakan untuk untuk mendiskripsikan teknologi transmisi atau physical layer untuk ISDN Basic Rate Access Channel. Saat ini, DSL, atau disebut juga xDSL digunakan sebagai penamaan umum untuk semua jenis sistem DSL.
Transmisi full-duplex pada jaringan telepon 2 kawat, menggunakan 3 macam metode :
1.   Frequency Division Multiplex (FDM)
2.   Time Compression Multiplex (TCM)
3.   Echo cancellation (EC)
Perbedaan pendapat di antara metode TCM dan EC untuk transmisi DSL masih berlangsung hingga saat ini. Isu utama yang diperbandingkan yaitu tentang rugi-rugi transmisi, echo level, kompatibilitas dengan sistem lain, dan kompleksitas sistem. Secara garis besar, sistem TCM kelebihannya tidak membutuhkan echo canceller, sebagai pemisah transmisi yang berbeda arahnya yang terjadi pada suatu waktu. Tetapi dengan berkembangnya teknologi Very Large Integrated Circuit (VLSI), maka untuk merealisasikan echo canceller menjadi bisa lebih ekonomis. Sistem EC berpotensi lebih kompleks, menggunakan 50 % bandwidth  transmisi lebih sedikit daripada pesaingnya.

 
FDDI
29 Juni 2011   20:06:50
 
Fiber Distributed Data Interface (FDDI) yang di ciptakan ANSI
adalah protokol yang menggunakan topologi lingkaran fiber
optik ganda yang disebut lingkaran primary dan lingkaran
secondary. Kedua lingkaran tersebut dapat di gunakan untuk
pengiriman data namun hanya lingkaran primary yang biasanya
di pakai sebagai jaringan utama. Lingkaran secondary baru
berfungsi jika lingkaran primary mengalami kerusakan. Jaringan
FDDI mempunyai kecepatan 100 Mbps melalui media fiber
optik. Fiber optic yang umumnya di pergunakan oleh FDDI
adalah kabel multi -mode fiber optik tipe 62.5/125 pm. Setiap
lingkaran jaringan FDDI dapat mencapai panjang 200 KM
dengan jumlah workstation maksimum sebesar 500 buah. Jarak
maksimum antar workstation adalah 2 km. FDDI juga
menyediakan sarana penggunaan kabel copper yang sering juga
disebut Copper stranded Distributed Data Interface (CDDI).
 
ATM
29 Juni 2011   20:06:05
 
Fiber Distributed Data Interface (FDDI) yang di ciptakan ANSI
adalah protokol yang menggunakan topologi lingkaran fiber
optik ganda yang disebut lingkaran primary dan lingkaran
secondary. Kedua lingkaran tersebut dapat di gunakan untuk
pengiriman data namun hanya lingkaran primary yang biasanya
di pakai sebagai jaringan utama. Lingkaran secondary baru
berfungsi jika lingkaran primary mengalami kerusakan. Jaringan
FDDI mempunyai kecepatan 100 Mbps melalui media fiber
optik. Fiber optic yang umumnya di pergunakan oleh FDDI
adalah kabel multi -mode fiber optik tipe 62.5/125 pm. Setiap
lingkaran jaringan FDDI dapat mencapai panjang 200 KM
dengan jumlah workstation maksimum sebesar 500 buah. Jarak
maksimum antar workstation adalah 2 km. FDDI juga
menyediakan sarana penggunaan kabel copper yang sering juga
disebut Copper stranded Distributed Data Interface (CDDI).

 
Infrastruktur Jaringan
14 Juni 2011   18:00:11
 
Suatu infrastruktur jaringan terdiri dari perpaduan banyak technology dan system. Sebagai administrator jaringan anda harus mumpuni dalam menguasai teknologi terkait agar nantinya infrastruktur jaringan anda bisa dipelihara dengan mudah, di support dengan baik, dan memudahkan dalam troubleshooting jika terjadi suatu masalah baik itu berupa masalah kecil sampai ambruknya system jaringan anda secara global.
Suatu infrastruktur jaringan adalah sekumpulan komponen fisikal dan logical yang memberikan pondasi konektifitas, keamanan, routing, manajemen, access, dan berbagai macam fitur integral jaringan. Misalkan jika jaringan kita terhubung Internet, maka kita akan lebih banyak memakai protocol TCP/IP suite yang merupakan protocol paling banyak dipakai pada jaringan.
Infrastruktur Fisik
Suatu infrastruktur fisik, sesuai dengan namanya – fisik, maka akan banyak berhubungan dengan komponen fisik suatu jaringan (tentunya sesuai dengan design jaringan yang anda buat) seperti:
•   Yang berhubungan dengan masalah perkabelan jaringan, yaitu kabel jaringan yang sesuai dengan topology jaringan yang anda pakai. Misal jika dalam jaringan anda memakai backbone Gigabit Ethernet maka sudah seharusnya anda memakai kabel CAT5e yang bisa mendukung speed Gigabit.
•   semua piranti jaringan seperti :
a.   router yang memungkinkan komunikasi antar jaringan local yang berbeda segmen,
b.   switches, bridges, yang memungkinkan hosts terhubung ke jaringan
c.   Servers yang meliputi seperti server data file, Exchange server, DHCP server untuk layanan IP address, DNS server dan lain-2, dan juga hosts .
•   Infrastruktur fisik bisa termasuk didalamnya technology Ethernet dan standard wireless 802.11a/b/g/n, jaringan telpon umum (PSTN), Asynchronous Transfer Mode (ATM), dan semua metoda komunikasi dan jaringan fisik nya.
Infrastruktur Logical
Infrastrucktur logical dari suatu jaringan komputer bisa merupakan komposisi dari banyak elemen-elemen software yang menghubungkan, memanage, dan mengamankan hosts pada jaringan. Infrastruktur logical ini memungkinkan terjadinya komunikasi antar komputer melewati jaringan fisik yang sesuai dengan topology jaringan. Sebagai contoh dari infrastruktur logical ini adalah komponen-komponen seperti:
•   Domain Name System (DNS), yang merupakan system untuk memberikan resolusi name dari permintaan resolusi name dari clients.
•   Directory services, yang merupakan layanan directory untuk meng-authentikasi dan authorisasi user untuk masuk dan menggunakan resources jaringan.
•   protocol-protocol jaringan seperti protocol TCP/IP, protocol jaringan yang sangat popular dan paling banyak dipakai sebagai protocol jaringan dari berbagai platform jaringan baik berplatform windows, Linux, Unix dan lainnya.
•   System keamanan jaringan seperti:
a.   jika anda memakai jaringan Windows server, anda mestinya sudah melengkapi dengan system update patch yang dideploy secara automatis kepada semua host dalam jaringan anda seperti WSUS (Windows System Update Services)
b.   System keamanan terhadap virus, kalau untuk kepentingan jaringan yang besar anda sudah seharusnya membangun suatu system antivirus corporate edition dimana semua clients akan terhubung ke server ini untuk download signature datanya secara automatis.
c.   System keamanan terhadap segala macam ancaman terhadap jaringan anda yang juga terkait dengan infrastruktur fisik anda seperti firewall, pemakaian IPSec pada koneksi remote VPN dan lainnya.
d.   Segala macam policy dan guidelines dari corporate tentang pemakaian resource jaringan juga tidak kalah pentingnya. Misal policy tentang pemakaian email dalam company yang tidak (mengurangi) untuk pemakaian pribadi seperti mailing list yang bisa memungkinkan banyak email spam dalam system exchange anda.
•   software client penghubung ke server, dan lain-lain.
Setelah terbentuknya jaringan infrastruktur logical ini anda sebagai administrator perlu mempunyai pengetahuan untuk bisa memahami segala aspek technology yang terlibat didalamnya. Seperti anda harus bisa membuat design IP address untuk bisa dimplementasikan berdasarkan jaringan fisik yang ada, bagaimana anda akan memberikan IP address sebagai identitas masing-masing host pada jaringan, dan juga harus bisa melakukan troubleshooting kalau terjadi permasalahan jaringan yang berhubungan dengan konektivitas, addressing, access, security maupun masalah name resolution.
Dan yang lebih penting juga adalah masalah planning anda dalam menghadapi suatu disaster – suatu bencana dalam jaringan anda. Bagaimana anda menyiapkan terjadinya suatu disaster, dan bagaimana anda akan melakukan restorasi kalau disaster itu benar-benar terjadi dan menyebabkan system anda ambruk. Untuk itu anda harus bisa mengantisipasi sejak dini dengan suatu perencanaan terhadap disaster.





 
Definisi Protocol TCP/IP
14 Juni 2011   17:48:44
 
TCP adalah nama protokol jaringan. Sedangkan protokol dapat diilustrasikan sebagai suatu seperangkat aturan perusahaan-perusahaan dan produk software yang harus melekat ke dalam suatu urutan yang membuat produk-produk mereka dapat kompatibel dengan yang lainnya. Aturan-aturan tersebut untuk memastikan komputer yang menjalankan TCP/IP versi Hewlett Packard dapat berhubungan dengan PC Compaq yang menjalankan TCP/IP ataupun dengan Mainframe. Jika ditinjau dari metode cara kerjanya, maka vendor software yang memproduksi tidak begitu pending bagi sistem TCP/IP. TCP/IP merupakan protokol terbuka, maksudnya adalah semua spesifikasi dari protokol disebarkan dan digunakan oleh siapa saja. TCP/IP hanya terdiri dari lima layer saja dari tujuh fungsi model OSI. Berikut ini adalah layer dari protokol TCP/IP:
•   Layer 5 ~ layer Application. Aplikasi-aplikasi seperti FTP, Telnet, SMTP dan NFS direlasikan ke layer ini.
•   Layer 4 ~ Layer Transport. Di dalam layer ini, TCP dan UDP menambahkan data transport ke paket dan melewatinya ke layer internet.
•   Layer 3 ~ Layer Internet. Pada saat memulai aksi pada lokal host Anda (host pemrakarsa) tersebut dilakukan atau merespon ke host lain (host penerima), layer ini mengambil paket dari layer transport dan menambahkan informasi IP sebelum mengirimkannya ke layer-layer Network Interface.
•   Layer 2 ~ Layer Network Interface. Device jaringan inilah sebagai host atau komputer lokal. Melalui media inilah data tesebut  dikirim ke layer Physical.
•   Layer 1 ~ Layer Physical. Layer 1 secara harafiah adalah Ethernet, protokol Poin-to-Point, atau Serial Line Interface Protocol (SLIP) itu sendiri. Dengan kata lain layer ini merupakan sistem kabelnya.
Setiap layer menambahkan data header dan trailer ke dalam masing-masing layer, kemudian pesan tersebut dipaketkan dari layer diatasnya. Pada host penerima, data dibuka paketnya satu layer pada saat itu juga, dan kemudian informasi dikirim ke level tertinggi berikutnya sampai ia mencapai host aplikasi.


 
Arsitektur Broadband ISDN
14 Juni 2011   17:43:41
 
B-ISDN berbeda dari narrowband ISDN dalam beberapa hal. Untuk memenuhi kebutuhan untuk video resolusi tinggi , channel rate yang lebih tinggi di butuhkan dalam orde 150Mbps. Agar supaya dapat secara simulatan mendukung satu atau lebih servis interaktif dan servis terdistribusi, total dari subscriber line rate yang dibutuhkan sekitar 600Mbps. Dalam term, sistem telpon yang terpasang sekarang ini adalah data rate yang sangat besar untuk dipenuhi. Maka teknologi yang tepat untuk penyebaran yang luas data rate seperti itu adalah fiber optik. Sehingga, pengenalan B-ISDN tergantung pada langkah pengenalan dari teknolgi fiber optik.

Internal ke jaringan, ada satu masalah dari teknik switching yang digunakan. Fasilitas switching yang mampu menangani range yang lebar dari bit rate yang berbeda dan parameter trafic. Meskipun peningkatan kemampuan dari hardware switching dan peningkatan dari penggunaan fiber optik, adalah sangat sulit untuk menangani permintaan yang besar dan berbeda – beda dari B-ISDN dengan teknologi switching. Maka untuk alasan ini ada peningkatan kebutuhan dalam beberapa tipe dari fast packet switching yang menjadi dasar teknik switching bagi B-ISDN. Bentuk switching semacam ini telah mendukung pengguna baru interface protokol jaringan yang dikenal dengan ATM.

 
Fiber Optik
26 Mei 2011   10:32:45
 
Transmisi Fiber Optic (fiber optik)
Dalam transmisi kabel fiber optic (fiber optik), secercah cahaya merupakan sinyal optikal, digunakan sebagai alat yang membawa informasi. Baik yang berbentuk analog
ataupun digital. Dalam pengoperasiannya, cahaya dilepaskan ke dalam kabel fiber optic (fiber optik) yang terdiri dari dua lapisan yaitu bagian inti
dan bagian luar. Cahaya berjalan di sepanjang serat kabel fiber optic (fiber optik) melalui serangkaian refleksi yang terjadi dimana bagian itin dan bagian luar bertemu.
Ketika cahaya mencapai bagian akhir dari saluran, cahaya kemudian dijemput oleh receiver yang sensitif cahaya, dan setelah serangkain langkah,
sinyal original tereproduksi.

Sebagai sebuah penemuan tekbologi, fiber optik mempunyai keuntungan dan kerugian. Berikut adalah keuntungan dari fiber optik:
Dibandingkan dengan sistem komunikasi jenis lain, cahaya yang merupakan pembawa informasi dalam sistem fiber optik, dapat mengakomodasi banyak
volum informasi. Transmisi dalam kisaran giga-plus (billion bits per second). Satu kabel 0,75 inchi dapat menggantikan 20 kabel coaxial 3.5 inchi
konvensional. Kabel fiber optic (fiber optik) kebal terhadap elektromagnet dan interferensi radio. Karena cahaya kiabel fiber optic (fiber optik) digunakan untuk
menyampaikan informasi, saluran komunikasi yang berdekatan tidak akan dapat mempengaruhi transmisi. Saluran kabel fiber optic (fiber optik) FO
menawarkan tingkat keamanan data yang lebih tinggi dari pada sistem konvensional. Hal ini membuat saluran kabel fiber optic (fiber optik) FO sulit untuk disadap
dan saluran ini tidak mengeluarkan gelombang radiasi. Informasi dapat disiarkan ulang dengan jangkauan jarak yang jauh tanpa pengulangan. Generasi baru dari LD
dan kabel fiber optic (fiber optik) komplemen, sama halnya dengan penangkap yang sensitif,dapat me-relay dengan jarak jauh tanpa pengulangan.
Sebuah saluran kabel fiber optic (fiber optik) adalah bernilai saat aset dalam keadaan premium, contohnya saluran pipa dalam gedung dapat digunakan
sebagai tempat pembawa kabel. Karena kabel fiber optic (fiber optik) kecil maka biasanya kabel fiber optic (fiber optik) mudah untuk ditempatkan
dibandingkan dengan kabel konvensional.
 
Fiber Optik
25 Mei 2011   15:31:28
 
Instalasi Fiber Optik

Ukuran kabel fiber optic (fiber optik) terdiri dari dua jenis, yaitu kabel fiber optic (fiber optik) single mode dengan diameter ukuran 5Mikron, 9 Mikron atau 10Mikron dan kabel fiber optic (fiber optik) multi mode dengan diameter berukuran 50Mikron atau 62.5Mikron. Jadi sebagaimana diketahui, kabel fiber optic (fiber optik)  adalah sebuah kaca murni yang panjang dan tipis serta berdiameter sebesar rambut manusia. Dan dalam pengunaannya beberapa kabel fiber optic (fiber optik) dijadikan satu dalam sebuah tempat yang inamakan rack kabel fiber optic (fiber optik)  dan digunakan untuk mengantarkan data digital yang berupa sinyal sinar dalam jarak yang sangat jauh. Perkawinan antara komponen kabel fiber optic (fiber optik) dan elektronik serta penggunaan cahaya dari kabel fiber optic (fiber optik) itu sendiri telah ikut meningkatkan kinerja kabel fiber optic (fiber optik) FO itu sendiri. Saat ini koneksi telepon internasional dan nasional telah menggunakan media kabel fiber optic (fiber optik). Tak lama lagi kabel fiber optic (fiber optik) FO akan merubah cara kita menonton TV, menerima dan menggunakan informasi. Konsep memanfaatkan cahaya kabel fiber optic (fiber optik) sebagai suatu alat komunikasi modern dimulai akhir abad ke-19 ketika Alexander Graham Bell pada tahun 1880 merepresentasikan dan mematenkan penemuannya yang menggunakan cahaya dari kabel fiber optic (fiber optik) sebagai pentransmit suara. Alat tersebut dikenal dengan photophone, menggunakan cahaya dan perangkat sensitif cahaya sebagai penerima dan menyiarkannya kembali dengan
mereproduksi suara manusia.

 
Fiber Optik
23 Mei 2011   22:29:40
 
Kabel fiber optic (fiber optik) adalah kabel jaringan yang dapat mentransmisi data melalui media cahaya. Dibandingkan dengan jenis kabel lainnya, kabel fiber optic (fiber optik) ini jauh lebih mahal. Namun, kabel fiber optic (fiber optik) memiliki jangkauan yang lebih jauh dari 200 meter sampai ratusan kilometer, kabel fiber optic (fiber optik) juga tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik dan dapat mengirim data pada kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan jenis kabel lainnya. Kabel fiber optic (fiber optik) tidak membawa sinyal elektrik listrik, seperti kabel lainnya yang menggunakan kabel tembaga yang relatif rawan terhadap serangan petir. Sebagai gantinya, sinyal dari kabel fiber optik (fiber optik) yang mewakili bit tersebut diubah ke bentuk cahaya.
            Kabel fiber optic (fiber optik) terdiri dari dua jenis, yang dikenal sebagai kabel fiber optic (fiber optik) single mode dan kabel fiber optic (fiber optik) multi mode. Kabel fiber optic (fiber optik) single mode dapat menjangkau jarak yang lebih jauh dan hanya mengirim satu sinyal pada satu waktu. Kabel fiber optic (fiber optik) multimode dapat mengirim sinyal yang berbeda pada saat yang bersamaan, mengirim data pada sudut refraksi yang berbeda pada saat yang bersamaan, mengirim data pada susut refraksi yang berbeda. Kabel fiber optic (fiber optik) single mode dapat menjangkau ratusan kilometer sedangkan kabel fiber optic (fiber optik) multimode biasanya hanya mencapai 550 meter atau kurang.
Konektor kabel fiber optic (fiber optik) terdiri beberapa jenis-jenis, yaitu konektor fiber optic (fiber optik) tipe ST, konektor fiber optic (fiber optik) tipe SC, konektor fiber optic (fiber optik) tipe FC, konektor fiber optic (fiber optik) tipe LC, konektor fiber optic (fiber optik) tipe SMA. Konektor fiber optic (fiber optik) tipe ST dan konektor fiber optic (fiber optik) tipe SC adalah 2 jenis konektor fiber optic (fiber optik) yang paling banyak digunakan untuk koneksi fiber optic (fiber optik) OTB. Konektor fiber optic (fiber optik) ST dan konektor fiber optic (fiber optik) SC adalah dua jenis konektor dimana  konektor fiber optic (fiber optik) SC berbentuk lingkaran dan konektor fiber optic (fiber optik) SC berbentuk persegi. Dalam aplikasi di industri, penggunaan kabel fiber optic (fiber optik) ini harus disesuaikan dengan jenis perangkat yang digunakan karena perangkat untuk kabel fiber optic (fiber optik) jenis single mode sangat berbeda dengan perangkat untuk kabel fiber optic (fiber optik) multimode.


 
Troubleshooting TCP/IP
 
Wireless Aplication Protocol (WAP)
 
Network Interface Card (NIC)
 
OSI (Open System Interconnected)
 
Pengalamatan IP (Internet Protocol)
 
BLUETOOTH
 
InterPlanetary Networking (IPN) bag. 3 habis
 
InterPlanetary Networking (IPN) bag. 2
 
InterPlanetary Networking (IPN) bag. 1
 
ADSL (Asymmetric Digital Subcriber Lines)
 
HDSL (High Data-Rate Digital Subcriber Lines)
 
DSL (Digital Subcriber Lines)
 
FDDI
 
ATM
 
Infrastruktur Jaringan
 
Definisi Protocol TCP/IP
 
Arsitektur Broadband ISDN
 
Fiber Optik
 
Fiber Optik
 
Fiber Optik
 

 
 
 
    
 Info Aktual | Perpustakaan | Net-FAQ | Chat | PM | Forum Diskusi | Blog | Testimoni | Direktori Anda | Petunjuk   
     
  Copyright©2007 Stefanus