Hidup ini indah, tergantung cara menikmati dan mempelajarinya      Hidup adalah belajar, dan belajar adalah hidup     
    Periode : 4/2011  |  Senin, 20 November 2017
 
 Info Aktual | Perpustakaan | Net-FAQ | Chat | PM | Forum Diskusi | Blog | Testimoni | Direktori Anda | Petunjuk 
 
     
 
user online :
terdaftar :
tamu :
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Mahasiswa :406
Dosen :10
Alumni :287
Pengamat :25
Total :728
anggota terbaru
Sigid (20/07/15)
Artikel :9813
Bank Soal :277
Topic :3820
Post :39298
Situs ini telah dikunjungi sebanyak 188291 kali
Total kunjungan hari ini 18
 
my portofolios























































SELAMAT NATAL 2014
SELAMAT TAHUN BARU 2015
Semoga Damai Sejahtera Menyertai Kita Semua.
di Indonesia




Selamat Hari Raya Nyepi 2014
Tuhan Memberkati



Selamat Hari Raya Paskah 2014
Habis Gelap Terbitlah Terang



Selamat Hari Raya
Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga 2014

Selamat Hari Raya
Turunnya Roh Kudus 2014



Selamat Hari Raya Waisak
Tahun 2014 / 2558



Selamat Merayakan
Isra' Mikraj 1434H



Selamat Merayakan Galungan 2013



Selamat Merayakan Idul Fitri 1434 H
Mohon maaf lahir dan batin.


Selamat Merayakan Idul Adha 1434H
bagi teman- teman yg merayakannya.





GONG XI FA CHAI 2564-2014
Semangat Baru dan Kekuatan Baru
agar Bermanfaat Bagi Sesama




Valentine 2014: Kasih terhadap Sesama seperti terhadap Diri Sendiri sebagai Wujud Penghormatan Kita terhadap Tuhan yang telah Menciptakan kita sebagai Makhluk Paling Mulia yang Berbeda- beda.

 

Google
Nama :  Rifki Nugroho, Mahasiswa UDINUS
Nick :  atrifki   [PM]
status :   offline
Alamat :  Griya klipang Permai Blok N6/17
Telepon :  70339294
Email :  arl_electra@yahoo.co.id
YM ID :  at_rifki_nugroho
 
kirim blog | daftar blog
JAVA SEBAGAI BAHASA PEMOGRAMAN YANG HANDAL
16 Juli 2011   12:06:42
 
A. Pengertian Pemrograman Berorientasi Objek

Dalam Ensiklopedi bebas Wikipedia disebutkan bahwa Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya.
Model data berorientasi objek dikatakan dapat memberi fleksibilitas yang lebih, kemudahan mengubah program, dan digunakan luas dalam teknik piranti lunak skala besar. Lebih jauh lagi, pendukung OOP mengklaim bahwa OOP lebih mudah dipelajari bagi pemula dibanding dengan pendekatan sebelumnya, dan pendekatan OOP lebih mudah dikembangkan dan dirawat.

B. Konsep dasar dari Pemrograman Berorientasi Objek
Lebih lanjut dalam Wikipedia dijelaskan bahwa pemrograman orientasi-objek menekankan konsep berikut:
• kelas — kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh ‘class of dog’ adalah suatu unit yang terdiri atas definisi-definisi data dan fungsi-fungsi yang menunjuk pada berbagai macam perilaku/turunan dari anjing. Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan struktur dalam pemrograman berorientasi object. Sebuah class secara tipikal sebaiknya dapat dikenali oleh seorang non-programmer sekalipun terkait dengan domain permasalahan yang ada, dan kode yang terdapat dalam sebuah class sebaiknya (relatif) bersifat mandiri dan independen (sebagaimana kode tersebut digunakan jika tidak menggunakan OOP). Dengan modularitas, struktur dari sebuah program akan terkait dengan aspek-aspek dalam masalah yang akan diselesaikan melalui program tersebut. Cara seperti ini akan menyederhanakan pemetaan dari masalah ke sebuah program ataupun sebaliknya.
• Objek – membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit dalam sebuah program komputer; objek merupakan dasar dari modularitas dan struktur dalam sebuah program komputer berorientasi objek.
• Abstraksi – Kemampuan sebuah program untuk melewati aspek informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti. Setiap objek dalam sistem melayani sebagai model dari “pelaku” abstrak yang dapat melakukan kerja, laporan dan perubahan keadaannya, dan berkomunikasi dengan objek lainnya dalam sistem, tanpa mengungkapkan bagaimana kelebihan ini diterapkan. Proses, fungsi atau metode dapat juga dibuat abstrak, dan beberapa teknik digunakan untuk mengembangkan sebuah pengabstrakan.
• Enkapsulasi – Memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek dengan cara yang tidak layak; hanya metode dalam objek tersebut yang diberi ijin untuk mengakses keadaannya. Setiap objek mengakses interface yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat berinteraksi dengannya. Objek lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung kepada representasi dalam objek tersebut.
• Polimorfisme melalui pengiriman pesan. Tidak bergantung kepada pemanggilan subrutin, bahasa orientasi objek dapat mengirim pesan; metode tertentu yang berhubungan dengan sebuah pengiriman pesan tergantung kepada objek tertentu di mana pesa tersebut dikirim. Contohnya, bila sebuah burung menerima pesan “gerak cepat”, dia akan menggerakan sayapnya dan terbang. Bila seekor singa menerima pesan yang sama, dia akan menggerakkan kakinya dan berlari. Keduanya menjawab sebuah pesan yang sama, namun yang sesuai dengan kemampuan hewan tersebut. Ini disebut polimorfisme karena sebuah variabel tungal dalam program dapat memegang berbagai jenis objek yang berbeda selagi program berjalan, dan teks program yang sama dapat memanggil beberapa metode yang berbeda di saat yang berbeda dalam pemanggilan yang sama. Hal ini berlawanan dengan bahasa fungsional yang mencapai polimorfisme melalui penggunaan fungsi kelas-pertama.
• Inheritas- Mengatur polimorfisme dan enkapsulasi dengan mengijinkan objek didefinisikan dan diciptakan dengan jenis khusus dari objek yang sudah ada – objek-objek ini dapat membagi (dan memperluas) perilaku mereka tanpa haru mengimplementasi ulang perilaku tersebut (bahasa berbasis-objek tidak selalu memiliki inheritas.)
• Dengan menggunakan OOP maka dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah tersebut (terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat melakukan pemecahan masalah tersebut. Sebagai contoh anggap kita memiliki sebuah departemen yang memiliki manager, sekretaris, petugas administrasi data dan lainnya. Misal manager tersebut ingin memperoleh data dari bag administrasi maka manager tersebut tidak harus mengambilnya langsung tetapi dapat menyuruh petugas bag administrasi untuk mengambilnya. Pada kasus tersebut seorang manager tidak harus mengetahui bagaimana cara mengambil data tersebut tetapi manager bisa mendapatkan data tersebut melalui objek petugas adminiistrasi. Jadi untuk menyelesaikan suatu masalah dengan kolaborasi antar objek-objek yang ada karena setiap objek memiliki deskripsi tugasnya sendiri.

C. Bahasa pemrograman
Bahasa pemrograman yang mendukung OOP antara lain: Java, C++, Pascal (bahasa pemrograman), Visual Basic.NET, dsb.

Sumber: (http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_Berorientasi_Objek)

D. Pemrogramaman dengan Java

1. Pengertian
Maman Somantri(2004) menerangkan bahwa Java adalah sebuah platform teknologi pemrograman yang dikembangkan oleh Sun Microsystem. Pertama kali di-release tahun 1991 dengan nama kode Oak. Kemudian tahun 1995 nama kode Oak diganti menjadi Java. Yang memotivasi Java dibuat adalah untuk membuat sebuah bahasa pemrograman yang portable dan independent terhadap platform (platform independent). Java dapat membuat perangkat lunak yang dapat ditanamkan (embedded) pada berbagai mesin dan peralatan konsumer, seperti handphone, microwave, remote control, dan lain-lain. Hal ini kemudian Java memiliki konsep yang disebut write once run anywhere.
Untuk membangun perangkat lunak menggunakan Java maka dibutuhkan Java Development Kit (JDK). JDK release pertama tahun 1996 yaitu JDK 1.1 yang diadopsi oleh Netscape. JDK terbaru sekarang (September-tahun 2004, ketika modul ini ditulis) adalah JDK 1.4.2_3. Semua program dan dokumentasi dari JDK ini bisa di-dwonload secara gratis disitus www.sun.java.com.

2. Karakteristik Java
Lebih lanut Maman Somantri menyebutkan bahwa sintaks Java merupakan pengembangan dari bahasa C/C++. Berikut adalah beberapa hal tentang pemrograman Java, dengan karakteristik sebagai berikut.
1. Bersifat protable dan platform independent. Program Java yang telah ditulis akan dapat dieksekusi di mesin apapun dan sistem operasi apapun tanpa harus mengubah sedikitpun dari program tersebut.
2. memiliki garbage collection yang dapat mendealokasikan memori secara otomatis.
3. menghilangkan sifat pewarisan berganda yang terdapat pafa C++.
4. Mengurangi pointer aritmetika. Pengaksesan lokasi memori secara langsung dengan menggunakan pointer memungkinakn program untuk melakukan suatu tindakan yang tidak seharusnya atau tidak boleh dilakukan. Untuk mengurangi kemungkinan kesalahan seperti ini penggunaan pointer pada Java telah dibatasi dengan menggunakan reference.
5. memiliki array sejati.
6. mengurangi kerancuan antara pemberian nilai pada statement conditional.
Maman menerangkan bahwa Java memiliki karakteristik: Berorientasi objek, robust, portable, multithreading, dinamis, sederhana, tredistribusi, aman, netral secar arsitektur, interpreter, berkinerja tinggi, dan free / bebas licence

3. Sintaks Bahasa dan Tipe Data

Contoh program yang sederhana. Setelah mendapatkan gambaran yang cukup mengenai dasar-dasar PBO, kini saatnya memasuki dunia Java yang sebenarnya. Berikut adalah sebuah contoh program yang sederhana:

/*
contoh program Java sederhana
——————————————
*/

class sederhana {
//awal program selau dimulai dari main()
public static void main(String[] args) {
System.out.println(“Hello …. Ini Program Pertamaku”);
}
}

Hal yang perlu dicatat: Java bersifat case sensitive. Huruf besar dan kecil adalah berbeda dalam Java, karena itu pastikan anda mengetik kode diatas sama persis, tanpa mengubah besar kecil hurufnya. Selain itu dalam Java white space seperti karakter spasi, tab, pindah baris dan karakter lainnya yang berfungsi untuk memformat tampilan, tidak memiliki arti apapun selain untuk memudahkan programmer membaca kode yang ditulis. Karena itu karakter white space dapat digunakan sesukanya untuk memudahkn programmer membacanya.

Ketik program diatas dengan menggunakan text editor (misalnya notepad, atau di linux dengan gedit) dan simpan dengan nama sederhana.java. nama file ini harus sama dengan nama class. Kemudian lakukan kompilasi dengan mengetikkan perintah di c-prompt:

C:\javawork> javac sederhana.java

Jika berhasil, hasil kompilasi ini akan membangkitkan sebuah bytecode dengan nama file sederhana.class. untuk mengeksekusi file ini maka bisa menggunakan perintah:

C:\javawork> java sederhana

Hasil dari eksekusi tersebut maka akan menghasilkan tampilan :

Hello …. Ini Program Pertamaku

Program diatas merupakan program paling sederhana, namun memiliki beberapa bagian penting.

/*
contoh program Java sederhana
——————————————
*/

bagian ini merupakan bagian yang dikenal sebagai komentar. Komentar dalam Java seperti halnya dalam pemrograman yang lainnyabukan merupakan bagain dari program. Karenanya komentar ini tidak akan dikompilasi oleh compiler Java dan tidak akan mempengaruhi alur program. Komentar ini lebih diperuntukkan untuk memperjelas source code yang ditulis sehingga kode program dapat lebih mudah untuk diteliti ualng atau dibaca. Komentar harus selalu ditulis diantara tanda /* dan */.

class sederhana

baris ini mendeklarasikan sebuah class dengan nama sederhana. Jika diperhatikan keseluruhan deklarasi class ini diawali dengan { dan diakhir dengan }. Hal ini berarti bahwa semu yang berada didalam tanda tersebut merupakan bagain dari class ini. Penjelasan tentang class dibahas secara tersendiri dibagian class setelah pembahasan ini.

//awal program selau dimulai dari main()

baris kode ini juga merupakan komentar. Perbedaan dengan /* */ adalah bahwa ia hanya berlaku untuk satu baris ini saja dan semua kata-kata setelah tanda // adalah komentar.

public static void main(String[] args) {

baris ini mendeklarasikan suatu method dengan nama main. Nama main disini merupakan suatu keharusan dalam Java karena Java akan mencari method yang bernama main ini sebagai awal eksekusi program. Keyword public merupakan access specifier yang menentukan visibility level dari method ini. Public berarti method ini dapat diakses darimanapun dari luar class. Method main() akan dipanggil dari luar oleh runtime Java pada saat program akan dieksekusi sehingga access specifier-nya harus menggunakan public. Keyword static memungkinkan method main() diapnggil tanpa harus terlebih dahulu membuat instance dari class sederhana. Ini diperlukan karena method main() akan dieksekusi sebelum objek apapun dibuat dalam memori. Keyword void berarti bahwa method main() tidak mengembalikan nilai apapun setelah diapnggil/dieksekusi.

System.out.println(“Hello …. Ini Program Pertamaku”);

Baris ini memiliki beberapa bagian penting:
• System adalah nama dari salah satu class standar yang dimiliki oleh Java
• Out merupakan anggota dari class system dan juga merupakan objek tersendiri. Out mewakili standard output stream yang dalam hal ini digunakan layar komputer. Seperti halnya method main() diatas, objek out juga dideklarasikan dengan menggunakan keyword static didalam classnya sehingga ia dapat langsung dipanggil tanpa perlu terlebih dahulu membuat instance dari class system.
• Prinltn merupakan method yang terdapat dalam objek out. Berfungsi untuk mencetak keluaran ke standard output. Mthod ini juga mencetak karakter pindah baris. Untuk mencetak tanpa pindah baris bisa menggunakan print().
• “Hello …. Ini Program Pertamaku” merupakan parameter darimethod println yang diterima oleh internal method ini dan dicetak ke standard output yang dalam hal ini adalah layer computer anda. Oleh karena itu sewaktu menjalankan program ini dilayar computer akan tercetak : Hello …. Ini Program Pertamaku.
• Tanda ; diperlukan untuk menandai akhir dari suatu statement / pernyataan / perintah.

4. Identifier

Identifier merupakan nama yang digunakan untuk menamai class, interface, variable dan method. Programmer dapat menentukan sendiri identifier yang akan digunakan. Hanya yang perlu diperhatikan adalah:
• tidak ada batasan panjang, jadi identifier dapat dibuat dengan panjang karakter yang tidak terbatas.
• Identifier harus diawali dengan huruf, underscore / garis bawah ( _ ) atau lambang dollar ($). Untuk selebihnya dapat digunakan karakter apapun, kecuali karakter yang digunakan sebagai operator oleh Java (*, +, -, /).
• Bukan merupakan keyword yang telah dikenal oleh Java.

Pada contoh sebelumnya sederhana merupakan identifier yang digunakan untuk menamai class yang dibuat.

4. Reserved Word / keywords

Ini merupakan kata-kata yang telah dikenal oleh Java dengan memiliki arti khusus dalam program. Berikut ini adalah daftar kata-kata tersebut.

Table 1 Daftar Kata (Keyword) yang dikenal dalam Java

abstract boolean break Byte case
catch char Class const continue
default Do Double else extends
False final Finally float For
Goto If Implements import instanceof
Int interface long native new
Null package Private protected public
Return short Static strictfp super
Switch synchronized this throw throws
transient true Try void volatile
While

5. Variabel

Variable merupakan lokasi penyimpanan dalam memori. Setiap variable memiliki kemampuan menyimpan suatu informasi sesuai dengan tipe data yang dideklarasikan untuk variable tersebut. Sintaks pendeklarasian varaibel secara umum adalah sebagai berikut:

Tipe_data nama_variable;

Tipe_data meliputi semua tipe data yang dikenal dalam Java, sedangkan nama_variabel adalah identifier yang akan digunakan untuk menunjuk ke variable tersebut didalam program.

Contoh :

int hitung;

kode diatas mendeklarasikan suatu varaibel bernama hitung dengan tipe data integer.

6. Scope dari Variabel

Dalam Java, secara garis besar scope dari variabel dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu variabel yang dideklarasikan didalam blok class (dikenal juga sebagai property) dan variabel yang dideklarasikan didalam blok kode.
Variabel yang dideklarasikan dalam blok class akan dikenal dibagian manapun dama blok kelas tersebut. Variabel ini juga bahkan dapat diakses dari luar class dengan menggunakan referensi objek atau instance dari class tersebut, namun hal ini akan dipengaruhi oleh penggunaan access specifier. Access specifier akan dibahas berikutnya.
Pada dasarnya variabel dapat dideklarasikan didalam blok kode manapun. Yang dimaksud dengan blok kode disini adalah bagian dari kode yang dimulai dengan karakter { dan ditutup dengan karakter }. Blok ini menentukan scope dari suatu variabel, yaitu apakah suatu variabel akan dikenal dibagian lain dari program atau tidak. Kita juga bisa membuat nested blok, yaitu blok yang berada didalam blok lainnya. Aturan sederhana yang perlu diingat hanyalah pendeklarasian suatu variabel dalam suatu blok kode akan dikenal oleh nesteted blok yang ada didalam blok kode tersebut, namun tidak berlaku sebaliknya.

7. Class
Dalam dunia nyata, kita sering memiliki beberapa objek yang berjenis sama, contohnya, sepeda motor yang kita miliki hanya satu dari banyak sepeda motor di dunia. Menggunakan istilah orientasi objek, kita bisa mengatakan bahwa sepeda motor itu adalah sebuah instance dari sebuah class dari objek-objek yang diketahui sebagai sepeda motor. Sepeda motor-sepeda motor umumnya memiliki beberapa status (state) (seperti: gear, 2roda, rantai, jok) dan tingkah laku (behaviour) (merubah gear, dan rem). Namun setiap sepeda motor adalah independen / bebas dan bisa berbeda dari sepeda motor lainnya.
Ketika membuat sepeda motor, pabrik / industri pembuatnya mengambil keuntungan dari kenyataan bahwa sepeda motor memiliki karakteristik yang sama, sehingga untuk membuat sepeda bisa mulai dari satu cetak biru / blue print. Sangat tidak efisien jika membuat sepeda dengan blue print yang berbeda-beda untuk setiap sepeda.
Dalam perangkat lunak berorientasi objek dimungkinkan untuk memiliki banyak objek yang sama yang menggabungkan karakteristik-karakteristik seperti: sudut, employee records, video clips, dan seterusnya. Seperti pabrik sepeda motor kita dapat mengambil keuntungan dari kenyataan bahwa objek-objek dari jenis yang sama adalah serupa dan kita dapat membuatnya dari blue print yang sama. Blue print perangkat lunak itulah yang disebut Class.

Definisi: sebuah Class adalah sebuah blue print , atau prototipe, yang mendefiniskan variabel-variabel dan metode-metode yang umum untuk semua objek dari njenis tertentu.

Class untuk sepeda motor tadi akan mendefinisikan variabel-variabel instan yang diperlukan untuk memuat karakteristik-karakteristik dari objek yang bersangkutan. Class akan dideklarasikan dan menyediakan implementasi-implementasi untuk metode-metode instan yang akaan memungkinkan untuk pengendara sepeda motor tersebut mengubah gear, rem, dan mengubah pedal gas. Setelah kita membuat kelas sepeda motor, kita dapat membuat sejumlah objek sepeda motor dari Class tersebut. Ketika kita membuat sebuah Class instan, maka system akan mengalokasikan sejumlah memori yang cukup untuk objek-objek dan semua variable instan. Tiap istan mendapat copy-nya sendiri dari semua instan variable yang didefinisikan dalam Class.
Tambahan untuk variable instant, class-class dapat mendefinisikan class variable. Sebuah class varaibel memuat informasi yang digabung dengan semua instan dari class. Contohnya, anggaplah sepeda motor memiliki sejumlah gear. Dalam kasus ini, mendefinisikan sebuah variabel instan untuk memegang angka gear adalah sesuatu yang tidak efisien; tiap instan akan memiliki copy dari variabelnya, tetapi nilainya akan sama untuk semua instan. Dalam situasi tersebut, kita dapat mendefinisikan sebuah class variable yang memuat angka-angka gear. Semua instan menggabungkan semua variable ini. Jika satu objek mengubah variabelnya, maka ini akan mengubah semua objek tipe tersebut. Sebuah class juga mendeklarasikan metode class-nya. Kita dapat mengambil sebuah metode class secara langsung dari class, dimanapun kita dapat mengambil metode class pada suatu instan tertentu.

8. Object vs Class
Kita mungkin memperhatikan bahwa gambaran-gambaran dari objek-objek dan class-class kelihatan hampir sama. Dan lebih mendalam, perbedaan antara class dan objek sering membingungkan. Dalam kenyataannya, hal ini telah nyata bahwa class bukanlah sendirinya objek yang mereka gambarkan. Sebuah blue print dari sebuah sepeda motor adalah bukan sepeda motor. Namun, hal ini sedikit sulit untuk membedakan class-class dan objek dalam system perangkat lunak. Ini memang terpisah karena objek-objek dalam perangkat lunak adalah model elektronik dari model yang ada dalam dunia nyata atau konsep abstraknya. Tetapi hal ini juga karena istilah “objek” kadang-kadang digunakan untuk menunjuk baik class maupun instan-nya.

9. Tipe Data
Setiap variabel harus memiliki tipe data. Sebuah variabel tipe datanya menentukan nilai dari variabel yang dapat memuat dan operasi-operasi yang dapat dilakukannya. Contohnya sebuah tipe data integer (int) dapat memuat hanya nilai-nilai integer (baik positif maupun negative). Kita dapat melakukan operasi aritmetik seperti penjumlahan atau perkalian dan lainnya pada variable integer.
Bahasa pemrograman java memiliki 2 katagori tipe data: primitive dan reference. Sebuah variabel tipe primitive memuat sebuah nilai tunggal dengan format dan ukuran yang sesuai tipenya: sebuah angka, sebuah karakter, atau sebuah nilai boolean, contohnya sebuah nilai integer 32 bit data dalam sebuah format diketahui sebagai komplemen 2, sebuah nilai char 16 bit data yang di format sebagai sebuah karakter Unicode, dan seterusnya.
Tipe Data Primitive

Kata Kunci Keterangan Size/Format
(integers)
byte Byte-length integer 8-bit two’s complement
short Short integer 16-bit two’s complement
int Integer 32-bit two’s complement
long Long integer 64-bit two’s complement
(real numbers)
float Single-precision floating point 32-bit IEEE 754
double Double-precision floating point 64-bit IEEE 754
(other types)
char A single character 16-bit Unicode character
boolean A boolean value (true or false) true or false

Purity Tip: dalam bahasa yanglain, format dan ukurannya tergantung pada platform dimana program tersebut dijalankan. Hal yang lain, bahasa pemrograman Java menspesifikasi ukuran dan format dari tipe data primitifnya. Dari sini kita tidak perlu khawatir tentang ketergantungan sistem.
10. Operator

Operator merupakan simbol yang biasa digunakan dalam menulis suatu penyataan (statement) dalam bahasa pemrograman apapun. Operator akan melakukan suatu operasi terhadap operand sesuai dengan fungsinya. Contoh operasi antara lain penjumlahan, pengurangan, pembagian dan sebagainya.

3 + 8 * 4

3 8 4 adalah operand
+ * adalah Operator

Operator Penugasan

Operator ini adalah operator yang paling sederhana dan hanya dilambangkan dengan karakter ’=’. Operator ini digunakan untuk menugaskan suatu nilai ke suatu variabel. Contoh :

int hitung = 4;
yang unik dari operator ini dalam Java adalah kita dapat menggunakan operator ini secara berantai dalam suatu ekspresi, contoh:

int a, b, c;
a = b = c = 99;

11. Operator Matematika

Operator ini digunakan dalam ekspresi matematika. Berikut ini daftar operator matematika yang dikenal dalam Java:

Operator Keterangan
+ Penjumlahan
- Pengurangan
* Perkalian
/ Pembagian
% Modulus (sisa bagi)

12. Operator Penaikan dan Penurunan

Operator ini digunakan untuk menaikkan atau menurunkan suatu nilai integer (bilangan bulat) sebanyak satu satuan, dan hanya digunakan pada variabel.

Operator Keterangan
++ Penambahan dengan nilai satu
– Pengurangan dengan nilai satu

Sebagai contoh :

x = x + 1;
y = y -1;
dapat ditulis menjadi:
x++ ;
y– ;
atau
++x ;
–y ;

13. Operator Bitwise (manipulasi bit)

Operator ini digunakan untuk operasi secara langsung terhadap bit yang menyusun suatu bilangan. Daftar operator bitwise dalam Java adalah sebagai berikut :

Operator Arti
- Bitwise negasi (NOT)
& Bitwise AND
| Bitwise OR
^ Bitwise XOR
>> Geser kanan
>>> Geser kanan tanpa mempertahankan sign (dengan nilai 0 sebagai pengisi bit paling kiri)
<< Geser kiri

Karena operasi bitwise memanipulasi hingga ke bagian yang paling kecil dari suatu bilangan, yaitu bit maka diperlukan penjelasan lebih lanjut tentang bagaimana Java menyimpan reprsentasi suatu bilangan dalam bit, terutama sekali untuk representasi bilangan negatif.
Java menyimpan representasi dari suatu bilangan sebagai bilangan basis dua (binary) yang tersusun atas bit. Contoh bilangan binary : 000100111. angka 0 dan 1 yang membentuk bilangan binary inilah yang disebut bit.

14. Kontrol Alur Eksekusi Program

Sebagai bahasa pemrograman, Java memiliki cara untuk mengontrol alur eksekusi program bergantung pada kondisi yang telah dietentukan. Secara garis besar, kontrol alur eksekusi ini dapat dikelompokkan ke dalam tiga bagian besar, yaitu seleksi, iterasi / perulangan, dan jump.

15. Seleksi

Terdapt dua kunci (keyword) yang dapat digunakan untuk melakukan seleksi dalam Java, yaitu if dan switch. Keduanya menentukan alur eksekusi program maman yang akan dijalankan pada suatu percabangan.

16. If

Secara umum penggunaan if mengikuti ketentuan sebagai berikut:

If (kondisi)
Pernyataan1;
Else
Pernyataan2;

If – else bertingkat (nested)

Pada prinsipnya penggunaan if – else adalah sama, namun untuk yang bertingkat dapat mengkombinasikan penggunaannya menjadi bertingkat seperti berikut:

If (kondisi1)
Pernyataan1;
Else if (kondisi2)
Pernyataan2;
Else if (kondisi3)
Pernyataan3;
:
:
else if (kondisiN)
pernyataanN;
else
pernyataanLain;

17. switch
hghghg
penggunaan switch sebenarnya hamper sama dengan if bertingkat, dimana kita bisa menggunakan switch untuk percabangan yang berjumlah lebih darisatu. Karena itu switch bisa dijadikan alternative lain dibandingkan menggunakan if bertingkat. Secara umum bentuk penggunaannya sebagai berikut:

switch (ekspresi) {
case nilai1: pernyataan1;
break;
case nilai2: pernyataan2;
break;
case nilai3: pernyataan3;
break;
:
:
case nilaiN: pernyataanN;
break;
default : pernyataanDefault;
}

E. Sumber Bacaan

http://www.wikipedia.org/

(http://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_Berorientasi_Objek)

http://www.sun.java.com.

http://www.geocities.com/mmsomantri/modul1oop.htm

Maman Somantri, 2004. Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan Java Object Oriented Programming using Java. Semarang: FT Teknik Elektro Undip.

http://asep-hs.web.ugm.ac.id/Artikel/MODUL%20PEMROGRAMAN%20JAVA/MODUL%20FINAL/BAB%20IV%20KONSEP%20PEMROGRAMAN%20BERORIENTASI%20OBJEK.pdf

http://kur2003.if.itb.ac.id/file/IF2281_Inherit_Lippman.pdf
 

Juli 10, 2008
FIBER DISTRIBUTED INTERFACE (FDDI)
Posted by afathur under Uncategorized
Komentar Dimatikan

LOCAL AREA NETWORK (LAN) KINERJA TINGGI

MODEL FIBER DISTRIBUTED INTERFACE (FDDI)

 

A. PENDAHULUAN

Jaringan Komputer adalah sebuah kumpulan dari komputer, printer, dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan dan membentuk suatu sistem tertentu. Informasi bergerak melalui kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar informasi (data), mencetak pada printer yang sama dan dapat secara simultan menggunakan program aplikasi yang sama.

LAN (Local Area Network) merupakan jaringan milik pribadi di dalam satu organisasitertentu, gedung atau kampus yang berukuran sampai dengan beberapa kilometer. LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor atau perusahaan untuk pemakaian bersama dan saling bertukar informasi.

Dengan adanya sistem LAN ini maka beberapa PC yang tadinya bekerja sendiri-sendiri, pada akhirnya dapat bekerja sama dalam batas-batas tertentu, bahkan juga dengan sistem komputer yang lebih besar. Kerjasama yang dapat dilakukan juga semakin berkembang dari hanya pertukaran data sampai saling memakai peralatan yang dihubungkan dengan salah satu sistem komputer.

LAN menjadi sedemikian populernya karena secara umum dapat digunakan sebagai paralatan otomatisasi kantor. Pada gambar 1 nampak sebuah jaringan LAN yang terdiri dari beberapa PC yang diletakkan pada pelbagai tempat. PC yang ada disebut sebagai workstation. Setiap workstation dapat digunakan sebagai stand-allone (komputer yang berdiri sendiri), tetapi juga dapat digunakan untuk meng-access storage ataupun output devices, yang dalam hal ini disebut sebagai peripheral, yang berlokasi saling berjauhan tetapi masih dalam satu jaringan.

Jaringan LAN biasanya akan terdiri atas: File server, berfungsi untuk mengontrol harddisk serta menghubungkannya kedalam jaringan. Utility server, dengan adanya peralatan ini memungkinkan untuk setiap pemakai didalam jaringan bisa menggunakan beberapa peralatan, seperti misalnya modem, ploter dan lainnya. Printer server, berfungsi untuk membagi peng-access-an printer kedalam jaringan sehingga bisa dimanfaatkan seluruh pemakai. Gateway, merupakan suatu perlatan didalam jaringan yang berguna untuk melakukan komunikasi dengan jaringan yang lain.

Gambar 1. Model Jaringan LAN

Sesuai dengan namanya, maka LAN hanya bisa menjangkau daerah yang areanya terbatas (local), seperti misalnya dalam satu gedung, satu departemen ataupun satu kampus (saat ini pengertian terbatas diartikan tidak lebih dari 20 km). Dan dikarenakan pendeknya jarak yang ada, maka kecepatan transmisi data menjadi sangat tinggi.

Tuntutan kebututuhan aktivitas dalam komunikasi data menggunakan LAN saat ini,  diperlukan suatu jaringan yang memiliki kinerja yang tinggi, kecepatan akses yang tinggi, jarak jangkauan luas, dan kehandalan yang tinggi.

            Pada saat ini telah banyak dikembangkan upaya-upaya untuk meningkatkan kinerja LAN menjadi lebih tinggi. Hal-hal yang telah dikembangkan untuk Kinerja LAN yang tinggi adalah sebagai berikut:

 

 1.      FDDI

FDDI adalah Fiber Distributid Data Interface (FDDI) yang merupakan teknologi jaringan berkecepatan 100-Mbps yang jarak jakauannya dapat mencapai 200 km, dengan menggunakan model token ring.

2.      CDDI

CDDI adalah Copper Distributid Data Iterface yang merupakan pengembangan protokol FDDI yang lebih dari dua pasang kabel.

3.      Fast Ethernet

Fast Ethernet merupakan perangkat untuk mendukung LAN berkapasitas 10 Mbps yang banyak memerlukan perangkat pendukung seperti repeater, bridge, router untuk memperoleh transfer rate yang lebih tinggi.

4.      Gigabit Ethernet

Gigabit Ethernet adalah suatu perluasan IEEE 802.3 Ethernet standard. Yang berdasarkan pada Ethernet protokol untuk peningkatan kecepatan akses menjadi sepuluh kali lipat mencapat 1000 Mbps atau 1 Gbps.

5.      100VG-ANYLAN

100VG-ANYLAN adalah suatu spesifikasi IEEE untuk 100-Mbps Token Ring dan Ethernet dengan implementasi lebih dari 4-pasang kabel UTP. Layer MAC tidak kompatibel dengan IEEE 802.3 Layer MAC.

6.      HPPI

HPPI (High Performance Paralel Interface) pada awalnya dirancang sebagai saluran data point to point dengan bentuk master – slave yang menggunakan kabel dedicated tanpa switching. Kapasitas yang disediakan 800 Mbps dan 1600 Mbps. Pada kapasitas 800 Mbps digunakan 50 kabel twisted pair untuk menyalurkan 50 bit (32 bit data + 18 bit kontrol). Setiap 40 nanodetik sebuah word dipindahkan ke saluran secara simplex dengan panjang tak lebih dari 25 m.

7.      FIBRE CHANEL

Merupakan sistem jaringan dengan menggunakan fiber optik yang mampu menyediakan kapasitas sangat besar karena mempunyai lebar pita yang sangat lebar sehingga dapat digunakan untuk keperluan komunikasi data  dengan kecepatan yang sangat tinggi.

B. PEMBATASAN MASALAH

            Mengingat banyaknya model dalam LAN Kinerja tinggi penyusun dalam penulisan makalah ini membatasi masalah yang dibahas hanya FDDI, yang meliputi:

    Pengertian FDDI
    Media Transmisi FDDI
    Spesifikasi FDDI
    Tipe FDDI
    Toleransi Kegagalan FDDI
    Keuntungan FDDI

 

C. PEMBAHASAN

 

1. Pengertian Fiber Distributed Data Interface (FDDI)

Fiber Distributed Data Interface (FDDI) merupakan teknologi jaringan berkecepatan 100-Mbps dengan menerapkan metode token-passing. FDDI berbeda dengan teknologi Token Ring yang lama, dengan menerapkan dual-ring yang menggunaan kabel serat kaca.

FDDI kebanyakan digunakan sebagai teknologi backbone kecepatan tinggi oleh karena dukungannya untuk penyediaan bandwidth yang lebih besar daripada kabel tembaga biasa.

FDDI menggunakan arsitektur dual-ring dengan lalu lintas pada tiap ringnya saling berlawanan arah (disebut counter-rotating). Arsitektur dual-ring terdiri dari primary dan secondary ring. Dengan arsitektur demikian, ketika ring primer ada kegagalan maka jaringan FDDI masih dapat berfungsi dengan secara otomatis menggunakan ring secondary. Ring primer adalah ring default yang akan digunakan untuk pengiriman data dan ring secondary akan selalu idle, kecuali dibutuhkan.

Bentuk dasar arstektur ring FDDI:

Gambar 2. Bentuk dasar arsitektur FDDI

             Standards FDDI dikembangkan oleh American National Standards Institute (ANSI) X3T9.5 pada pertengahan tahun 1980an, dan diadopsi oleh International Organization for Standardization (ISO).

 

2. Media Transmisi FDDI

FDDI menggunakan serat kaca sebagai media transmisi utamanya, namun juga dapat menggunakan media transmisi kabel tembaga dengan menggunakan spesifikasi Copper Distributed Data Interface (CDDI).

FDDI mendefinisikan dua tipe kabel serat yang dapat digunakan, yaitu  Single-mode–Kabel serat single-mode memungkinkan hanya satu mode cahaya untuk penghantaran melalui serat. (Sebuah mode adalah sebuah cahaya yang masuk dalam fiber pada sudut pantulan tertentu.), dan Multimode – Serat Multimode memungkinkan beberapa mode cahaya yang dirambatkan melalui kabel serat. Gambar di bawah ini menunjukkan single-mode fiber menggunakan sebuah sumber cahaya laser dan multimode fiber menggunakan sumber cahya LED :

 Gambar 3. Kabel Fiber untuk single mode dan multimode

Perbandingan antara Single Mode dan Multimode Fiber: Serat Single-mode menyediakan kapasitas lepar pita transmisi yang lebih besar dan rentang panjang kabel serat yang lebih jauh daripada multimode fiber. Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa mode perambatan cahaya pada kabel serat yang dapat menghantarkan pada jarak yang berbeda-beda. (tergantung pada besarnya sudut pantulan). Dengan adanya kondisi tersebut menyebabkan setiap cahaya datang di tujuan pada waktu yang berbeda. (Keadaan ini disebut dengan modal dispersion.) Kabel serat single-mode seringkali digunakan untuk menghubungkan antar gedung, sedangkan kbel serat multimode sering kali digunakan untuk menghubungkan ruang atau lantai dalam satu gedung. Kabel serat multimode menggunakan Light-Emitting Diodes (LEDs) sebagai alat untuk menghasilkan cahaya, sedangkan single-mode secara umum menggunakan sinar laser.

 

3. Spesifikasi FDDI

Spesifikasi FDDI standar didefinisikan dalam 4 spesifikasi, yaitu:

a.      Media Access Control (MAC) – Spesifikasi MAC mendefinisikan bagaimana suatu media transmisi diakses, termasuk definisi format frame, penanganan token, pengalamatan, algoritma perhitungan cyclic redundancy check (CRC), dan mekanisme error recovery.

b.      Physical Layer Protocol (PHY) – Spefisikasi PHY mendefinisikan prosedur enkoding/dekoding data, kebutuhan clock, framing dan fungsi lainnya.

c.      Physical Medium Dependent (PMD) — PMD mendefinisikan karakteristik media tarnsmisi, termasuk sambungan serat kaca, level listrik, bit error rates, komponen optik, dan konektor yang dibutuhkan.

d.      Station Management (SMT) — Spesifikasi SMT mendefinisikan konfigurasi stasiun FDDI, konfigurasi ring, dan kontrol terhadap ring, termasuk penambahan dan pengurangan stasiun baru, inisialisasi, perlindungan terhadap kegagaan dan recovery, penjadwalan, dan koleksi data statistik tentang jaringan FDDI.

Gambar di bawah ini menunjukkan 4 spefisikasi FDDI, dan hubungan satu dengan lainnya dan hubungannya dengan sublapisan Logical Link Control (LLC) :

Gambar 4. Spesifikasi FDDI

 Ada spesifikasi FDDI dan model OSI, yaitu spesfikasi fisik dan media-access dari model Open System Interconnection (OSI) dan serupa dengan IEEE 802.3 Ethernet dan IEEE 802.5 Token Ring dalam relasinya dengan model OSI.

Gambar berikut menunjukkan spesfikasi FDDI dan hubungannya dengan model OSI:

Gambar 5. Spesifikasi FDDI model OSI

 

4. Tipe Peralatan FDDI

            Ada tiga tipe peralatan/perlengkapan FDDI, yaitu:

a. Single-Attachment Station (SAS),

Single-Attachment Station (SAS) adalah sebuah SAS dipasangkan hanya ke salah satu ring FDDI melalui sebuah concentrator, yang dapat digambarkan sebagai berikut.

Gambar 6. Tipe SAS FDDI

b. Dual-Attachment Station (DAS)

Dual-Attachment Station (DAS) – Setiap FDDI DAS memiliki 2 port, ditentukan dengan A dan B. Port-port tersebut menghubungkan DAS ke dual ring FDDI. Oleh karena itu, setiap port menyediakan sebuah koneksi untuk kedua ring, baik primer maupun sekunder. DAS dapat digambarkan sebagai berikut.

Gambar 7. Tipe DAS FDDI

c. Concentrator (Dual-Attachment Concentrator [DAC])

Concentrator FDDI (juga disebut dengan dual-attachment concentrator

[DAC]) adalah “bangunan” penting dari sebuah jaringan FDDI. Concentrator terpasang langsung bak dengan ring primer maupun sekunder, dan menyakinkan bahwa kegagalan atau listrik mati pada sembarang SAS tidak menjadikan ring mati. Hal ini akan sangat bermanfaat ketika peralatan yang dipasang adalah peralatan yang sering dimatikan atau dihidupkan, contohnya adalah PC. Gambar berikut menunjukkan terpasangnya SAS, DAS dan concentrator pada ring FDDI:

Gambar 8. Tipe Concentrator FDDI

5. Toleransi Kegagalan FDDI

FDDI menyediakan beberapa mekanisme untuk mendukung toleransi kegagalan pada jaringan FDDI, yaitu :

a. Dual Ring

Dual Ring adalah konfigurasi utama untuk toleransi kegagalan untuk semua jaringan FDDI. Dual ring adalah kemampuan utama dari FDDI untuk menangani kegagalan pada jaringannya. Jika sebuah stasiun pada dual ring gagal atau mati, atau kabel rusak, konfigurasi dual ring secara otomatis melakukan “wrapped” (kembali ke dirinya sendiri) menjadi satu ring. Ketika ring di “wrapped”, topology dual-ring menjadi topology single-ring.

Gambar 9. Dual Ring

 

- Ring Recovery after a Station Failure

Ketika sebuah stasiun mengalami kegagalan, perlengkapan yang berada di kedua sisinya akan di “wrap” membentuk ring tunggal. Operasi jaringan akan dilanjutkan kembali untuk stasiun yang masih terhubung pada ring.

 

- Ring Recovery after a Cable Failure

Ketika kabel mengalami kegagalan, peralatan yang berada di kedua ujungya akan melakukan “wrap”. Dan kemudian jaringan beroperasi kembali.

 

- “Recovery” after Multiple Faults

Ketika dua atau lebih kegagalan terjadi, ring FDDI dibagi menjadi dua atau lebih ring yang independen yang tentu saja tidak memungkinkan satu ring dengan ring lainnya saling terinterkoneksi.

 

- Optical Bypass Switch

Sebuah optical bypass switch menyediakan operasi dual-ring secara berkelanjutan jika sebuah perangkat pada dual ring mati atau gagal.

 

c. Dual Homing

Dual homing menyediakan sebuah konfigurasi yang redundan untuk perangkat yang kritis pada jaringan FDDI. Perlengkapan penting seperti router atau mainframe dapat menggunakan teknik dua-homing yang menyediakan tambaan perlengkapan yang serupa untuk mendukung operasi yang kritis. Dalam situasi dual-homing, perlengkapan yang kritis dihubungkan ke dua concentrator. Satu pasang sambungan concentrator dinyatakan sebagai sambungan aktif, dan pasangan lainnya dinyatakan sebagai passive.

Gambar 10. Model Dual-Homing

Sambungan passive akan terus berada pada status backup sambungan, sampai sambunan primer dinyatakan gagal. Ketika hal ini terjadi, sambungan passive secara otomatis diaktifkan.

Adapun Frame Format FDDI dapat diambarkan seperti gambar di bawah ini:

 

Gambar 10. Frame Format FDDI

 

Keterangan:

-          Preamble — A unique sequence that prepares each station for an upcoming frame.

-          Start Delimiter — Indicates the beginning of a frame by employing a signaling pattern that

-          differentiates it from the rest of the frame.

-          Frame Control — Indicates the size of the address fields, whether the frame contains

-          asynchronous or synchronous data, and other control information.

-          </sp
 
Alur Menjalankan Set Router Mikrotik
9 Juli 2011   08:44:07
 
Alur menjalankan router mikrotik

LAN —> Mikrotik RouterOS —> Modem ADSL —> INTERNET

Untuk LAN, kita menggunakan ip address class C, dengan network 192.168.10.0/24. Untuk Mikrotik RouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 – 192.168.1.2/24) untuk sambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 – 192.168.10.1/24) untuk sambungan ke LAN. Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.

Sebelum mengetikkan apapun, pastikan Anda telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”
1. Set IP untuk masing² ethernet card

ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1 (public)

ip address add address=192.168.10.1/24 interface=ether2 (local)

Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:

ip address print

Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar

ping 192.168.1.1
ping 192.168.10.10
2. Menambahkan Routing

ip route add gateway=192.168.1.1
3. Setting DNS

ip dns set primary-dns=202.134.1.10 allow-remote-requests=yes
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes

Karena koneksi ini menggunakan Speedy dari Telkom, maka DNS yg aq pake ya punya Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS provider Anda.

Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:

ping yahoo.com

Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benar
4. Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading

Agar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.

ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN

ping yahoo.com

Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar
5. DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)

Karena alasan supaya praktis, temenku pengin pake DHCP Server. Biar klo tiap ada klien yang konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dari DHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadi ya ga ada masalah.. (&cool;)
* Membuat IP Address Pool

ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.0.2-192.168.0.254

* Menambahkan DHCP Network
ip dhcp-server network add address=192.168.10.0/24 gateway=192.168.10.1 dns-server=202.134.1.10,202.134.0.155

* Menambahkan Server DHCP

ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya udah bener
6. Management Bandwidth

Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control, idea: (saya menggunakan simple que supaya lebih mudah ;

queue simple add name=”Billing” target-address=192.168.10.2/32 dst-address=0.0.0.0/0 interface=Local queue=default priority=8 limit-at=16000/32000 max-limit=16000/64000

queue simple add name=”Kasir” target-addresses=192.168.10.3/32 dst-address=0.0.0.0/0 interface=Local parent=Shaping priority=8 queue=default/default limit-at=0/8000 max-limit=0/256000 total-queue=default

Lanjutkan perintah tersebut untuk semua client yang ingin di limit bnadwithnya.
7. Graphing

Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.

tool graphing set store-every=5min

Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada di PC Mikrotik kita, klo di komputerku ada ether1 dan ether2.

tool graphing interface add interface=all store-on-disk=yes

Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik. Klo aq di sini:

http://192.168.10.1/graphs/

Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu, maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.
 
Trobel shooting Blue Screen-BSOD
9 Juli 2011   08:36:12
 
Apa Itu Blue Screen-BSOD?

Blue Screen Of Death – BSOD ( Layar Biru Kematian ), atau kadang disebut “layar biru” – Blue Screen adalah istilah populer untuk layar yang ditampilkan Microsoft Windows ketika mengalami kesalahan sistem ( atau disebut stop error oleh Microsoft ). BSOD milik Windows NT, 2000, XP, atau Vista biasanya lebih serius daripada Windows sebelumnya. Ada beberapa hal yang menyebabkan munculnya BSOD ini. Diantaranya driver peralatan yang tidak bagus, kesalahan memori, registry yang rusak atau penggunaan file DLL yang tidak cocok. Berbagai bentuk BSOD terdapat pada seluruh sistem operasi Windows sejak Windows 3.1. BSOD merupakan pengganti black screen of death ( layar hitam kematian ) yang muncul pada OS/2 dan MS-DOS. Dalam versi awal dari Windows Vista juga terdapat red screen of death atau layar merah kematian, yang digunakan pada kesalahan boot loader.
Cara Mengatasi Blue Screen

Mencari kesalahan ataupun kerusakan dengan error BSoD ini cukup menyusahkan, meskipun kita sudah dapat melacak kira-kira kesalahan/kerusakan yang menimbulkan-muncul layar biru-BSoD pada monitor ini, lebih didominasi adanya Kerusakan Hardware ataupun Crash Driver lama dan baru.

Berikut cara mengatasi blue screen berdasarkan klasifikasi dan penyelesaiannya :

IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Error ini yang paling sering muncul pada saat terjadi Blue Screen.
Pesan kesalahan ini biasanya disebabkan kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.
Penyebabnya:
- Driver yang bentrok atau tidak cocok
- Permasalahan pada Video Card, hal ini mencakup video card yang dioverclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
- Permasalahan pada Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card

NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Pesan error ini setidaknya sudah sedikit memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya.
Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.

UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan error seperti ini, dapat disebabkan karena:
- Overclock Hardware yang berlebihan
- Komponen komputer yang terlalu panas
- BIOS yang korup
- Memory dan CPU yang cacat

DATA_BUS_ERROR
Pesan error ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.

PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)

INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Pesan error ini disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.

VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi
driver.

BAD_POOL_CALLER
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.

PEN_LIST_CORRUPT
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM

MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Pesan error ini disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.

DRIVER_IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL
Adanya permasalahan pada  SCSIPORT driver yang tidak menggunakan map buffer  saat transfer I/O.

DIVIDE_BY_ZERO_ERROR
Kesalahan ini disebabkan oleh sebuah aplikasi mencoba untuk membagi dengan nol ( DEVIDE BY ZERO ) . Jika Anda menerima kesalahan ini dan tidak tahu mana aplikasi menyebabkannya, Anda dapat mencoba memeriksa dump memori.
 
Asal Mula Hotspot dan Generasinya
9 Juli 2011   08:32:34
 
Sejarah Hotspot

Konsep ini pertama kali dikemukakan pada tahun 1993 oleh Bret Stewart sewaktu konferensi Networld dan Interop, di San Fransisco. Dengan pemanfaatan teknologi ini, setiap orang dapat mengakses jaringan internet melalui komputer/laptop/HP/PDA yang mereka miliki di lokasi-okasi hotspot ini tersedia, tentunya perangkat komputer/laptop/HP/PDA tersebut harus memiliki teknologi wi-fi.

Pada umumnya peralatah wi-fi hotspot menggunakan standarisasi WLAN IEEE 802.11b atau IEEE 802.11g.Teknologi WLAN ini mampu memberikan kecepatan akses yang tinggi hingga 11 Mbps (IEEE 802.11 b) dan 54 Mbps (IEEE 802.11 g) dalam jarak hingga 100 meter.
Komponen dalam hotspot

Beberapa komponen dalam hotspot adalah :

    Station bergerak (mobile)
    Access Point
    Switch, Router, Network Access Controller
    Web server atau server yang lain
    Koneksi Internet kecepatan tinggi
    Penyedia Jasa Internet Internet Service Provider
    Wireless ISP

Tipe hostspot

Ada beberapa jenis hotspot yang biasa digunakan, yaitu:

    Hotspot gratis sebagai tambahan pelanggan umum biasanya dioperasikan di hotel, di lobby hotel, di ruang konferensi (conference room), kedai kopi (coffe shop), atau di kafe. Kadang hotspot jenis ini merupakan instalasi semi permanen, di acara pameren komputer atau konferensi / seminar komputer.
    Hotspot yang dibayar langsung ke pemilik gedung, biasanya di ruangan hotel, restoran, atau kedai kopi (coffe shop). Tidak semua hotel mampu memberikan servis wi-fi gratis. Mereka mengambil kebijakan untuk memberikan servis berbayar kepada pengguna hotspot untuk menalangi biaya leased line atau tak terbatas (unlimited) ADSL ke Internet.
    Hotspot berbayar ke operator wi-fi hotspot, misalnya Boingo, iPASS. Operator wi-fi hotspot ini merupakan jaringan internasional yang global dengan banyak sekali pengguna yang berpindah tempat (mobile) secara internasional. Jenis hotspot ini biasanya akan lebih menarik bagi mereka yang memiliki banyak pengguna yang datang dari manca negara.

Tentunya sebuah hotspot dapat merupakan gabungan dari beberapa tipe hotspot menjadi satu kesatuan, tidak harus menyediakan hanya satu tipe saja. Jadi bisa saja, hotspot berbayar ke pemilik gedung dan berbayar ke operator wi-fi hotspot dioperasikan pada sebuah hotspot.
Ancaman

Saat ini, hotspot semakin banyak tersedia diberbagai tempat umum, tetapi setiap kali melakukan sambungan pada suatu hotspot sebenarnya membahayakan PC atau laptop itu sendiri.Hotspot adalah jaringan tebuka yang tidak terenkripsi, sehingga ketika terhubung dengan pengguna hotspot lain, mereka dapat menyusup dan menimbulkan kerusakan pada komputer.

Peretas (Hacker) menggunakan hotspot untuk mengintai atau memata-matai sinyal wireless atau menjebak agar terperangkap dalam hotspot evil twin.Hotspot evil twin ini merupakan gangguan di mana hacker menyusup dalam sinyal wireless untuk berpikir bahwa ada pengguna yang berada di area hotspot.Ketika pengguna mulai berselancar melalui evil twin, maka hacker akan memata-matai aktivitas internet pengguna hotspot. Kondisi ini memungkinkan sekali bagi pada hacker untuk mengakses kartu kredit pengguna hotspot, jika melakukan transaksi secara daring (online).
 
Diskripsi Jaringan Komputer
9 Juli 2011   08:17:32
 
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya seperti: kabel, switch, HUB, router, dll yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
- Membagi fungsi sumber daya seperti berbagi pemakaian printer, CPU, RAM, harddisk
- Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
- Akses informasi: contohnya web browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Adapun klasifikasi jaringan komputer berdasarkan skala antara lain :
- Personal Area Network (PAN)
- Campus Area Network (CAN)
- Local Area Network (LAN)
- Metropolitant Area Network (MAN)
- Wide Area Network (WAN)
- Global Area Network (GAN)
Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

a. Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

b. Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Didalam jaringan komputer ada beberapa topologi yang di terapkan dalam pembuatannya. Anatara lain: topologi bintang, topologi BUS, topologi Mesh, topologi pohon(tree), dan topologi Linier. Di dalam jenis topologi diatas ada beberapa kelebihan dan kekurangan. Berikut uarain dari topologi jaringan komputer tersebut diatas ialah:

1. Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Kelebihan dari jaringan ini ialah:
- Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
- Tingkat keamanan termasuk tinggi.
- Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
- Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
Kekurangan:
- Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.

2. Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi ini, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.

3. Topologi bus
Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan ini hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus atau mengalami trouble maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
- Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. - Kerugian, deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang terjamin, kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan Repeater untuk jarak jauh
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).

Tipe konektor untuk jaringan BUS terdiri dari
1. BNC Kabel konektor ---> Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.
2. BNC T konektor ---> Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3. BNC Barrel konektor ---> Untuk menyambung 2 kabel BNC.
4. BNC Terminator ---> Untuk menandai akhir dari topologi bus.

4 Topologi jala atau mesh adalah sejenis topologi jaringan yang menerapkan hubungan antarsentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan ini adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Topologi ini selain kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

5 Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer.

Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
 
LCD 16x karakter
8 Juli 2011   17:36:00
 
LCD M1632 2x16



No   Nama Pin   Deskripsi
1   VCC   +5V
2   GND   0V
3   VEE   Tegangan kontras LCD
4   RS   Register seelct,0=register perintah, 1=register data
5   R/W   1=read,0=write
6   E   Enable Clock LCD, logika 1 setiap kali pengiriman atau pembacaan data
7   D0   Data Bus 0
8   D1   Data Bus 1
9   D2   Data Bus 2
10   D3   Data Bus 3
11   D4   Data Bus 4
12   D5   Data Bus 5
13   D6   Data Bus 6
14   D7   Data Bus 7
15   Anoda (kabel coklat untuk lcd Hitachi)   Tegangan positif backlight
16   Katoda (kabel merah untuk LCD Hitachi)   Tegangan negative backlight

Susunan kaki LCD
 
Catatan : Pada LCD 2x16 lainnya, yang beda biasanya kaki 1 adalah ground, sedangkan kaki 2 adalah VCC (terbalik).

 
jenis kabel transmisi komputer
8 Juli 2011   17:04:05
 
Tipe-tipe kabel fiber optic:
•   Kabel single mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8.3 hingga 10 micron. (satu micron besarnya sekitar 1/250 tebal rambut manusia)
•   Kabel multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass, dengan kombinasi (range) diameter 50 hingga 100 micron. Setiap fiber dalam kabel multimode mampu membawa sinyal independen yang berbeda dari fiber-fiber lain dalam bundel kabel.
•   Plastic Optical Fiber merupakan kabel berbasis plastic terbaru yang memiliki performa familiar dengan kabel single mode, tetapi harganya sedikit murah.
Kontruksi kabel fiber optic
•   Core: bagian ini merupakan medium fisik utama yang mengangkut sinyal-sinyal data optical dari sumber ke device penerima. Core berupa helai tunggal dari glass atau plastik yang kontinyu (dalam micron). Semakin beasr ukuran core, semakin banyak data yang dapat diantarkan. Semua kabel fiber optic diukur mengacu pada diameter core-nya.
•   Cladding: merupakan lapisan tipis yang menyelimuti fiber core.
•   Coating: adalah lapisan plastik yang menyelimuti core dan cladding. Penyangga coating ini diukur dalam micron dan memilki range 250 sampai 900 micron.
•   Strengthening fibers: terdiri atas beberapa komponen yang dapat menolong fiber dari benturan kasar dan daya tekan tak terduga selama instalasi
•   Cable jacket: merupakan lapisan terluar dari keseluruhan badan kabel.

 
Kecerdasan Buatan dan Sejarahnya
8 Juli 2011   16:59:25
 
Artifical Intellignce
Kecerdasan Buatan (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau AI) didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.
Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia, tetapi untuk Informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, membuat permainan catur atau Backgammon. Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam Informatika. Seperti contoh: Pengenalan Obyek/Muka, bermain sepak bola.
Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.
'Kecerdasan buatan' ini bukan hanya ingin mengerti apa itu sistem kecerdasan, tapi juga mengkonstruksinya.
Tidak ada definisi yang memuaskan untuk 'kecerdasan':
1.   kecerdasan: kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya
2.   atau kecerdasan yaitu apa yang diukur oleh sebuah 'Test Kecerdasan'
Faham Pemikiran
Secara garis besar, AI terbagi ke dalam dua faham pemikiran yaitu AI Konvensional dan Kecerdasan Komputasional (CI, Computational Intelligence). AI konvensional kebanyakan melibatkan metoda-metoda yang sekarang diklasifiksikan sebagai pembelajaran mesin, yang ditandai dengan formalisme dan analisis statistik. Dikenal juga sebagai AI simbolis, AI logis, AI murni dan AI cara lama (GOFAI, Good Old Fashioned Artificial Intelligence). Metoda-metodanya meliputi:
1.   Sistem pakar: menerapkan kapabilitas pertimbangan untuk mencapai kesimpulan. Sebuah sistem pakar dapat memproses sejumlah besar informasi yang diketahui dan menyediakan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan pada informasi-informasi tersebut.
2.   Petimbangan berdasar kasus
3.   Jaringan Bayesian
4.   AI berdasar tingkah laku: metoda modular pada pembentukan sistem AI secara manual
Kecerdasan komputasional melibatkan pengembangan atau pembelajaran iteratif (misalnya penalaan parameter seperti dalam sistem koneksionis. Pembelajaran ini berdasarkan pada data empiris dan diasosiasikan dengan AI non-simbolis, AI yang tak teratur dan perhitungan lunak. Metoda-metoda pokoknya meliputi:
1.   Jaringan Syaraf: sistem dengan kemampuan pengenalan pola yang sangat kuat
2.   Sistem Fuzzy: teknik-teknik untuk pertimbangan di bawah ketidakpastian, telah digunakan secara meluas dalam industri modern dan sistem kendali produk konsumen.
3.   Komputasi Evolusioner: menerapkan konsep-konsep yang terinspirasi secara biologis seperti populasi, mutasi dan “survival of the fittest” untuk menghasilkan pemecahan masalah yang lebih baik.
Metoda-metoda ini terutama dibagi menjadi algoritma evolusioner (misalnya algoritma genetik) dan kecerdasan berkelompok (misalnya algoritma semut)
Dengan sistem cerdas hibrid, percobaan-percobaan dibuat untuk menggabungkan kedua kelompok ini. Aturan inferensi pakar dapat dibangkitkan melalui jaringan syaraf atau aturan produksi dari pembelajaran statistik seperti dalam ACT-R. Sebuah pendekatan baru yang menjanjikan disebutkan bahwa penguatan kecerdasan mencoba untuk mencapai kecerdasan buatan dalam proses pengembangan evolusioner sebagai efek samping dari penguatan kecerdasan manusia melalui teknologi.
Sejarah
Sejarah kecerdasan buatan
Pada awal abad 17, René Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Blaise Pascal menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Pada 19, Charles Babbage dan Ada Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat diprogram.
Bertrand Russell dan Alfred North Whitehead menerbitkan Principia Mathematica, yang merombak logika formal. Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan "Kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam Aktivitas " pada 1943 yang meletakkan pondasi untuk jaringan syaraf.
Tahun 1950-an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di University of Manchester (UK): sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christopher Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John McCarthy membuat istilah "kecerdasan buatan " pada konferensi pertama yang disediakan untuk pokok persoalan ini, pada 1956. Dia juga menemukan bahasa pemrograman Lisp. Alan Turing memperkenalkan "Turing test" sebagai sebuah cara untuk mengoperasionalkan test perilaku cerdas. Joseph Weizenbaum membangun ELIZA, sebuah chatterbot yang menerapkan psikoterapi Rogerian.
Selama tahun 1960-an dan 1970-an, Joel Moses mendemonstrasikan kekuatan pertimbangan simbolis untuk mengintegrasikan masalah di dalam program Macsyma, program berbasis pengetahuan yang sukses pertama kali dalam bidang matematika. Marvin Minsky dan Seymour Papert menerbitkan Perceptrons, yang mendemostrasikan batas jaringan syaraf sederhana dan Alain Colmerauer mengembangkan bahasa komputer Prolog. Ted Shortliffe mendemonstrasikan kekuatan sistem berbasis aturan untuk representasi pengetahuan dan inferensi dalam diagnosa dan terapi medis yang kadangkala disebut sebagai sistem pakar pertama. Hans Moravec mengembangkan kendaraan terkendali komputer pertama untuk mengatasi jalan berintang yang kusut secara mandiri.
Pada tahun 1980-an, jaringan syaraf digunakan secara meluas dengan algoritma perambatan balik, pertama kali diterangkan oleh Paul John Werbos pada 1974. Tahun 1990-an ditandai perolehan besar dalam berbagai bidang AI dan demonstrasi berbagai macam aplikasi. Lebih khusus Deep Blue, sebuah komputer permainan catur, mengalahkan Garry Kasparov dalam sebuah pertandingan 6 game yang terkenal pada tahun 1997. DARPA menyatakan bahwa biaya yang disimpan melalui penerapan metode AI untuk unit penjadwalan dalam Perang Teluk pertama telah mengganti seluruh investasi dalam penelitian AI sejak tahun 1950 pada pemerintah AS.
Tantangan Hebat DARPA, yang dimulai pada 2004 dan berlanjut hingga hari ini, adalah sebuah pacuan untuk hadiah $2 juta dimana kendaraan dikemudikan sendiri tanpa komunikasi dengan manusia, menggunakan GPS, komputer dan susunan sensor yang canggih, melintasi beberapa ratus mil daerah gurun yang menantang.
Filosofi
Filosofi kecerdasan buatan
Perdebatan tentang AI yang kuat dengan AI yang lemah masih menjadi topik hangat di antara filosof AI. Hal ini melibatkan filsafat pemikiran dan masalah pikiran-tubuh. Roger Penrose dalam bukunya The Emperor's New Mind dan John Searle dengan eksperimen pemikiran "ruang China" berargumen bahwa kesadaran sejati tidak dapat dicapai oleh sistem logis formal, sementara Douglas Hofstadter dalam Gödel, Escher, Bach dan Daniel Dennett dalam Consciousness Explained memperlihatkan dukungannya atas fungsionalisme. Dalam pendapat banyak pendukung AI yang kuat, kesadaran buatan dianggap sebagai urat suci (holy grail) kecerdasan buatan.


Fiksi sains
Dalam fiksi sains, AI umumnya dilukiskan sebagai kekuatan masa depan yang akan mencoba menggulingkan otoritas manusia seperti dalam HAL 9000, Skynet, Colossus and The Matrix atau sebagai penyerupaan manusia untuk memberikan layanan seperti C-3PO, Data, the Bicentennial Man, the Mechas dalam A.I. atau Sonny dalam I, Robot. Sifat dominasi dunia AI yang tak dapat dielakkan, kadang-kadang disebut "the Singularity", juga dibantah oleh beberapa penulis sains seperti Isaac Asimov, Vernor Vinge dan Kevin Warwick. Dalam pekerjaan seperti manga Ghost in the Shell-nya orang Jepang, keberadaan mesin cerdas mempersoalkan definisi hidup sebagai organisme lebih dari sekedar kategori entitas mandiri yang lebih luas, membangun konsep kecerdasan sistemik yang bergagasan. Lihat daftar komputer fiksional (list of fictional computers) dan daftar robot dan android fiksional (list of fictional robots and androids).
Seri televisi BBC Blake's 7 menonjolkan sejumlah komputer cerdas, termasuk Zen (Blake's 7), komputer kontrol pesawat bintang Liberator (Blake's 7); Orac, superkomputer lanjut tingkat tinggi dalam kotak perspex portabel yang mempunyai kemampuan memikirkan dan bahkan memprediksikan masa depan; dan Slave, komputer pada pesawat bintang Scorpio.


 
TUTORIAL BELAJAR LAN
26 Juni 2011   09:18:41
 
BELAJAR.. LAN (Lokal Area Network)


Local area network adalah hubungan satu komputer dengan komputer lain dalam suatu ruang atau gedung tertentu. Dengan Local area network maka kita dapat berbagipakai sumber daya komputer antara seorang user dengan user lain. Selain itu dapat juga untuk sharing (berbagi pakai) dokumen pekerjaan dengan user lain. Kita dapat membuka file atau dokumen tanpa harus duduk didepan komputer dimana dokumen tersebut disimpan. Pendek kata dengan adanya local area network maka akan mempercepat proses pertukaran dokumen dan menaikkan kinerja suatu perusahaan.
Namun dengan adanya local area network ini juga membuka peluang untuk terjadinya penyimpangan-penyimpangan terhadap dokumen yang di share sehingga menimbulkan kerawaan terhadap dokumen-dokumen yang bersifat rahasia dibuka oleh user yang tidak berhak. Dalam rangka ini sistem windows telah menyediakan fasilitas dalam rangka untuk memproteksi data dan informasi tidak terjadi penyimpangan. Namun terjadi dan tidaknya penyimpangan akan kembali lagi kepada user maupun administrator bisakan dia bertanggungjawab terhadap pekerjaannya.

LOGIN KE JARINGAN
Login adalah proses yang dilakukan untuk masuk ke dalam jaringan komputer. Ada dua macam login yang pertama adalah Jika komputer baru pertama dihidupkan maka jendela yang pertama muncul adalah jendela login. Yang kedua adalah login untuk berganti user.
Langkah langkah login:
1.   Nyalakan komputer dan anda tunggu sampai jendela login yang pertama muncul.
2.   Klik pada login yang Guest.
3.   Tunggu sampai muncul jendela desktop. Jika sidah muncul maka proses login sudah berhasil.

MENGUBAH LOGIN
1.   Klik tombol start &#61664; logg off . maka akan muncul konfirmasi seperti berikut :
 
2.   jawablah dengan menekan tombol Log Off.
3.   Tunggulalh beberapa saat sampai muncul jendela daftar user.
4.   Klik pada login sesuai dengan nomor komputer masing-masing misalnya WS01, WS02, WS03 dan seterusnya.
5.   Ketik “bismillah” pada kotak dialog password.
6.   Anda tunggu beberapa saat sampai muncul jendela desktop. Jika sudah muncul maka proses login sudah berhasil. SELAMAT DAN SUKSES!!

MENJELAJAH JARINGAN
Untuk menjelajah jaringan komputer kita membutuhkan program dengan nama windows Explorer. Untuk membuka program tersebut ikuti langkah-langkah berikut ini:
1.   Klik tombol start &#61664; All Program &#61664; Accessories &#61664; Windows Explorer. Dalam sekejap maka akan muncul jendela Windows Explorer dihadapan anda.
 

2.   jendela windows Explorer terbagi menjadi dua yaitu jendela sebelah kiri menampilkan susunan hirarki folder dan bagian sebelah kanan menampilkan isi dari folder atau drive yang sedang aktif.
3.   Carilah dan klik folder my network places yang terdapat pada jendela sebelah kiri. Maka akan muncul daftar folder atau drive yang di share.
4.   Klik tanda plus yang terdapat di sebelah kiri pada entire network. Maka akan muncul sub folder dibawahnya yaitu Microsoft Windows Network.
5.   Klik tanda plus yang terdapat di sebelah kiri pada Microsoft Windows Network. Maka akan muncul domain atau group jaringan yang sedang aktif yaitu domain labkom_elrahmA dan domain server.
6.   Klik pada tanda plus yang terdapat di sebelah kiri pada domain labkom_elrahma. Maka akan muncul daftar komputer yang sedang aktif di jaringan misalnya ada ws01,ws02,ws03 dan seterusnya.
7.   klik tanda plus yang terdapat disebelah kiri pada ws (work station) yang ingin anda kunjungi. Ketika di klik maka anda akan melihat daftar folder yang di share. Dari folder-folder tersebut anda dapat melihat isinya.
 
gambar diatas adalah contoh dalam melakukan browsing (menjelajah) jaringan.

SHARING FILE DAN FOLDER
Agar data folder dan dokumen kita dapat diakses dari komputer lain maka kita harus melakukan sharing folder. Berikut ini adalah cara untuk melakukan sharing folder :
1.   Cari dan aktifkan folder yang akan kita share yang terdapat di drive d:\
2.   Klik menu File &#61664; Properties.
3.   klik pada tab sharing yang terdapat pada bagian atas kotak dialog. Maka akan muncul kotak dialog seperti berikut :
 
4.   klik pada check box share this folder on the network.
5.   Ketikkan nama share yang diinginkan pada share name yang terdapat dibawahnya.
6.   Aktifkan check box “Allow network user to change my files”

 

7.   Klik OK. Anda perhatikan maka folder yang dishare akan berganti icon menjadi “folder shared”.

MAPPING NETWORK DRIVE
Mapping network drive adalah suatu cara untuk membuat drvie maya yang bersumber dari komputer lain dalam jaringan. Misalnya anda lihat sekarang drive yang terdapat pada komputer anda adalah drive a:\, drive C:\, Drive D:\ dan Drive E:\. Kita akanmenambahkan drive maya yang baru dengan nama drive F:\. Kita dapat membuat lebih dari satu apping drive. Keuntubngan dari maping disini adalah kita akan lebih cepat untuk megakses suatu folder yang terdapat dalam jaringan dan folder kita akan dianggap sebagai drive pada komputer yang bersangkutan.
Berikut ini adalah cara untuk mapping drive :
8.   Cari dan aktifkan folder yang akan di mapping dalam jaringan. Misalnya folder file pendukung yang terdapat pada komputer ws02.
9.   Klik kanan pada folder tersebut lalu pilih menu Map network drive.... anda perhatikan maka akan muncul kotak dialog seperti berikut :
 
10.   klik pada combo box name untuk memberi nama drive. Misalnya F, G, H dan seterusnya.
11.   Klik tombol Finish.

MENONAKTIFKAN SHARED FOLDER
1.   Klik folder yang sudah di share pada komputer masing-masing
2.   Klik menu file &#61664; properties.
3.   Aktifkan tab sharing
4.   Hilangkan tanda centang pada kotak dialog share and security seperti berikut :
       &#61664;    
5.   klik tombol OK.

MENONAKTIFKAN MAPPING NETWORK DRIVE
1.   Cari dan aktifkan drive yang di mapping
2.   Klik kanan pada drive tersebtu lalu pilih menu disconect.

 
Dude Sebagai Monitor Dari Mikrotik
25 Juni 2011   10:24:24
 
The Dude Network monitor dari mikrotik

The Dude Network monitor adalah aplikasi baru dari mikrotik yang mana dapat menjadi sebuah jalan anda untuk mengatur lingkungan jaringan anda, the dude akan otomatis membaca dengan cepat semua alat/computer yang terhubung dalam jaringan dalam satu jaringan lokal, menggambar dari rancangan peta dari jaringan lokal anda, mengamati layanan dari alat atau komputer dan memberitahu jika ada masalah servis dari alat/komputer dalam jaringan lokal anda.

    Beberapa fitur yang tersedia dalam program the dude adalah :
1.   Dude bersifat gratis.
2.   Instalasi dan pemakaian mudah.
3.   Penemuan jaringan otomatis dan pengaturan tata letak jaringan.
4.   Mengizinkan anda untuk menyusun peta-peta sendiri dan menambahkan alat-alat sendiri.
5.   Dukungan untuk mengamati servis yang berjalan pada alat/komputer tersebut.

Uraian tersebut diatas adalah sedikit penjelasan tentang the dude network monitor dan beberapa fitur yang ada dalam the dude network monitor meskipun masih banyak lagi fasilitas yang di berikan oleh the dude, akan tetapi penulis akan mencoba memberikan sedikit tentang the dude network monitor yang sesuai dengan fitur yang ada.
The Dude bersifat gratis karena dapat di download di website milik mikrotik, pada saat artikel ini di buat penulis mendownload aplikasi the dude di alamat milik mikrotik yaitu  http://www.mikrotik.com/download.html.










Langkah-langkah instalasi aplikasi the dude
1.   Download aplikasi the dude dari official website mikrotik.
2.   Setelah proses download selesai, jalankan proses instalasi seperti pada gambar dibawah ini :
















 
3.   Setelah tampil seperti gambar diatas maka klik next, mka akan tampil seperti pada gambar dibawah ini :
 
4.   Klik tombol I Agree untuk melanjutkan proses instalasi, kemudian akan tampil seperti pada gambar dibawah ini :
 
5.   Pilih bahasa yang digunakan dalam bahasa penggunaan aplikasi, klik Next maka akan tampil seperti pada gambar dibawah ini :
 
6.   Setelah anda klik next kemudian pilih dimana aplikasi tersebut akan diinstal, kemudian klik install dan proses instalasi akan dimulai. Setelah proses instalasi berakhir maka akan muncul form seperti gambar dibawah ini :
 
7.   Proses instalasi the dude telah berakhir, jika anda ingin menjalankan the dude setelah proses instalasi maka pilih tanda centang pada Run The Dude. Klik Finish.
Kita telah menjalankan proses instalasi fitur yang kedua dari the dude network monitor. Mudah bukan (&huh;), selanjutnya kita akan menjalankan aplikasi dengan fitur ketiga dari the dude network monitor yaitu penemuan jaringan otomatis dan pengaturan tata letak jaringan.
Langkah-langkah untuk menemukan jaringan adalah sebagai berikut :
1.   Setelah kita menjalankan aplikasi maka akan muncul form seperti dibawah ini :
 
2.   Dapat kita lihat saat pertama kali kita menjalankan the dude, akan muncul sebuah form Device Discovery form inilah yang akan mencari sebuah alat/komputer pada jaringan yang terhubung dalam satu subnet yaitu 192.168.0.0/24. Range IP yang dicari adalah 192.168.0.1-192.168.0.255. pada form device discovery lita pilih fast agar kita dapat dengan cepat menemukan sebuah alat/komputer, hanya dengan scan by ping jadi servis yang akan discan hanyalah ping saja dari alat/komputer yang terhubung pada sebuah jaringan.
 
3.   kemudian pada tab services dapat kita lihat apa saja yang bias kita scan servisnya akan tetapi jika kita memakai fast scan maka kita hanya akan scan servis ping saja.
 
4.   Pada tab Device type dapat kita lihat alat/komputer apa saja yang akan discan diantaranya Bridge, FTP Server, Mikrotik Device, Mail Server dan lain-lain. Silakan di pelajari untuk yang lain. Klik discover untuk mulai pencarian alat/komputer.
5.   Setelah selesai pencarian alat/komputer maka akan muncul jaringan dalam satu subnet yang kita cari yaitu seperti pada gambar dibawah ini :
 
6.   Setelah proses pencarian selesai maka akan muncul seperti pada gambar diatas. Sebagai catatan jika komputer dalam sebuah jaringan firewall nya hidup dan icmp echo request nya tidak dihidupkan maka komputer tersebut tidak dapat discan oleh the dude. Pada gambar diatas dapat dilihat ada sebuah alat/komputer yang tergambar hanya dengan IP saja dan ada yang berupa nama komputer nya, hal tersebut dikarenakan Netbios dari komputer ada yang mati dan ada yang hidup.
Selesai sudah fitur untuk penemuan jaringan dalam satu subnet secara otomatis, sekarang kita mencoba belajar tentang bagaimana kita menambhakan alat/komputer dalam sebuah peta dalam sebuah jaringan komputer.
Langkah-langkah untuk menambahkan alat/komputer dalam sebuah jaringan adalah sebagai berikut :
1.   Tekan tombol plus merah seperti pada gambar berikut ini :
 
2.   dapat kita lihat pada gambar diatas tanda plus untuk menambahkan device, network, submap, static dan link yang akan coba saya jelaskan adalah device, network dan link. Device disini adalah alat/komputer yang akan digambar dalam peta jaringan tersebut. Network adalah banyak device yang terhubung dalam jaringan tersebut. Link adalah jalan menghubungkan antara device dengan network tersebut. Dari gambar diatas selanjutnya kita pilih device untuk menambhkan alat dalam jaringan tersebut. Setelah kita klik device maka akan muncul form seperti di bawah ini :
 
3.   Form diatas adalah form untuk menambahkan device misal seperti pada gambar tersebut kita menamabahkan device dengan spesifik IP 192.168.0.234. kita bisa memasukan username dan password jika device tersebut support akan telnet ataupun winbox. Biasanya ini kita gunakan hanya untuk komputer server yang menggunakan mikrotik ataupun komputer yang support telnet. Setelah kita memberikan IP pada device yang akan kita tambahkan klik Next hingga tampil seperti pada gambar dibawah ini :
   
4.   Pertama kali kita akan diberi daftar kosong, servis apa saja dari komputer tersebut yang akan kita scan. Untuk cara menambahkan servis kita klik tanda plus merah di pojok kiri atas form. Setelah kita klik maka akan tampil seperti gambar dibawah ini :
 
5.   Pada gambar diatas kita bisa gunakan servis ping dari komputer tersebut, kita pilih probenya adalah ping jadi kita akan cek komputernya dengan servis ping saja. Probe Interval, Probe Timeout dan Probe Down Count nya kita pilih default saja. Kemudian klik Ok, makan akan muncul device yang telah kita buat sendiri, seperti pada gambar dibawah ini :
 
6.   Setelah kita menambahkan device baru kita bisa menambahkan link yang menghubungkan antara device dengan network. Kita kembali ke langkah pertama dengan menekan tombol plus merah pada pojok kanan atas, kemudian pilih link. Kita sambungkan antara device dengan network. Akan tampil seperti pada gambar dibawah ini :
 
7.   setelah kita menambahkan link antara device yang baru kita buat dengan network maka akan muncul form seperti dibawah ini :
 
8.   Kita pilih mastering typenya adalah simple dan typenya adalah some link (artinya sembarang type dari koneksinya karena kita bisa pilih disitu jika card lan support gigabyte fast ethernet maka bisa kita bilih gigabyte fast ethernet).
Nah selesai sudah untuk pembuatan device dan pembuatan link yang baru sekarang kita bisa mengamati jaringan kita dengan menggunakan the dude. Sekarang untuk yang terakhir yaitu mengamati jaringan coba kita lihat gambar dibawah ini :
 
Pada gambar diatas pada Router P Dinda dapat kita lihat berwarna merah karena servis dari router tersebut mati dan servis yang mati tersebut adalah servis ping, maka dapat dipastikan bahwa router tersebut telah mati atau ada masalha pada jaringan yang menuju ke Router P Dinda. Jika kita lihat properties dari Router P Dinda maka akan muncul form seperti dibawah ini :
 
Dapat kita lihat properties dari Router P Dinda servis yang ditunjukan down. Seharusnya jika servis tersebut dalam keadaan hidup maka servis tersebut berubah warna menjadi hijau. Nah mudah bukan (&huh;)
Selesai sudah pengetahuan awal penggunaan aplikasi the dude network monitor dari mikrotik. Masih banyak lagi yang bisa kita pelajari dari the dude ini dan kita bisa mengaplikasikan untuk memantau dan mengamati jaringan server di lingkungan kita.
Sebagai penutup penulis memohon jika ada saran-saran yang membangun bagi penulis. Terima Kasih dan selamat mencoba.
 

 
Pengenalan Ilmu Jaringan Komputer
24 Juni 2011   19:20:26
 
Pengenalan jaringan

Jaringan / network adalah suatu mekanisme yang memungkinkan berbagai komputer terhubung dan para penggunanya dapat berkomunikasi dan share resources satu sama. Informasi dan data bergerak melalui media transmisi jaringan sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer untuk saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware / software yang terhubung dengan jaringan.
Saat ini kita mengenal beberapa jenis jaringan pada umumnya yatu jaringan data dan internet.
Jaringan data adalah sebuah jaringan yang memungkinkan komputer-komputer yang ada saling bertukar data. Contoh yang paling sederhana adalah dari jaringan data adalah dua buah PC terhubung melalui sebuah kabel. Akan tetapi rata-rata jaringan data menghubungkan banyak alat.
Jaringan internet adalah sekumpulan jaringan-jaringan yang saling terhubung oleh alat jaringan dan akan menjadikan jaringan-jaringan tersebut sebagai satu jaringan yang besar. Public Internet adalah contoh yang paling mudah dikenali sebagai jaringan tunggal yang menghubungkan jutaan komputer.

Arsitektur Jaringan
Ada 3 jenis arsitektur jaringan data :
1.   LAN (Local Area Network)
Jaringan ini beroperasi dalam area yang jaraknya terbatas(kurang dari 10 kilometer).Biasanya jaringan ini bersifat tertutup karena hanya digunakan oleh sekumpulan orang dan memberikan akses bandwith yang tinggi dalam lingkup kelompok yang menggunakannya.Alat yang biasa digunakan adalah Switch dan Hub.

2.   WAN (Wide Area Network)
Jaringan ini beroperasi dalam area yang lebih luas dari LAN.Biasanya jaringan WAN berfungsi untuk menghubungkan LAN yang berada terpisah secara geografis. Biasanya digunakan juga untuk fulltime/partime connectivity antar daerah dan juga untuk public services seperti email. Alat yang biasa digunakan di jaringan ini adalah Router.

3.   MAN (Metropolitan Area Network )
Jaringan ini beroperasi dalam area yang lebih luas secara geografis.Biasanya menghubungkan jaringan WAN yang terpisah sehingga memungkinkan untuk terjadinya pertukaran informasi dan sharing data dan devices. Alat yang digunakan adala kumpulan dari Router dan Gateway.

Jaringan nirkabel adalah jaringan yang memungkinkan setiap user untuk saling bertukar informasi tanpa harus terhubung dengan kabel pada umumnya(UTP ) sehingga memudahkan user untuk berpindah-pindah lokasi selama jaringan nirkabel tersebut dapat terhubung.

Tipe dari Jaringan Nirkabel

Sama halnya seperti jaringan yang berbasis kabel, maka jaringan nirkabel dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa tipe yang berbeda berdasarkan pada jarak dimana data dapat ditransmisikan.

a.   Wireless Wide Area Networks (WWANs)
      Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel melalui jaringan publik maupun privat. Koneksi ini dapat dibuat mencakup suatu daerah yang sangat luas, seperti kota atau negara, melalui penggunaan beberapa antena atau juga sistem satelit yang diselenggarakan oleh penyelenggara jasa telekomunikasinya. Teknologi WWAN saat ini dikenal dengan sistem 2G (second generation). Inti dari sistem 2G ini termasuk di dalamnya Global System for Mobile Communications (GSM), Cellular Digital Packet Data (CDPD) dan juga Code Division Multiple Access (CDMA). Berbagai usaha sedang dilakukan untuk transisi dari 2G ke teknologi 3G (third generation) yang akan segera menjadi standar global dan memiliki fitur roaming yang global juga. ITU juga secara aktif dalam mempromosikan pembuatan standar global bagi teknologi 3G.

b.   Wireless Metropolitan Area Networks (WMANs)
      Teknologi WMAN memungkinkan pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa lokasi di dalam suatu area metropolitan (contohnya, antara gedung yang berbeda-beda dalam suatu kota atau pada kampus universitas), dan ini bisa dicapai tanpa biaya fiber optic atau kabel tembaga yang terkadang sangat mahal. Sebagai tambahan, WMAN dapat bertindak sebagai backup bagi jaringan yang berbasis kabel dan dia akan aktif ketika jaringan yang berbasis kabel tadi mengalami gangguan. WMAN menggunakan gelombang radio atau cahaya infrared untuk mentransmisikan data. Jaringan akses nirkabel broadband, yang memberikan pengguna dengan akses berkecepatan tinggi, merupakan hal yang banyak diminati saat ini. Meskipun ada beberapa teknologi yang berbeda, seperti multichannel multipoint distribution service (MMDS) dan local multipoint distribution services (LMDS) digunakan saat ini, tetapi kelompok kerja IEEE 802.16 untuk standar akses nirkabel broadband masih terus membuat spesifikasi bagi teknologi-teknologi tersebut.

c.   Wireless Local Area Networks (WLANs)
      Teknologi WLAN membolehkan pengguna untuk membangun jaringan nirkabel dalam suatu area yang sifatnya lokal (contohnya, dalam lingkungan gedung kantor, gedung kampus atau pada area publik, seperti bandara atau kafe). WLAN dapat digunakan pada kantor sementara atau yang mana instalasi kabel permanen tidak diperbolehkan. Atau WLAN terkadang dibangun sebagai suplemen bagi LAN yang sudah ada, sehingga pengguna dapat bekerja pada berbagai lokasi yang berbeda dalam lingkungan gedung. WLAN dapat dioperasikan dengan dua cara. Dalam infrastruktur WLAN, stasiun wireless (peranti dengan network card radio atau eksternal modem) terhubung ke access point nirkabel yang berfungsi sebagai bridge antara stasiun-stasiun dan network backbone yang ada saat itu. Dalam lingkungan WLAN yang sifatnya peer-to-peer (ad hoc), beberapa pengguna dalam area yang terbatas, seperti ruang rapat, dapat membentuk suatu jaringan sementara tanpa menggunakan access point, jika mereka tidak memerlukan akses ke sumber daya jaringan.Pada tahun 1997, IEEE meng-approve standar 802.11 untuk WLAN, yang mana menspesifikasikan suatu data transfer rate 1 sampai 2 megabits per second (Mbps). Di bawah 802.11b, yang mana menjadi standar baru yang dominan saat ini, data ditransfer pada kecepatan maksimum 11 Mbps melalui frekuensi 2.4 gigahertz (GHz). Standar yang lebih baru lainnya adalah 802.11a, yang mana menspesifikasikan data transfer pada kecepatan maksimum 54 Mbps melalui frekuensi 5 GHz.

d.   Wireless Personal Area Networks (WPANs)
      Teknologi WPAN membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan nirkabel (ad hoc) bagi peranti sederhana, seperti PDA, telepon seluler atau laptop. Ini bisa digunakan dalam ruang operasi personal (personal operating space atau POS). Sebuah POS adalah suatu ruang yang ada disekitar orang, dan bisa mencapai jarak sekitar 10 meter. Saat ini, dua teknologi kunci dari WPAN ini adalah Bluetooth dan cahaya infra merah. Bluetooth merupakan teknologi pengganti kabel yang menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan data sampai dengan jarak sekitar 30 feet. Data Bluetooth dapat ditransmisikan melewati tembok, saku ataupun tas. Teknologi Bluetooth ini digerakkan oleh suatu badan yang bernama Bluetooth Special Interest Group (SIG), yang mana mempublikasikan spesifikasi Bluetooth versi 1.0 pada tahun 1999. Cara alternatif lainnya, untuk menghubungkan peranti dalam jarak sangat dekat (1 meter atau kurang), maka user bisa menggunakan cahaya infra merah.Untuk menstandarisasi pembangunan dari teknologi WPAN, IEEE telah membangun kelompok kerja 802.15 bagi WPAN. Kelompok kerja ini membuat standar WPAN, yang berbasis pada spesifikasi Bluetooth versi 1.0. Tujuan utama dari standarisasi ini adalah untuk mengurangi kompleksitas, konsumsi daya yang rendah, interoperabilitas dan bisa hidup berdampingan dengan jaringan 802.11.

Jaringan Komputer Nirkabel memberikan fleksibilitas dalam instalasi dan konfigurasi dan kebebasan berhubungan dengan mobilitas jaringan, berikut adalah hal yang harus dipertimbangkan dalam menjalankan sistem Jaringan
Komputer Nirkabel :

1.   Jangkauan dan Liputan
Jangkauan komunikasi Radio Frequency (RF) dan Infrared (IR) merupakan sebuah fungsi dari desain produk (termasuk kekuatan transmit dan desain receiver) dan bentuk perambatan, terutama dalam lingkungan ruang tertutup. Interaksi terhadap objek bangunan, termasuk tembok, logam dan bahkan manusia, dapat mempengaruhi energi perambatan, untuk itulah pertimbangan jangkauan dan liputan perlu dipertimbangkan.
Benda-benda padat menghentikan signal infrared, yang mengakibatkan keterbatasan. Kebanyakan sistem Jaringan Komputer Nirkabel menggunakan Radio Frequency (RF) karena gelombang radio dapat melewati beberapa jenis ruangan dan hambatan lain.
Jangkauan (atau radius liputan) untuk sistem Jaringan Komputer Nirkabel tipikal bervariasi mulai dari di bawah 100 kaki sampai lebih dari 300 kaki. Jangkauan dapat diperluas, dan kebebasan bergerak via roaming, dapat dilakukan menggunakan microcells.

2.   Throughput
Seperti halnya dengan sistem Jaringan Komputer Berkabel , throughput yang sebenarnya dalam Jaringan Komputer Nirkabel tergantung pada produk dan jenis set-up. Faktor-faktor yang mempengaruhi throughput termasuk jumlah pengguna, faktor-faktor yang mempengaruhi perambatan misalnya jarak dan multipath, tipe Jaringan Komputer Nirkabel yang digunakan, seperti latency dan bottleneck pada bagian Jaringan Komputer Berkabel.

Rate data untuk kebanyakan Jaringan Komputer Nirkabel komersial adalah sekitar 1.6Mbps. Para pengguna topologi Ethernet tradisional atau Token Ring biasanya merasakan sedikit perbedaan ketika menggunakan Jaringan Komputer Nirkabel.
Jaringan Komputer Nirkabel menyediakan throughput yang cukup untuk kebanyakan aplikasi Jaringan Komputer kantoran, termasuk pertukaran electronic mail (E-Mail), akses ke peralatan bersama mis printer, akses internet, dan akses untuk database dan aplikasi multi-user. Sebagai perbandingan, jika sebuah modem terbaru dengan teknologi V.90 mengirim dan menerima data pada data rate 56.6 Kbps, maka dalam hal throughput sebuah Jaringan Komputer Nirkabel beroperasi pada 1.6Mbps artinya hampir tigapuluh kali lebih cepat.

3.   Integritas dan Reliabilitas
Teknologi nirkabel telah diuji selama lebih dari limapuluh tahun dalam aplikasi nirkabel di dunia komersial dan militer. Walaupun interferensi radio dapat mengakibatkan degradasi dalam hal throughput, gangguan semacam itu sangat jarang terjadi dalam ruang kantor.
Desain yang bagus dari produsen alat teknologi Jaringan Komputer Nirkabel yang telah terbukti dan aturan batas jarak signal menghasilkan koneksi yang lebih bagus daripada koneksi telpon selular dan memberikan integritas data yang performanya sama atau bahkan lebih bagus daripada Jaringan Berkabel.

4.   Kompatibilitas dengan Jaringan yang Telah Ada
Kebanyakan Jaringan Komputer Nirkabel telah disiapkan untuk memenuhi standar industri interkoneksi dengan Jaringan Berkabel seperti Ethernet atau Token Ring serta didukung oleh sistem operasi jaringan sama halnya dengan Jaringan Komputer Berkabel melalui penggunaan driver yang tepat. Setelah terinstal, maka jaringan akan menganggap komputer nirkabel sama seperti komponen jaringan yang lain.

5.   Interoperabilitas Perangkat Jaringan Nirkabel

Calon pengguna harus menyadari bahwa perangkat sistem Jaringan Komputer Nirkabel dari beberapa produsen mungkin tidak saling interoperable (tidak kompatibel), untuk tiga alasan berikut ini .

 Pertama, teknologi yang berbeda tidak saling mendukung. Sebuah sistem yang berbasis teknologi spread spectrum frequency hopping (FHSS) tidak akan berkomunikasi dengan sistem lain yang berbasis teknologi spread spectrum direct sequence (DSSS).

Kedua, sistem yang menggunakan band frekuensi yang berbeda tidak akan saling berkomunikasi walaupun keduanya menggunakan teknologi yang sama. Ketiga, sistem dari produsen yang berbeda kemungkinan tidak akan berhubungan walaupun keduanya menggunakan teknologi yang sama dan band frekwensi yang sama, sehubungan dengan perbedaan implementasi (teknologi) pada setiap produsen.

6.   Interferensi dan Ko-eksistensi

Dengan tidak adanya aturan lisensi frekwensi pada produk-produk perangkat Jaringan Komputer Nirkabel, berarti produk lain yang memancarkan energi dalam spektrum frekwensi yang sama secara potensial dapat mengakibatkan interferensi terhadap sistem komputer nirkabel. Sebagai contoh adalah oven microwave, tapi sebagian besar produsen perangkat Jaringan Komputer Nirkabel telah mendesain produk mereka dengan memperhitungkan interferensi oven microwave.

Hal lain yang patut dipertimbangkan adalah penggunaan beberapa merek perangkat Jaringan Komputer Nirkabel dari produsen yang berbeda-beda. Sementara produk dari beberapa produsen menginterferensi merek lain, beberapa produk tidak saling interferensi.

7.   Izin Penggunaan Frekuensi

Di Amerika Serikat, Federal Communications Commissions (FCC) mengatur penggunaan transmisi radio, termasuk yang digunakan dalam Jaringan Komputer Nirkabel. Negara lain juga memiliki lembaga yang mengatur hal tersebut.

Perangkat Jaringan Komputer Nirkabel secara tipikal didesain untuk beroperasi pada bagian spektrum radio di mana FCC tidak mensyaratkan end-user untuk membayar izin penggunaan gelombang radio. Di Amerika Serikat, umumnya Jaringan Komputer Nirkabel menggunakan frekwensi pada salah satu gelombang ISM (Instrumentation, Scientific, and Medical). Ini termasuk 902-928 MHz, 2.4-2.483 GHz, 5.15-5.35 GHz, dan 5.725-5.875 GHz.

Agar dapat menjual perangkat Jaringan Komputer Nirkabel di suatu negara, produsen harus memperoleh sertifikasi dari lembaga terkait dinegara yang dimaksud.
8.   Kemudahan dalam Penggunaan

Pengguna hanya perlu mendapat sedikit informasi baru untuk dapat segera menggunakan Jaringan Komputer Nirkabel. Karena tipikal Jaringan Komputer Nirkabel yang kompatibel dengan Network Operating System, maka aplikasi-aplikasi akan berfungsi sama dengan ketika menggunakan Jaringan Komputer Berkabel.

Selain itu sistem Jaringan Komputer Nirkabel juga menggabungkan beberapa alat diagnostik untuk mengetahui masalah yang mungkin timbul dengan elemen-elemen sistem nirkabel; namun bagaimanapun juga, sistem telah dirancang agar kebanyakan pengguna tidak perlu sampai menggunakan alat diagnostik tersebut.

Jaringan Komputer Nirkabel menyederhanakan banyak aturan-aturan dalam hal instalasi dan konfigurasi yang memusingkan para manajer jaringan. Karena hanya Titik Akses (transceiver) yang membutuhkan kabel, maka para manajer jaringan dibebaskan dari urusan menarik kabel.

Dengan sedikitnya kabel yang digunakan maka sangat mudah untuk memindahkan, menambah dan mengubah konfigurasi dalam jaringan. Terakhir, sifat portable (mudah dipindahkan) dari Jaringan Komputer Nirkabel, memberikan keleluasaan bagi manajer jaringan untuk melakukan pra-konfigurasi dan memperbaiki seluruh jaringan sebelum memasang pada lokasi yang terpisah.

Setelah terkonfigurasi, Jaringan Komputer Nirkabel dapat dipindahkan ke tempat lain hanya dengan sedikit modifikasi atau tanpa modifikasi sama sekali.

9.   Keamanan

Karena teknologi nirkabel berasal dari aplikasi militer, maka faktor keamanan sejak lama merupakan kriteria terutama dalam perangkat nirkabel. Standar keamanan secara tipikal merupakan bagian daripada Jaringan Komputer Nirkabel, membuatnya menjadi lebih aman daripada kebanyakan Jaringan Komputer Berkabel.

Sangat sulit bagi orang luar untuk menyadap lalulintas Jaringan Komputer Nirkabel. Teknik enksripsi yang kompleks membuat hal tersebut sangat sulit dimungkinkan, sehingga yang perlu diawasi adalah penggunaan akses ke jaringan.

 Secara umum, sebuah klien harus dibuat seaman mungkin sebelum diizinkan ikut serta dalam sebuah Jaringan Komputer Nirkabel.

10.   Biaya

Implementasi sebuah Jaringan Komputer Nirkabel melibatkan biaya infrastruktur pada titik-titik akses nirkabel dan biaya pengguna untuk setiap kartu adapter nirkabel.

Biaya infrastruktur utamanya tergantung pada jumlah Titik Akses yang dipasang; harga sebuah Titi k Akses berkisar US$ 1,000 sampai $ 2,000. Jumlah Titik Akses secara tipikal tergantung pada wilayah jangkauan yang ingin diliput dan atau jumlah atau tipe pengguna yang ingin dilayani. Wilayah liputan proporsional dengan jangkauan produk. Kartu adapter Jaringan Komputer Nirkabel dibutuhkan untuk platform standar komputer, harganya berkisar US$ 300 sampai dengan US$ 1,000.

Biaya pemasangan dan pemeliharaan sebuah Jaringan Komputer Nirkabel umumnya lebih murah daripada biaya pemasangan dan pemeliharaan Jaringan Komputer Berkabel, dengan dua alasan.
Pertama, sebuah Jaringan Komputer Nirkabel menghilangkan biaya kabel dan ongkos kerja memasang dan memperbaikinya. Kedua, karena Jaringan Komputer Nirkabel memudahkan pemindahan, penambahan dan perubahan, maka mengurangi biaya tidak langsung user-downtime dan biaya overhead administratif.

11.   Skalabilitas

Jaringan Komputer Nirkabel dapat dirancang menjadi sangat mudah atau sangat rumit. Jaringan Komputer Nirkabel dapat mendukung banyak klien dan atau wilayah liputan dengan menambah Titik Akses (transceiver) untuk memperkuat atau memperluas liputan.

12.   Pengaruh Terhadap Kesehatan
Radiasi yang dihasilkan dari Jaringan Komputer Nirkabel sangat rendah, lebih kecil daripada yang dihasilkan telepon selular. Karena gelombang radio memudar dengan cepat, maka radiasi yang terkirim hanya sebagian kecil yang menerpa orang-orang yang bekerja dalam sistem Jaringan Komputer Nirkabel.

Kesimpulan

Fleksibilitas dan mobilitas membuat Jaringan Komputer Nirkabel sebagai pelengkap yang efektif dan alternatif menarik dibandingkan Jaringan Komputer Berkabel. Jaringan Komputer Nirkabel menyediakan semua fungsi yang dimiliki oleh Jaringan Komputer Berkabel, tanpa perlu terhubung secara fisik.

Konfigurasi Jaringan Komputer Nirkabel mulai dari topologi yang sederhana peer-to-peer sampai dengan jaringan yang kompleks menawarkan konektivitas distribusi data dan roaming. Selain menawarkan mobilitas untuk pengguna dalam lingkungan yang dicakup oleh jaringan, juga memungkinkan jaringan portable, memungkinkan jaringan untuk berpindah dengan pengetahuan penggunanya.

 
PENGAMATAN JARINGAN WINDOWS LAMA (2000)
9 Juni 2011   14:58:03
 
INSTALASI DAN PENGAMATAN JARINGAN
WINDOWS 2000

I. PERSIAPAN
1.   Komputer
Spesifikasi komputer disesuaikan dengan besar-kecilnya jaringan komputer yang akan dibangun. Untuk jaringan dengan tipe client-server, maka spesifikasi komputer untuk server harus lebih baik daripada spesifikasi komputer untuk client.
Praktik : siapkan dua buah komputer untuk satu grup pengamatan.

2.   NIC (Network Interface Card)
Sebuah komputer terhubung dengan jaringan melalui sebuah network interface card. Beberapa NIC dapat dipasang dalam sebuah komputer melalui expansion slot dalam komputer tersebut. Jenis NIC diantaranya Standard Ethernet (10Mbps) dan Fast Ethernet (100Mbps).
Praktik : pasang NIC ke dalam slot PCI pada komputer

3.   Hub
Hub berfungsi untuk menggabungkan sekelompok komputer di sebuah sentral melalui kabel dan NIC. Jaringan yang besar bisa menggunakan beberapa hub dengan teknik backbone, cascade, stack, bridge. Jenis hub diantaranya Standar Ethernet (10Mbps) dan Fast Ethernet (100Mbps).
Praktik : persiapkan dua buah hub.
4.   Kabel
Twisted Pair
&#61692;   Sepasang kabel yang di-twist satu sama lain dimaksudkan untuk mengurangi interferensi listrik.
&#61692;   Dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel
&#61692;   Jenis kabel twisted pair :
&#61607;   UTP (Unshielded Twisted Pair)
&#61607;   STP (Shielded Twisted Pair)
&#61692;   Menangani satu channel data, koneksinya menggunakan konektor RJ11 atau RJ45

Praktik : persiapkan 1 kabel straight standar dan 1 kabel cross standar dengan konektor RJ-45, susunan pasangan warna sesuai standar (lih. gb.). Persiapkan 1 kabel straight / cross modifikasi dengan pasangan warna yang tidak sesuai.

5. Model
5.1   Peer to Peer
Model peer to peer memungkinkan seorang user membagi sumber daya yang ada di komputernya baik itu file data, printer dsb. dan mengakses sumber daya yang terdapat pada komputer lain. Model ini tidak mempunyai sebuah file server atau sumber daya yang terpusat. Dalam model jaringan peer to peer ini, seluruh komputer mempunyai status yang sama untuk memakai sumber daya yang tersedia di jaringan. Model ini di desain untuk jaringan berskala kecil dan menengah.. AppleShare dan Windows for Workgroups adalah salah satu contoh dari sistem operasi jaringan model peer to peer

Keuntungan Model jaringan Peer to Peer :
-   Tidak terlalu mahal, karena tidak membutuhkan dedicated server .
-   Mudah dalam instalasi programnya, hanya tinggal mengatur untuk operasi model peer to peer.

Kekurangan Model jaringan Peer to Peer :
-   Tidak terpusat, terutama untuk penyimpanan data dan aplikasi
-   Tidak aman, karena tidak menyediakan fasilitas untuk itu.


5.2   Client - Server
Sistem operasi jaringan Client Server memungkinkan jaringan untuk memusatkan fungsi kontrol dan aplikasi pada dedicated file server. File server menjadi jantung dari keseluruhan sistem yang memungkinkan pengaturan akses sumber daya dan menyediakan keamanan. Client dapat mengambil sumber daya yang ada pada file server atas hak yang diberikan kepadanya. Sistem operasi jaringan ini, menyediakan mekaninsme untuk mengintegarsikan seluruh komponen yang ada di jaringan dan memungkinkan banyak pengguna secara bersama-sama memakai sumberdaya pada file server. Linux, Novel Netware, dan Windows NT, Windows 2000 Server adalah salah satu contoh model sistem operasi jaringan Client-server

Keuntungan Model jaringan Client Sever :
-   Terpusat
-   Sumber daya dan keamanan data terkontrol
-   Skalabilitas
-   Fleksibel - Teknologi baru dengan mudah terintegerasi kedalam sistem
-   Keseluruhan komponen (client/network/server) dapat bekerja bersama

Kekurangan Model jaringan Client Sever :
-   Membutuhkan investasi untuk dedicated server
-   Jaringan besar membutuhkan seorang staf untuk mengatur agar sistem berjalan secara efisien
-   Ketika server jatuh, mengakibatkan keseluruhan operasi pada network akan jatuh pula

Praktik : Persiapkan untuk model Peer to Peer dan Client – Server




II. INSTALASI WINDOWS 2000 ADVANCE SERVER
1.   Instalasi hardware
2.   [Partisi – format harddisk C]
3.   Instalasi dari CD Windows 2000 Advance Server
&#61656;   Convert to : FAT ke NTFS
&#61656;   Restart
&#61656;   Detect devices
&#61656;   Company /Org.name
&#61656;   Computer name
&#61656;   Setup component
&#61656;   Computer domain (Domainx)
&#61656;   LAN properties :    NIC,
&#61656;   Connection (TCP/IP : IP 192.168.21.xx,
&#61656;   subnet 255.255.255.0)
&#61656;   Performing final task
&#61656;   Restart
&#61656;   Membangun Active Directory : menu Administrative Tools (domain controller, tree, forest, nama domain dan netBios, lokasi basis data & log, instalasi DNS, kompatibilitas)
&#61656;   Restart

III. ADMINISTRASI USER DAN GROUP
1. User Account
•   Untuk dapat logon ke suatu komputer yang menggunakan sistem operasi Windows NT atau Windows 2000, baik secara lokal maupun ke domain, pemakai harus memiliki user account dan password. User account adalah suatu sarana yang digunakan oleh Windows 2000 untuk mengatur akses ke sumber daya (resource) suatu komputer atau domain pada sebuah jaringan komputer. Ada dua tipe account pemakai :


&#61695;   User Account Lokal
Adalah user account yang dapat digunakan untuk logon ke suatu komputer dengan akses terbatas pada sumber daya pada komputer itu saja. Pada saat instalasi Windows 2000, secara otomatis dibuat sejumlah  user account lokal standar (built in local user), yaitu :

•   Administrator, berguna untuk mengatur konfigurasi sistem operasi Windows 2000 serta mengatur fungsi-fungsi administrasi lainnya. Memiliki ijin penuh (full control) pada semua sumber daya (resource) komputer lokal. Tidak dapat dihapus atau dinonaktifkan, tetapi dapat diubah namanya (rename).
•   Guest, digunakan oleh pemakai sebelum memiliki account sendiri. Hanya memiliki ijin-ijin yang sangat terbatas untuk akses ke sumber daya yang ada di komputer.

Cara untuk membuat user account lokal yaitu dengan membuka Administrative Tools &#61664; Computer Management. Kemudian klik ganda submenu “Local User and Group” pada menu System Tools sehingga kotak dialog Local User and Group Wizard tampil. Pada console tree klik User, kemudian klik kanan mouse atau klik Action &#61664; New User sehingga muncul kotak dialogseperti gambar disamping. Ketik informasi yang diperlukan dan pilih jenis setting yang diinginkan :
•   User must change password (pemakai harus mengubah password pada logon berikutnya)
•   User cannot change password (pemakai tidak dapat mengubah password)
•   Passoword never expired (password tidak mempunyai batas waktu)
•   Account is disabled (account dinonaktifkan)
Untuk membuat account berikutnya, klik Create dan jika selesai klik Close.



&#61695;   User Account Domain
User account domain mengijinkan seorang pemakai untuk logon ke suatu domain dan mempunyai ijin akses ke sumber daya yang berada pada jaringan dibawah naungan domain tersebut, bergantung pada ijin-ijin (permission) yang diberikan kepada user account domain tersebut.User account ini dibuat melalui Administrative Tools &#61664; Active Directory Users and Computers. Pada jendela Active Directory Users and Computers, klik kanan directory User atau klik Action &#61664; New &#61664; User, kemudian akan tampil kotak dialog  seperti di samping. Masukkan informasi yang diminta. Perhatikan bahwa nama logon ditambah dengan @JHHOME.COM yang merupakan nama domain yang dipakai. Kemudian klik Next sehingga muncul kotak dialog untuk password. Ketikkan passwordnya, kemudian pilih setting seperti yang tersedia pada user account lokal. Kemudian klik Next &#61664; Finish, user account telah dibuat dan dapat dilihat pada daftar Active Directory Users and Computers.

2. Group
Group merupakan kumpulan dari sejumlah user account yang memiliki ijin dan kepentingan yang sama. Dengan group, user yang bekerja pada satu departemen yang sama dapat dimasukkan ke dalam group yang sama. Group juga terdiri dari dua jenis :
&#61695;   Group Lokal
Seperti juga user account yang memiliki built-in local user account, group lokal juga mempunyai built-in local group yang dibuat secara otomatis pada saat instalasi Windows 2000, yaitu :
•   Administrators, anggota group ini memiliki ijin lengkap (full control) dan tak terbatas untuk akses ke komputer.
•   Backup Operators, anggota group ini dapat menggunakan fasilitas backup dan restore Windows 2000.
•   Guests, untuk tamu yang perlu logon hanya sekali waktu saja.
•   Powers Users, anggota group ini dapat membuat user account lokal pada komputer.
•   Replicator, anggota group ini dapat mengatur replikasi file.
•   Users, untuk pemakai biasa.

Cara membuat group baru mirip seperti membuat user account lokal baru, yaitu dengan membuka Administrative Tools &#61664; Computer Management. Kemudian klik ganda submenu “Local User and Group” pada menu System Tools sehingga kotak dialog Local User and Group Wizard tampil. Pada console tree klik Group, kemudian klik kanan mouse atau klik Action &#61664; New Group sehingga muncul kotak dialog seperti gambar disamping. Masukkan nama group dan keterangan group. Kemudian gunakan tombol Add dan Remove untuk menambah atau mengurangi anggota group. Kemudian tekan Create.

&#61695;   Group Domain
Group domain juga mempunyai built-in group, yaitu :
•   Administrators, anggota group ini memiliki ijin lengkap (full control) dan tak terbatas untuk akses ke komputer/domain.
•   Account Operators, anggota group ini dapat membuat user account untuk domain.
•   Backup Operators, anggota group ini dapat menggunakan fasilitas backup dan restore Windows 2000.
•   Guests, untuk tamu yang perlu logon hanya sekali waktu saja.
•   Print Operators, anggota group ini dapat mengatur print device.
•   Replicator, anggota group ini dapat mengatur replikasi direktori.
•   Server Operators, anggota group ini dapat mengatur server.
•   Users, untuk pemakai biasa.

Cara membuat group baru mirip seperti membuat user account domain baru, yaitu melalui Administrative Tools &#61664; Active Directory Users and Computers. Pada jendela Active Directory Users and Computers, klik kanan directory User atau klik Action &#61664; New &#61664; Group, kemudian akan tampil kotak dialog  seperti disamping. Masukkan nama group dan juga nama group untuk pre-Windows 2000 jika ada.

Tipe group (Group Type):
•   Security Group : group yang dibuat untuk memberikan ijin-ijin akses ke sumber daya (resource). Berhubungan dengan keamanan.
•   Distribution : group yang dibuat untuk hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan keamanan (security).

Jangkauan Group (Group Scope)
•   Domain local : dapat menerima angota berupa group dari Windows NT atau Windows 2000 domain dan memberikan ijin akses ke sumber daya terbatas pada domain dimana group dibuat.
•   Global : hanya dapat menerima anggota berupa group lain dari domain dimana group dibuat dan memberikan ijin akses ke sumber daya pada domain apa saja pada domain tree atau forest yang sama.
•   Universal Group : dapat menerima anggota dari group yang berasal dari domain yang mana saja dan memberikan ijin akses ke sumber daya pada domain tree atau forest yang sama.

III. ADMINISTRASI FILE DAN FOLDER
3.1 Sharing
Cara membuat agar folder dapat dipakai bersama, klik kanan pada folder tersebut, misalnya folder bernama adcs. Kemudian klik Sharing, maka tab Sharing folder adcs akan tampil seperti gambar disamping. Pilih “Share this folder” dan berikan nama share-nya. Nama share yang akan dipakai boleh sama dengan nama folder, dapat juga anda diganti.

Kemudian klik tombol Permissions untuk mengatur ijin sharing. Pada waktu dibuat, semua pemakai (everyone) mempunyai ijin akses sebagai berikut :
•   Full Control (ijin penuh)
•   Change (ijin mengubah)
•   Read (ijin membaca)
Dengan menggunakan tombol Add atau Remove, pemakai tertentu dapat ditambah atau dihapus. Demikian pula pada setiap pemakai dapat diberikan ijin akses (allow) atau penolakan (deny).

3.2 File Offline
File offline adalah fasilitas untuk memberikan alternatif dimana pemakai dapat terus akses ke file-file yang disimpan didalam jaringan walaupun hubungan dengan jaringan telah terputus. Memakai metode caching, yaitu penyalinan file yang sedang dipakai ke hardisk komputer sehingga walaupun hubungan dengan jaringan telah terputus, pemakai tetap dapat menggunakan file tersebut. Tekan tombol Caching pada tab Sharing folder yang akan diakses secara offline. Kotak dialog Caching akan tampil seperti gambar disamping. Tandai kotak pilihan “Allow caching of files in this shared folder” untuk menerapkan file offline. Ada tiga metode caching yang dapat dipilih, yaitu :
•   Manual Caching for Documents : file-file yang akan dipakai offline harus ditentukan secara manual.
•   Automatic Caching for Documents : berfungsi secara otomatis untuk dokumen.
•   Automatic Caching for Programs : berfungsi secara otomatis untuk program.

Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan (enable) fasilitas file offline pada komputer pemakai, caranya :
1.   Klik kanan tombol Start, kemudian pilih Explorer sehingga jendela Windows Explorer akan tampil.
2.   Selanjutnya klik Tools &#61664; Folder Options untuk menampilkan kotak dialog Folder Options.
3.   Buka tab Offline files. Tandai kotak pilihan “Enable Offline Files”. Agar file yang dipakai offline akan sama isinya dengan file di jaringan, setelah hubungan dengan jaringan tersedia, harus diadakan proses sinkronisasi antara file offline dengan file asal di jaringan. Jika kotak pilihan “Synchronize all offline files before logoff” anda tandai, semua offline file akan disinronisasi sebelum pemakai logoff.


3.3 Ijin NTFS
Ijin NTFS adalah fasilitas yang diberikan oleh Sistem NTFS untuk mengatur ijin akses ke file dan folder yang menggunakan sistem file tersebut. Sistem file FAT dan FAT32 tidak memiliki fasilitas keamanan ini. Jika sistem file yang dipakai adalah NTFS, pada kotak dialog Sharing Folder akan tampil tab Security. NTFS mempunyai sejumlah ijin :
•   Read (membaca)
•   Write (menulis)
•   List of  folder content (daftar isi folder) hanya untuk ijin folder saja
•   Read & Execute (membaca dan mengeksekusi)
•   Modify (mengubah, menghapus, menulis, membaca dan mengeksekusi)
•   Full Control (memiliki semua ijin diatas, serta dapat mengubah ijin dan mengambil alih)
Tombol Add dan Remove digunakan untuk menambah atau menghapus nama pemakai atau group, beserta jenis-jenis ijin yang diberikan.

3.4 Kombinasi  Ijin Sharing dan Ijin NTFS
Windows 2000 mempunyai peraturan, jika ijin sharing dan ijin NTFS berbeda, maka kombinasi ijin untuk pemakai yang merupakan anggota group X mempunyai ijin yang paling terbatas (most restricted) antara ijin sharing dan ijin NTFS.
Contoh, User Ani pada group Keuangan mempunyai ijin sharing Read dan ijin NTFS Full Control pada folder Laporan. Karena ijin yang paling terbatas dari kombinasi adalah Read, maka user Ani hanya mempunyai ijin Read pada file Gaji yang berada dalam folder Laporan.

Kombinasi antar Ijin NTFS
Windows 2000 mempunyai peraturan, jika suatu folder mempunyai ijin NTFS yang berbeda untuk setiap group dimana seorang user adalah anggota dari beberapa group tersebut, maka ijin untuk user tersebut merupakan kombinasi ijin dari masing-masing group.

Contoh, misalnya user Ani merupakan anggota user group Keuangan yang memiliki ijin Full Control pada folder Laporan. Ani juga merupakan anggota user group Akuntan Keuangan yang memiliki ijin Read pada folder Laporan. Maka Ani akan memiliki kombinasi ijin Read dan Full Control pada folder Laporan.

3.5 Penyalinan dan Pemindahan File
Windows 2000 mempunyai peraturan, ijin yang akan dimiliki oleh file yang telah disalin, akan mewarisi ijin yang dimiliki oleh folder yang dituju. Peraturan lainnya, jika suatu file yang berada pada folder NTFS dipindah ke folder NTFS lain pada partisi hardisk (volume) yang sama, file yang dipindah tersebut akan tetap mempertahankan ijin asal yang dimilikinya. Namun jika file tersebut dipindahkan ke folder NTFS lain yang berada pada partisi hardisk (volume) yang berbeda, file tersebut akan mewarisi ijin folder yang dituju.
 

 
Sistem Administrator Jaringan
9 Juni 2011   14:31:04
 
Jika kita adalah seorang administrator jaringan, tentu tidak asing lagi mendengar Wireless Network. Ada beberapa tips yang mungkin bisa menjadi pedoman untuk memaksimal Jaringan Wireless kita.
(1) Posisikan wireless router (atau wireless access point) di tengah lokasi
Seharusnya kita meletakan wireless router pada tengah-tengah area atau ruangan yang ingin kita jangkau. Jika tidak memungkinkan, berarti kita harus meletakkannya di area yang terbuka, nantinya kita akan menambah peralatan lain untuk menguatkan sinyal dari wireless router.
(2) Jauhkan Wireless router dari bahan yang mengandung metal dan tinggikan dari lantai atau dinding.
(3) Gunakan Antena Wireless yang tepat.
Gunakanlah antena bawaan dari perangkat tersebut. Karena antena default dari wireless router sudah di design omni-directional, artinya sinyal dipancarkan ke segala arah.
(4) Tukar wireless network adapter pada Komputer.
Prinsip Wireless network signals yang baik adalah dapat mengirim dan menerima sinyal ke komputer dan sebaliknya. Kadang perangkat wireless di Komputer kita tidak melakukan hal ini dengan baik, karena mungkin menggunakan tipe Hi-Gain antena, sehingga sinyal tidak dibalikan ke arah yang benar.
(5) Tambahkan wireless repeater.
Wireless repeaters digunakan untuk menambah jangkauan jarak dari dari sinyal yang dihasilkan oleh wireless router tanpa harus menambahkan kabel. Jika kita memiliki area yang cukup luas, sebaiknya ditambah dengan repeater. Salah satu produk dari wireless repeater adalah ViewSonic, D-Link, Linksys, dan Buffalo Technology.
(6) Pilih channel yang tepat untuk wireless router.
Sinyal yang dihasilkan oleh perangkat Jaringan Wireless kadang bisa diganggu atau adanya interferen dari perangkat Radio Amatir dan sejenisnya. Channel yang umum digunakan adalah 1, 6, dan 11. Ubahlah perangkat ke channel tersebut. Kita tidak perlu lagi mengubah konfigurasi pada perangkat yang tersambung di PC atau Laptop, karena secara otomatis akan terdeteksi.
(7) Mengurangi interferensi Sinyal Wireless.
Jika disekitar kita banyak menggunakan cordless phones atau perangkat elektronik lain yang menggunakan sinyal juga, makanya pastikan bahwa perangkat wireless kita berjalan di frekuensi 2.4GHz. Biasanya cordless phones menggunakan frekuensi 5.8GHz atau 900MHz.
((&cool;) Update your firmware or your network adapter driver.
Lakukan update secara teratur Firmware dari Wireless Router yang anda gunakan. Cara dan info terbaru untuk melakukan update dapat mengunjungi Web site pembuat perangkat.
(9) Gunakanlah perangkat dari satu vendor.
Kadang kala Linksys router dapat bekerja dengan D-Link network adapter, tetapi belum tentu menghasilkan hasil yang sangat optimal. Makanya lebih baik kita menggunakan perangkat yang satu merk.
(10) Upgrade 802.11b devices ke 802.11g.
Bukan memaksakan, tapi lakukanlah upgrade perangkat yang lama dari jenis 802.11b ke jenis terbaru seperti 802.11g. Karena dengan menggunakan versi terbaru menghasilkan kecepatan yang lebih tinggi. Secara teori jenis 802.11b memiliki daya transfer 2-5Mbps sedangkan 802.11g mencapai 13-23Mbps. Bahkan Belkin’s akan mengeluarkan peralatan yang mendukung 37-42Mbps.
HARDWARE DAN SOFTWARE PENDUKUNG JARINGAN WIRELESS
Komunikasi data menjadi sangat penting dalam kehidupan manusia saat ini. Kebutuhan akan adanya internet nirkabel, menuntut orang untuk meng-update periperal komputernya. Berikut adalah beberapa contoh alat-alat yang digunakan utk koneksi nirkabel (wireless)
Dibawah ini adalah contoh dari perangkat dan jenis untuk perlengkapan WIfi (Wireless Network)

Hardware Access Point + plus
Perangkat dibawah ini adalah perangkat standard yang digunakan untuk access point. Access Point dapat berupa perangkat access point saja atau dengan dual fungsi sebagai internal router. Bahkan pada model terbaru sudah ditambahkan teknologi Super G dengan kemampuan double transmisi, smart DHCP bagi client network dan hardware standard monitor serta Firewall dan sebagainya.

Alat Access point dapat dipasangkan pada sebuah hub, cable modem atau alat lainnya untuk menghubungkan computer dengan WIFI kedalam sebuah network lain.

PCMCIA Adapter
Alat ini dapat ditambahkan pada notebook dengan pada PCMCIA slot. Model PCMCIA juga tersedia dengan tipe G atau double transmit..

USB Wireless Adaptor
Termasuk perangkat baru dan praktis pada teknologi WIFI. Alat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk kemudahan USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook dan PC. Tetapi pada perangkat USB WIFI Adapter memiliki batasan. Sebaiknya mengunakan USB port 2.0 karena kemampuan sistem WIFI mampu mencapai data rate 54Mbps. Bila anda memerlukan kepraktisan, penambahan perangkat Wireless USB adaptor adalah pilihan yang tepat, karena bentuknya yang praktis dan dapat dilepas. Tetapi perlu diingatkan bahwa dengan supply power kecil dari USB port alat juga memilki jangkauan lebih rendah, selain bentuk antenna yang ditanam didalam cover plastik akan menghambat daya pancar dan penerimaan pada jenis perangak ini.

USB Add-on PCI slot
Perangkat ini umumnya diberikan bersama paket mainboard untuk melengkapi perangkat WIFI pada sebuah computer. Sama kemampuannya dengan PCI card wireless network tetapi mengunakan jack USB internal pada mainboard termasuk pemakaian power diambil dari cable tersebut. Perangkat pada gambar dibawah ini juga dapat diaktifkan sebagai Access Point melalui software driver. Kekuatan alat ini terletak pada antenna, dan memiliki jangkauan sama seperti PCI Wireless adaptor.

 
Membuat Penangkapan sinyal Wifi Dengan Wajan Bolic
8 Juni 2011   21:01:36
 
Membuat Wajan Bolic Yang hebat

berdasarkan referensi http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Wajanbolic_%26_Bazooka_3G

Perhitungan Wajanbolic 3G

Dw (Diameter Wajan)   51 cm
dw (Kedalaman Wajan)   14.9 cm
fw (fokus Wajan)   10.9 cm

D (Diameter Pralon)   10.9 cm
L (Panjang Lakban Al.)   25 cm
S (Lokasi USB Modem)   6.9 cm

 
Membangun Jaringan Wifi di Masyarakat
8 Juni 2011   09:27:19
 
Sebuah Alternatif Solusi Teknologi,
Membangun Jaringan Nirkabel Swadaya Masyarakat
Dalam Konteks Penyediaan Alternatif Infrastruktur Internet




Pendahuluan

Tulisan ini merupakan sebuah rangkuman dari diskusi-diskusi maupun usulan-usulan terutama pada mailing list indowli@yahoogroups.com dan berbagai sumber lainnya dalam upaya untuk mencoba merumuskan suatu bahan acuan sebagai dasar pemahaman dalam mensikapi – secara bijaksana - semakin pesatnya perkembangan teknologi di bidang telekomunikasi, teknologi informasi dan multimedia (telematika) pada umumnya, terutama mengenai pemanfaatan teknologi wireless LAN IEEE 802.11b (a dan g) sebagai media transmisi packet data pada khususnya, dikaitkan dengan kebutuhan akan tersedianya alternatif infrastruktur internet yang dapat diakses dengan biaya yang relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan sarana yang tersedia saat ini.

Seperti diketahui bahwa akhir-akhir ini teknologi jaringan nirkabel 802.11b (dan g) yang merupakan perangkat yang mampu mentransmisikan packet data melalui spektrum frekuensi radio pada frekuensi kerja 2,4 GHz semakin banyak dipergunakan karena harganya yang sudah relatif terjangkau. Dalam perkembangan penggunaannya, telah terjadi perubahan paradigma di mana pada awalnya teknologi tersebut diciptakan dengan maksud untuk menggantikan penggunaan kabel pada jaringan lokal (Local Area Network) dalam suatu bangunan / indoor, menjadi sebuah alternatif solusi yang mampu menggantikan ketersediaan jaringan kabel untuk dipergunakan di luar / outdoor.

   Permasalahan yang kemudian timbul dari penggunaan outdoor wireless lan 802.11b tersebut adalah pada persoalan interferensi antar para penggunanya. Hal ini ditambah lagi dengan pemakaian amplifier oleh beberapa pengguna dengan maksud untuk menambah daya jangkau transmisinya, begitu pula dengan kurangnya kesadaran para pengguna mengenai sumber daya alam frekuensi yang seharusnya dipergunakan secara efisien, sehingga pada beberapa kasus lalu menimbulkan pemborosan penggunaan kanal frekuensi.

   Untuk mengantisipasi keadaan tersebut, diperlukan adanya pemikiran mengenai langkah strategis agar implementasi teknologi jaringan nirkabel 802.11b dapat lebih terarah, terutama dalam kaitannya untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan ketersediaan sarana infrastruktur internet yang dapat diakses dengan biaya yang relatif lebih terjangkau daripada sarana yang tersedia saat ini. Oleh karena itu, diperlukan keterbukaan wawasan dari segenap komponen masyarakat pengguna teknologi tersebut agar dapat saling bekerjasama merumuskan suatu tatanan penggunaan bersama spektrum frekuensi radio 2,4 GHz sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, terutama guna mendukung angan-angan tentang pembentukan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan (knowledge-based society) sesuai dengan cita-cita yang disusun dalam Konsep Nusantara 21.
Media transmisi sebagai sarana untuk mengakses internet yang paling banyak dipergunakan oleh sebagian besar masyarakat saat ini adalah melalui jaringan telekomunikasi dasar (Public Switched Telephone Network / PSTN) milik BUMN, dalam hal ini Telkom ataupun Indosat. Meskipun di beberapa kota sudah mulai terselenggara media transmisi selain menggunakan jaringan telekomunikasi dasar, yang dikelola oleh swasta, misalnya melalui jaringan kabel TV, dsb, namun pada kenyataannya, sampai saat ini, semua itu belum mampu memberikan solusi tentang pemerataan kesempatan untuk mengakses informasi melalui internet dengan biaya yang relatif terjangkau bagi masyarakat luas. Hal itulah yang menjadi kendala utama dalam pemanfaatan internet sebagai sarana untuk menciptakan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, demi meningkatkan ketahanan bangsa dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat pada era globalisasi.

Sekilas Ulasan tentang Dasar Perhitungan Tarif Koneksi Internet

Komponen biaya yang membentuk tarif koneksi internet adalah sebagai berikut :
&#61607;   Biaya bandwidth
&#61607;   Biaya media transmisi untuk mengakses internet

Berikut ini adalah pembandingan tarif pada penggunaan media transmisi melalui line telpon dengan wireless LAN 802.11b.

Pada koneksi dial up, ada 2 komponen pembentuk tarif, yaitu biaya bandwidth koneksi internet dan biaya pemakaian pulsa. Misalnya Telkomnet mentarifkan biaya koneksi internet sebesar Rp. 10.000,- per jam, sudah termasuk biaya bandwidth koneksi internet dan pulsa. Atau jika menggunakan penyelenggara jasa layanan internet lainnya, sebagai gambaran penghitungan pulsa telpon, saat ini Telkom memberlakukan penghitungan tarif berdasarkan penggunaan pada saat peak hours dan off peak hours.

&#61607;   Pada saat peak hours, penghitungan tarif adalah 2 menit per pulsa, atau sama dengan 30 pulsa per jam.
&#61607;   Pada saat off peak hours, penghitungan tarif adalah 3 menit per pulsa, atau sama dengan 20 pulsa per jam.

Biaya per pulsanya adalah Rp. 195,-
 
Jika penggunaan line telpon untuk akses internet dihitung berdasarkan jam kerja kantor, maka digunakan tarif peak hours, yaitu sekitar Rp. 6.000,- per jam. Andaikata dalam sebulan penggunaaan line telpon untuk mengakses internet rata-rata adalah selama 4 jam dalam sehari, maka biaya pulsa per hari adalah Rp. 24.000,- dan dalam sebulan mencapai Rp. 24.000 dikalikan 26 hari = Rp. 624.000,-.
 
Berdasarkan perhitungan-perhitungan di atas, jika kebutuhan mengakses informasi melalui internet sudah semakin tinggi, penggunaan koneksi internet dengan dedicated internet access lebih ekonomis dibandingkan dengan koneksi dial up (koneksi internet melalui line telpon). Namun jika kebutuhan mengakses informasi melalui internet masih sedikit atau sesekali, tentu saja beban per bulan untuk membayar biaya penggunaan dedicated internet access akan terasa memberatkan, terutama karena biaya tersebut merupakan biaya tetap yang harus dibayarkan pada setiap awal bulan, baik dipergunakan maupun tidak.


Mencermati UU RI No. 36/1999 Tentang Telekomunikasi
UU RI No. 36/1999 Tentang Telekomunikasi merupakan dasar dari setiap kebijakan menyangkut tata cara penyelenggaraan telekomunikasi yang mempunyai arti strategis dalam upaya memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, memperlancar kegiatan pemerintahan, mendukung terciptanya tujuan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, serta meningkatkan hubungan antar bangsa. Namun undang-undang ini belum mengatur secara mendetail mengenai teknologi berbasis Internet Protocol (IP), sehingga banyak menimbulkan perdebatan dalam hal definisi teknis penyelenggaraan layanan telekomunikasi dan internet, sementara dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi, definisi telekomunikasi itu sendiri akan semakin lebur menjadi telekomunikasi, teknologi informasi, dan multimedia (telematika).
Lepas dari perdebatan mengenai hal tersebut di atas, konsepsi membangun jaringan nirkabel swadaya masyarakat sebagai penyediaan alternatif infrastruktur internet juga harus mengacu pada UU tentang telekomunikasi tersebut. Namun diperlukan pembahasan khusus lebih lanjut tentang definisi-definisi dan kriteria-kriteria yang tercantum dalam UU No.36/1999 tentang Telekomunikasi. Di sini, perhatian seharusnya lebih difokuskan pada penyelenggaraan telekomunikasi khusus sebagai penyediaan alternatif infrastruktur Internet. Jadi konteksnya adalah penyediaan sarana media transmisi yang akan dipergunakan khusus untuk keperluan Internet Protocol / IP packets, di mana selanjutnya tentu saja membutuhkan interkoneksi dengan backbone Internet berskala nasional dan internasional. Untuk itu diperlukan usulan mengenai perlunya dikeluarkan Peraturan Pemerintah ataupun Keputusan Menteri berkaitan dengan permasalahan tersebut di atas.
   Kehadiran teknologi nirkabel 802.11b dan g memberi peluang bagi tersedianya infrastruktur internet yang dapat dibangun secara swadaya masyarakat. Sayangnya, pemerintah kurang bersikap mendukung karena penggunaan spektrum frekuensi 2,4 GHz - yang telah ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) sebagai unlicensed band, bahkan direkomendasikan oleh PBB untuk dipergunakan sebagai sarana mengakses informasi melalui internet bagi negara berkembang dan negara yang sedang mengalami transisi ekonomi - diatur dalam ketentuan untuk dikenakan Biaya Hak Penggunaan (BHP) spektrum frekuensi radio. Hal ini merupakan hambatan terbesar bagi dimungkinkannya masyarakat membangun infrastruktur Internet secara swadaya dengan investasi yang relatif tidak terlalu besar, serta mampu berkembang dengan cepat untuk menjawab persoalan tentang pemerataan akses Internet dengan tarif yang terjangkau bagi masyarakat luas.

Pengenaan BHP spektrum frekuensi radio sebagai ketentuan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) cenderung menimbulkan terjadinya biaya tinggi yang menghambat semangat swadaya masyarakat untuk dapat mencerdaskan kehidupannya sendiri tanpa perlu membebani negara dari sisi pendanaannya. Padahal, pentarifan pada jaringan telekomunikasi dasar yang tersedia saat ini justru terus mengalami kenaikan harga, sehingga sama sekali tidak mendukung angan-angan pembentukan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan yang diperlukan sebagai ketahanan bangsa menghadapi kompetisi yang semakin ketat pada era globalisasi ini.

Di sinilah perlunya dilakukan perundingan dan desakan dari masyarakat / komunitas pengguna yang mampu mendorong pemerintah agar membebaskan penggunaan frekuensi 2,4 GHz dari lisensi / perijinan serta keharusan pengenaan BHP spektrum radio frekuensi. Karena pada kenyataannya, penggunaan frekuensi 2,4 GHz pada teknologi nirkabel 802.11b dan g justru akan mampu meringankan beban dan tanggungjawab pemerintah dalam keharusan untuk menyelenggarakan infrastruktur internet dengan tarif yang terjangkau bagi rakyatnya. Dalam hal ini, seharusnya pemerintah bertindak sebagai fasilitator, bukan sebagai regulator.

Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah harus mampu mendukung terselenggaranya suatu iklim yang kondusif dalam memajukan perkembangan telematika di tanah air, termasuk salah satunya adalah dengan penyediaan infrastruktur internet dengan tarif yang terjangkau oleh masyarakat luas. Besar-kecilnya suatu investasi yang dibutuhkan untuk penyediaan media transmisi dalam suatu infrastruktur internet merupakan komponen biaya yang signifikan dalam penentuan tarif biaya berlangganan akses internet secara keseluruhan. Angan-angan terbentuknya jaringan nirkabel swadaya masyarakat sebagai alternatif infrastruktur internet yang dapat diakses dengan biaya yang terjangkau akan dapat terlaksana apabila pemerintah membebaskan penggunaan frekuensi 2,4 GHz dari lisensi dan pengenaan BHP spektrum frekuensi radio - khususnya untuk frekuensi yang telah ditetapkan ITU sebagai unlicensed band, karena jika ITU menetapkan suatu alokasi frekuensi sebagai unlicensed band, maka segenap industri di seluruh dunia akan melakukan riset dan pengembangan, sehingga produk yang dihasilkan akan banyak tersedia di pasaran dengan harga yang semakin relatif terjangkau bagi publik pengguna.


Usulan mengenai langkah strategis implementasi 802.11b secara lebih terarah

   Membangun jaringan nirkabel swadaya masyarakat dapat dilakukan dengan melibatkan komponen masyarakat yang ada, misalnya komunitas pengguna 802.11b yang tergabung dalam Asosiasi IndoWLI, para anggota amatir radio (ORARI) yang sudah memiliki tower, serta komponen masyarakat lainnya semisal UKM, institusi pendidikan, pemda dsb. Pada prinsipnya, jaringan tersebut dibentuk dari peering (menghubungkan) antar node pada jarak sampai dengan 5 km atau lebih (tergantung kepadatan / densitas pengguna) di mana pada masing-masing node dipasang access point wireless lan 802.11b yang saling berhubungan secara point to point wireless bridge dengan mode interbuilding repeater. Namun untuk dapat menggunakan mode interbuilding repeater, setiap alat yang akan dihubungkan harus menggunakan chipset yang sama dengan alat yang dipasang pada node lainnya.

Pengalaman di lapangan yang penulis amati dalam pemilihan penggunaan access point untuk membangun jaringan nirkabel adalah dengan menggunakan chipset Prism 2.5. Access point yang dipilih merupakan indoor access point yang dimodifikasi untuk digunakan pada outdoor dengan menggunakan kotak kedap air (weatherproof box). Dalam penggunaannya, ditambahkan 2-way signal splitter / power divider untuk dihubungkan dengan 2 buah antenna uni-directional; satu buah untuk menerima signal, dan satu buah lagi untuk melontarkan / memancar-ulangkan signal. Demikian awal jaringan nirkabel tersebut dibentuk, dari satu node ke node lain dan berkembang terus ke node berikutnya, sesuai dengan konsepsi perkembangan jaringan.

   Keuntungan dari peering yang dilakukan seperti pada contoh di atas adalah efisiensi penggunaan kanal frekuensi, di mana setiap alat menggunakan kanal frekuensi yang sama untuk bisa saling berhubungan point to point wireless bridge. Kelemahannya adalah, alat yang dipergunakan harus menggunakan chipset yang sama, atau lebih mudahnya, menggunakan merek produk yang sama, karena meskipun sudah ada ketentuan standar IEEE 802.11b, namun setiap produsen memiliki ego proprietary masing-masing sehingga interoperabilitas chipset pada merek yang satu dengan chipset pada merek yang lain menjadi tidak kompatibel jika dipergunakan pada mode wireless bridge interbuilding repeater.

   Dari rangkaian node ke node yang saling terhubung dan membentuk jaringan nirkabel tersebut, apabila ingin menyelenggarakan layanan wireless hotspot, dipasang 1 buah alat lagi pada setiap node dalam rangkaian jaringan nirkabel yang dibentuk, menggunakan omnidirectional antenna dengan mode access point. Coverage dari masing-masing wireless hotspot diatur sedemikian rupa sehingga tidak saling overlap dengan wireless hotspot lainnya. Jadi dalam perencanaan membangun jaringan nirkabel swadaya masyarakat ini, dibutuhkan 2 buah kanal frekuensi, yaitu satu buah kanal frekuensi yang dipergunakan untuk koneksi point to point wireless bridge, dan satu kanal frekuensi lagi untuk layanan dalam mode wireless hotspot access point. Dengan perencanaan ini, ditambah dengan pemenuhan ketentuan tentang batasan maksimum EIRP yang diijinkan, yaitu 30dBm untuk koneksi Point to Multipoint dan 36dBm untuk koneksi Point to Point, maka penggunaan frekuensi 2,4 GHz akan lebih terarah dalam kaitannya untuk dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

   Pada sisi pelanggan, tinggal diperlukan 1 buah alat lagi dengan mode access point client / infrastructure dengan antena uni-directional di mana saat ini harga perangkat di sisi client tersebut sudah relatif terjangkau, dan mungkin cukup dipasang hanya dengan menggunakan pipa galvanis saja tanpa keharusan untuk mendirikan tower - selama memenuhi prinsip Line Of Sight dan minimum 60% fresnel zone clear terhadap wireless hotspot yang tersedia. Hal itulah yang menjadi salah satu tujuan yang ingin dicapai dari pengembangan gagasan tentang membangun jaringan nirkabel swadaya masyarakat, yaitu meringankan beban biaya di sisi pelanggan (end-user).

   Agar layanan alternatif infrastruktur internet yang terbentuk dari jaringan nirkabel yang dibangun secara swadaya masyarakat dapat terselenggara dengan baik, dibutuhkan pengelolaan jaringan yang dilakukan secara profesional. Hal ini dapat diawali dengan membuat ketentuan sebagai persyaratan teknis yang harus terpenuhi pada tiap-tiap node yang akan berfungsi baik sebagai wireless repeater, maupun sebagai wireless hotspot. Ketentuan teknis yang harus dipenuhi antara lain adalah sebagai berikut :

1.   Ketersediaan tower yang memenuhi persyaratan kualifikasi teknis, dengan ketinggian tertentu untuk dapat memenuhi prinsip Line Of Sight dan minimum 60% fresnel zone clear.
2.   Instalasi perlindungan terhadap petir (eksternal dan internal) yang memenuhi persyaratan instalasi yang benar.
3.   Ketersediaan pc-router.
4.   Ketersediaan back-up catudaya untuk sumber daya listrik bagi perangkat pada tiap node repeater / wireless hotspot, sebagai cadangan ketika terjadi pemadaman listrik, agar setidaknya, layanan dapat tetap terselenggara selama minimal 1x24 jam.
5.   Perangkat 802.11b yang ditentukan sebagai standar perangkat yang dipergunakan untuk koneksi point to point wireless bridge dengan mode interbuilding repeater.
6.   Dan komponen pendukung lainnya, semisal antena, dan lain sebagainya.

Selanjutnya, perlu dibentuk tim penanggung jawab teknis yang bertugas sebagai pengelola dan administrator jaringan nirkabel tersebut.


 
Membangun Jaringan Nirkabel dirumah
30 Mei 2011   05:46:55
 
Membangun Jaringan Nirkabel di Rumah Anda


Anda memiliki beberapa komputer di dalam rumah dan anda menginginkan semua komputer tersebut tersambung dalam satu jaringan kecil. Sebenarnya ada 2 cara untuk menyambungnya, yang pertama adalah menggunakan kabel, dan yang kedua secara nirkabel. Yang akan dibahas disini adalah sambungan secara nirkabel, karena sambungan menggunakan kabel sudah kurang diminati dikarenakan kebutuhan kabel yang panjang serta dari segi estetika yang kurang menarik.
Untuk mempermudah, pembahasan akan dibagi mejadi 4 kategori yakni, persiapan alat, sambungkan modem ke router, pengaturan jaringan, serta yang terakhir adalah sambungkan komputer ke jaringan secara nirkabel. Marilah kita mulai.
Persiapan Alat
Perangkat yang harus disiapkan terlebih dahulu adalah modem cable, wireless router, serta beberapa wireless receiver bagi komputer yang memerlukannya.
Modem cable berfungsi sebagai jembatan penghubung antara penyedia layanan Internet dengan anda. Di Indonesia layanan yang paling worth it adalah Firstmedia, walaupun banyak sekali komplain tentang pelayanan kustomernya yang kurang profesional. Namun jika daerah anda belum tercover oleh layanan ini mungkin anda boleh mempertimbangkan untuk menggunakan layanan IndosatM2 cable Internet.
Wireless Router berfungsi untuk menyambungkan serta memberikan akses Internet kepada seluruh komputer ataupun laptop yang terhubung ke alat ini. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan jika sudah tersambung ke alat ini adalah, berbagi dokumen antar komputer, dan juga streaming video maupun audio.
Wireless receiver berfungsi untuk menangkap sinyal wireless yang disebarkan oleh wireless router. Biasanya terpasang pada komputer (PC) dengan menggunakan USB ataupun PCI card. Namun jika anda menggunakan laptop, biasanya tidak memerlukan alat ini, karena sudah built-in.
Sambungkan Modem dan router
Kami asumsikan anda telah berlanganan salah satu dari servis yang sudah dijelaskan diatas (Firstmedia ataupun IndosatM2), sekarang saatnya anda sambungkan modem anda ke wireless router anda dengan menggunakan kabel ethernet (biasanya pembelian modem disertakan kabel ini). Harap diperhatikan dalam menyambungkan ke router, jangan sampai salah port. Biasanya tertulis connection to modem (Internet/WAN) seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini (yang berwarna hijau)
 
Untuk connections to computers tidak perlu digunakan mengingat jaringan yang akan kita buat adalah jaringan nirkabel.
Pengaturan Jaringan
Untuk bisa mengatur jaringan, anda memerlukan 1 komputer untuk terhubung ke router, karena pengaturan router dilakukan secara “online” menggunakan Internet Explorer. Coba gunakan laptop dan sambungkan kabel ke salah satu port yang bernomor 1~4 (untuk sementara saja, guna pengaturan awal). Setelah itu anda buka Internet Explorer lalu ketik kan alamat berikut ini 192.168.1.1 kemudian masukkan username dan password (biasanya username admin, password admin). Anda harus melihat buku panduan dari router bersangkutan untuk bisa mengetahui username dan password.
Ada 3 hal mendasar dalam pengaturan router anda, yang biasa digunakan.
1.   SSID adalah nama network anda, bisa anda isi apa saja.
Screenshot dibawah ini mengambil interface dari router merk TP LINK TL-WR642G
 
2.   WEP berfungsi untuk memberikan sedikit keamanan pada network anda, karena setiap komputer yang ingin terhubung ke jaringan anda, diharuskan untuk memasukkan password.
Anda bisa memilih berapa bit enkripsi password yang anda inginkan, dalam kasus dibawah ini, 64bit terdiri dari 5 karakter saja. Anda bisa memilih 128bit (13 karakter).
Screenshot dibawah ini mengambil interface dari router merk TP LINK TL-WR642G
 
3.   Ganti Administrasi password anda. (supaya tidak di hack oleh orang yang tidak bertanggung jawab). Administrasi password adalah password ketika anda masuk ke interface router (secara default username dan password adalah admin).
Sambungkan komputer ke jaringan secara nirkabel
Kemudian saatnya anda sambungkan semua komputer (PC maupun laptop). Biasanya secara otomatis wireless receiver akan menangkap sinyal yang disebarkan oleh wireless router, seperti gambar dibawah ini.
 
Kemudian anda klik 2x pada Cimory dan masukan password seperti yang sudah anda set sebelumnya dan anda sudah terhubung ke jaringan nirkabel Cimory. Tentu saja Cimory hanya contoh, anda bisa memberi nama apapun sesuka anda untuk jaringan nirkabel anda.
Semoga bermanfaat bagi twentea’ers yang mempunyai niat untuk memasang jaringan nirkabel di rumah. Sangat disarankan untuk meletakkan perangkat nirkabel (modem cable serta wireless router) dibagian tengah ruangan, sehingga sinyalnya bisa mencakup seluruh isi rumah.

 
Komunikasi Data
11 Mei 2011   08:42:19
 
SL (Sirkit Langganan)
DEFISINISI
   Sirkit Langanan (SL) merupakan jaringan khusus (lessed line) bagi pelanggan yang membutuhkan komunikasi data dengan frekuensi pemakaian tinggi (selama satu ulan penuh, 24 jam sehari terus menerus).
SL hadir menjawab kendala keterbatasan bertukar informasi antarkomputer yang mempergunakan perangkat Modem Dial biasa.
Sl tetap memenfaatkan perangkat modem untuk komunikasi data tanpa harus memutar nomor (dial), bersifat permanen dari titik ke titik (point-to-point). Spesifikasi kecepatan datanya 4800 bps (atas rekomendasi PT Telkom).
LAYANAN
KEISTIMEWAAN
   Kelebihan yang utama dari layanan SL :
•   Mudah dioperasikan.
•   Saluran andal.
WILAYAH
LIPUTAN LOKAL
   Jangkauan wilayah meliputi hamper seluruh kota di Indonesia.
PERANGKAT
YANG DIBUTUHKAN
•   Perangkat Modem dengan standar CCITT (V.22 atau V.32bis).
•   Jenis Aplikasi (aplikasi software).
KONFIGURASI                                                              
Lokasi A      Sentral Telepon                    Sentral Telepon      Lokasi B


 
Rekayasa Perangkat Lunak
11 Mei 2011   08:33:17
 
Rekayasa Perangkat Lunak
pada prinsipnya menekankan pada tahapan-tahapan pengembangan suatu perangkat lunak yakni : Analisis, Desain, Implementasi, Testing dan Maintenance. Pada tahap yang lebih luas Rekayasa Perangkat Lunak mengacu pada Manajemen Proyek pengembangan Perangkat Lunak itu sendiri dengan tetap memperhatikan tahapan-tahapan pengembangan sebelumnya.
Dalam pengembangannya perangkat lunak memiliki berbagai model yaitu model water fall ('model konvensional' sebagai model terdahulu yang dikembangkan dan karena model water fall nyaris sama dengan siklus hidup pengembangan sistem), model prototype ('model yang disukai oleh user dan pengembang), model sequensial linear, model RAD 'rapid aplikation model', model 'formal method' atau 'metode formal' disini sebelum diadakannya implementasi terlebih dahulu rancangan model yang dibuat diverifikasi terlebih dahulu sehingga tidak ada lagi kesalahan - kesalahan pada saat implementasi.

 
JAVA SEBAGAI BAHASA PEMOGRAMAN YANG HANDAL
 
Alur Menjalankan Set Router Mikrotik
 
Trobel shooting Blue Screen-BSOD
 
Asal Mula Hotspot dan Generasinya
 
Diskripsi Jaringan Komputer
 
LCD 16x karakter
 
jenis kabel transmisi komputer
 
Kecerdasan Buatan dan Sejarahnya
 
TUTORIAL BELAJAR LAN
 
Dude Sebagai Monitor Dari Mikrotik
 
Pengenalan Ilmu Jaringan Komputer
 
PENGAMATAN JARINGAN WINDOWS LAMA (2000)
 
Sistem Administrator Jaringan
 
Membuat Penangkapan sinyal Wifi Dengan Wajan Bolic
 
Membangun Jaringan Wifi di Masyarakat
 
Membangun Jaringan Nirkabel dirumah
 
Komunikasi Data
 
Rekayasa Perangkat Lunak
 

 
 
 
    
 Info Aktual | Perpustakaan | Net-FAQ | Chat | PM | Forum Diskusi | Blog | Testimoni | Direktori Anda | Petunjuk   
     
  Copyright©2007 Stefanus